Jakarta, IDN Times – Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengatakan diplomasi Indonesia tidak semestinya hanya terlihat dalam pertemuan atau kegiatan seremonial. Di tengah situasi global yang dinamis, diplomasi juga dibutuhkan untuk menghadapi persoalan yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, terutama ketahanan pangan dan energi.
“Itu yang sebenarnya selama ini kita lakukan. Jadi yang kita hadapi situasi global yang sangat dinamis yang di dalam beberapa kesempatan juga menyampaikan bahaya ketidakpastian ini dan ini juga kita rasakan,” ujar Sugiono saat ditanya bagaimana memastikan diplomasi Indonesia tidak hanya bersifat seremonial, Rabu (16/9/2026).
Menurut Sugiono, kondisi global saat ini menunjukkan pentingnya Indonesia memiliki ketahanan di sektor-sektor strategis. Ia menilai langkah Presiden Prabowo Subianto sejak awal untuk memperkuat ketahanan pangan dan energi, menjadi relevan menghadapi ketidakpastian tersebut.
