Jakarta, IDN Times - Jepang sukses meluncurkan wahana antariksa Martian Moons eXploration (MMX) menggunakan roket H3 dari Pusat Antariksa Tanegashima di Prefektur Kagoshima, Selasa (20/10/2026), pukul 04.41 waktu setempat. Peluncuran ini menjadi misi pertama di dunia yang bertujuan mengumpulkan sampel batuan dan pasir dari Phobos, bulan terbesar Mars.
Badan Eksplorasi Antariksa Jepang atau Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) mengumumkan bahwa wahana tersebut berhasil memisahkan diri dari roket peluncur pada pukul 05.52 waktu setempat. Proyek yang dikembangkan dengan biaya 55,3 miliar yen atau setara Rp6,32 triliun ini dijadwalkan membawa sampel kembali ke Bumi pada Juli 2031.
