Jakarta, IDN Times – Musim panas tahun ini mencetak rekor baru sebagai periode terpanas dalam 132 tahun sejarah pencatatan cuaca Amerika Serikat (AS). Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA) melaporkan suhu rata-rata nasional pada Juni hingga Agustus mencapai 23,6 derajat Celsius, atau 0,2 derajat Celsius lebih tinggi dari rekor 1936 dan 2021 serta 1,7 derajat Celsius di atas rata-rata abad ke-20.
Rekor tersebut terutama dipicu oleh lonjakan suhu pada Agustus yang menjadi bulan terpanas dengan rata-rata 24,2 derajat Celsius dan suhu siang hari menyentuh 31,4 derajat Celsius. Perpaduan panas ekstrem, distribusi hujan yang tak merata, serta kekeringan luas berdampak langsung pada penyusutan cadangan air dan ancaman kebakaran hutan.
