Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Paus Fransiskus Dirawat karena Infeksi Pernapasan

Paus Fransiskus. (ANTARA FOTO/REUTERS/Remo Casilli)
Paus Fransiskus. (ANTARA FOTO/REUTERS/Remo Casilli)

Jakarta, IDN Times - Pemimpin Takhta Suci Vatikan, Paus Fransiskus dirawat di rumah sakit. Paus Fransiskus dilaporkan dirawat di sebuah rumah sakit di Roma, Italia.

Dilansir dari CNN, Jumat (31/3/2023), juru bicara Vatikan Matteo Bruni mengonfirmasi bahwa Paus dirawat karena adanya infeksi pernapasan.

"Awalnya Paus dibawa ke rumah sakit di Gemelli untuk pemeriksaan medis," kata Bruni.

1. Butuh dirawat setelah pemeriksaan

(Paus Fransiskus ketika memberikan pesan Natal 2019 di Lapangan Santo Petrus) vaticannews.va
(Paus Fransiskus ketika memberikan pesan Natal 2019 di Lapangan Santo Petrus) vaticannews.va

Namun, usai diperiksa, Paus dinyatakan butuh perawatan medis dalam beberapa hari ke depan. Bruni menegaskan bahwa Paus Fransiskus, yang berusia 86 tahun ini tidak mengalami infeksi akibat virus COVID-19, dari hasil pemeriksaan di Gemelli.

"Memang dalam beberapa hari terakhir Paus mengeluh kesulitan bernapas dan langsung dibawa ke rumah sakit," ucap Bruni.

Sejumlah agenda Paus sejak kemarin juga dibatalkan karena masuknya Paus ke rumah sakit ini.

2. Pernah dirawat selama 10 hari di Gemelli

instagram.com/franciscus
instagram.com/franciscus

Sementara itu, pada 2021 lalu, Paus Fransiskus pernah dirawat selama 10 hari di rumah sakit di Gemelli, tempat ia melakukan pemeriksaan medis.

Bruni menambahkan, Paus Fransiskus juga kebanjiran doa dan pesan kesembuhan dari umat Katolik di Vatikan dan seluruh dunia.

"Paus tersentuh dan berterima kasih atas doa dan perhatian yang disampaikan padanya," tutur Bruni lagi.

3. Uskup seluruh Italia doakan kesembuhan Paus

Paus Fransiskus. (ANTARA FOTO/Reuters-Kim Kyung Hoon)
Paus Fransiskus. (ANTARA FOTO/Reuters-Kim Kyung Hoon)

Seluruh uskup di Italia bahkan sudah menggelar doa untuk kesembuhan Paus Fransiskus. Pasalnya, Paus memang menderita beberapa penyakit salah satunya masalah paru-paru.

Sebagian paru-parunya sudah diangkat ketika dirinya berusia 20 tahun ketika dia mengikuti pelatihan untuk menjadi pendeta di negara asalnya, Argentina.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella
Follow Us