Jakarta, IDN Times - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merilis laporan terbaru pada Jumat (10/7/2026) yang mengungkap krisis kemanusiaan global pada populasi perempuan. Penurunan alokasi dana dari negara-negara donor utama kini mengancam kehidupan jutaan jiwa di wilayah konflik.
Kondisi ini dipicu oleh kebijakan penghematan anggaran bantuan luar negeri yang diambil oleh beberapa negara maju secara bersamaan. PBB mendesak komunitas internasional untuk segera memulihkan komitmen pendanaan agar program penyelamatan jiwa tidak terhenti.
