Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menargetkan peningkatan signifikan dalam hubungan perdagangan Indonesia dan Rusia. Prabowo bahkan mengusulkan agar nilai perdagangan kedua negara dapat dilipatgandakan pada periode awal pelaksanaan perjanjian perdagangan bebas Indonesia dengan Eurasian Economic Union (EAEU).
Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia. Di hadapan Presiden Rusia, Vladimir Putin, dan peserta forum, Prabowo menilai hubungan dagang Indonesia-Rusia memiliki potensi yang jauh lebih besar dibandingkan capaian saat ini.
Prabowo mengatakan nilai perdagangan bilateral Indonesia dan Rusia pada 2025 hampir mencapai lima miliar dolar Amerika Serikat (AS). Angka tersebut disebutnya mengalami pertumbuhan cukup kuat dibandingkan dua tahun sebelumnya.
