Jakarta, IDN Times - Otoritas Spanyol mengatakan bahwa ratusan migran berenang dari Maroko untuk mencapai kota Ceuta. Lonjakan kedatangan ini membuat aparat keamanan di perbatasan kewalahan.
Dilansir DW, Penjaga Sipil Spanyol, Layanan Penyelamatan Maritim dan Palang Merah berhasil menyelamatkan sekitar 117 migran dan menemukan dua jenazah dari perairan. Sementara itu, otoritas Maroko juga dilaporkan mengevakuasi puluhan migran lainnya yang sedang berenang menuju perairan Spanyol.
Ceuta merupakan wilayah kecil milik Spanyol yang terletak di pesisir Benua Afrika dan berbatasan langsung dengan Maroko bagian utara. Para migran dapat mencapai wilayah tersebut dengan berenang mengitari pagar perbatasan yang memisahkan kedua wilayah, tapi tindakan itu tergolong berbahaya.
