Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Rusia dan Ukraina Setuju Mulai Gencatan Senjata Lokal di Oleshky
ilustrasi bendera Ukraina (unsplash.com/photofixation)
  • Rusia dan Ukraina menyepakati gencatan senjata lokal di Oleshky, wilayah Kherson yang diduduki Rusia, mulai 27 Oktober 2026 untuk membuka akses bantuan bagi sekitar 2.000 warga sipil terjebak.
  • Militer Ukraina menyatakan gencatan senjata dimulai pukul 03.00 waktu setempat dan dikhususkan bagi operasi kemanusiaan serta pengiriman bantuan, sambil mengimbau warga mengandalkan informasi tepercaya.
  • Kremlin membuka peluang memperluas gencatan senjata ke area konflik lain berdasarkan hasil di Oleshky; Melania Trump terlibat dalam koordinasi, sementara Paus Leo XIV membahas situasi kemanusiaan dengan kedua presiden.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Rusia dan Ukraina mengaku setuju mengadakan gencatan senjata di kota dudukan Rusia di Ukraina, Oleshky mulai Selasa (27/10/2026). Langkah ini untuk melancarkan akses bantuan kemanusiaan kepada warga sipil di tengah berkecamuknya perang.

Sebagai informasi, Oleshky adalah wilayah Ukraina di Kherson yang sudah diduduki Rusia sejak 2022. Hingga kini, sebanyak 2 ribu warga sipil di Oleshky terperangkap di tengah pertempuran yang semakin meluas di Ukraina. 

1. Rusia berencana perluas gencatan senjata di area konflik

ilustrasi endera Rusia (pixabay.com/michel_van_der_vegt)

Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan bahwa inisiatif damai yang diusulkan oleh Ibu Negara Amerika Serikat (AS), Melania Trump dapat diperluas di sejumlah area konflik. Namun, perluasan akan melihat dari kesuksesan gencatan senjata di Oleshky. 

“Di sisi kemanusiaan, ini tentu sangat mungkin, terutama ketika berdampak langsung dan adanya koordinasi positif dalam proses di pihak Amerika selaku negosiator dan Melania Trump. Kami menghormati upaya besar ini dan menganggap ini sebagai contoh,” tuturnya, dikutip dari RBC Ukraine.

Sebelumnya, Melania Trump sudah terlibat aktif dalam upaya gencatan senjata di Oleshky. Ia terlibat langsung dalam menghubungi dan mengoordinasikan pihak Ukraina dan Rusia untuk menetapkan persyaratan dan waktu gencatan senjata lokal di Oleshky. 

2. Ukraina mulai gencatan senjata di Oleshky pada dini hari

ilustrasi bendera Ukraina (unsplash.com/madara_p)

Kantor Staf Militer Ukraina mengatakan bahwa Ukraina sudah memulai gencatan senjata di Oleshky mulai pukul 03.00 waktu setempat. Nantinya, gencatan senjata ini akan diperuntukkan khusus untuk operasi kemanusiaan dan mengirimkan bantuan ke warga sipil terdampak perang. 

Dilansir Ukrinform, Kiev mendesak semua orang untuk tetap berhati-hati terkait dengan informasi yang diterima dan disebarkan. Otoritas Ukraina meminta agar warga hanya mengandalkan informasi dari sumber terpercaya dan tidak mempercayai kabar bohong. 

3. Melania Trump berencana kunjungi Ukraina

Ibu Negara Amerika Serikat, Melania Trump. (Marc Nozell from Merrimack, New Hampshire, USA, CC BY 2.0, via Wikimedia Commons)

Sehari sebelumnya, Melania Trump mengatakan bahwa kemungkinan berkunjung ke Ukraina usai membantu persetujuan gencatan senjata di Oleshky. Sementara, Presiden AS, Donald Trump juga mengatakan bahwa istrinya bekerja lebih baik dibanding utusannya, Steve Witkoff dan Jared Kushner. 

Dilansir Ukrainska Pravda, Paus Leo XIV juga sudah berbicara dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy soal kondisi kemanusiaan di Oleshky. Alhasil, Partai Demokrat menuding Melania mengambil pujian dari upaya yang sebenarnya dilakukan Paus Leo. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article