Jakarta, IDN Times - Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn menilai Thailand memiliki posisi strategis dalam menentukan arah masa depan ASEAN di tengah meningkatnya tantangan geopolitik, fragmentasi ekonomi, hingga ancaman terhadap ketahanan pangan dan energi.
Hal itu disampaikan Kao Kim Hourn saat menyambut kunjungan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul di Markas Besar ASEAN, Selasa (4/8/2026). Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga relevansi ASEAN di tengah perubahan global yang semakin kompleks.
Kao mengatakan Thailand merupakan salah satu negara yang memiliki kontribusi besar sejak berdirinya ASEAN pada 1967 melalui penandatanganan Deklarasi Bangkok. Sejak itu, Thailand dinilai konsisten mendorong integrasi kawasan, konektivitas, serta pembangunan berkelanjutan di Asia Tenggara.
Di saat ASEAN menghadapi tantangan yang semakin beragam, Kao menegaskan organisasi kawasan itu membutuhkan persatuan dan kemampuan kolektif seluruh negara anggota agar tetap mampu merespons berbagai dinamika yang berkembang.
