Jakarta, IDN Times - Robert Kuzovkov, seorang seniman Rusia sekaligus kritikus Kremlin yang berusia 44 tahun, ditembak mati di Polandia. Pembunuhannya diduga bermotif politik.
Dilansir CBS News, insiden tersebut terjadi di kota Biała Podlaska, Polandia timur, pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 10.00 waktu setempat. Kuzovkov, atau yang lebih dikenal dengan nama artistiknya, Semyon Skrepetsky, ditembak tiga kali oleh seorang pria tak dikenal. Saat tubuhnya jatuh ke tanah, pelaku mendekatinya dan melepaskan dua tembakan lagi dari jarak dekat.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami lima luka tembak, termasuk di bagian dada dan kepala. Sementara itu, pelaku berhasil kabur usai melakukan aksinya.
