Jakarta, IDN Times - Pemerintah Sri Lanka membatasi kunjungan wisata di Taman Nasional Yala. Langkah darurat ini diambil guna mencegah satwa liar dari dehidrasi akibat kemarau panjang yang melanda kawasan selatan negara tersebut.
Menyusutnya cadangan air tawar di kawasan cagar alam itu kini menjadi ancaman serius bagi kelangsungan hidup satwa endemik. Oleh karena itu, otoritas setempat terus memprioritaskan pemulihan ekosistem demi meminimalkan dampak cuaca ekstrem ini.
