Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengatakan bahwa AS akan mengatasi masalah dengan Kuba setelah perang Iran. Ia pun mendorong Kuba untuk bertindak sesegera mungkin untuk mengubah pemerintahannya.
“Kami akan menangani Kuba saat kembali dari Iran. Ini adalah persinggahan singkat kami saat armada kapal militer AS kembali dari Timur Tengah,” tuturnya, dikutip dari USA Today, Sabtu (24/10/2026).
Menurutnya, Kuba harus segera dihentikan karena hanya lokasinya sangat dekat dengan AS. Ia akan mengirimkan Menteri Luar Negeri (Menlu) AS, Marco Rubio untuk menyelesaikan perjanjian dengan Kuba.
