Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan telah tercapai kesepakatan yang disebutnya sebagai langkah bersejarah untuk melucuti senjata Hamas dan seluruh kelompok bersenjata di Jalur Gaza. Menurut Trump, penarikan pasukan Israel akan dilakukan setelah proses pelucutan senjata tersebut selesai.
Pengumuman itu disampaikan Trump melalui media sosialnya. Ia menyebut kesepakatan tersebut dicapai oleh Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BOP) dan menjadi tonggak penting menuju pemerintahan baru Palestina di Gaza.
Namun, klaim tersebut belum sepenuhnya diterima seluruh pihak. Gerakan Jihad Islam Palestina membantah pemberitaan mengenai adanya kesepakatan, sementara Hamas menegaskan tidak akan mengambil langkah pelucutan senjata sebelum Israel memenuhi seluruh kewajibannya dalam setiap kesepakatan.
Perbedaan pernyataan dari berbagai pihak menunjukkan proses menuju penyelesaian konflik di Gaza masih menghadapi tantangan, meski Amerika Serikat menyatakan telah terjadi kemajuan dalam perundingan.
