Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Uni Eropa Kirimkan Bantuan Rp204 Miliar ke Kuba untuk Atasi Krisis
ilustrasi bendera Uni Eropa (unsplash.com/christianlue)

Jakarta, IDN Times - Uni Eropa (UE) mengumumkan bantuan tambahan ke Kuba senilai 10 juta euro (Rp204 miliar). Bantuan tambahan ini untuk membantu penduduk Kuba yang terdampak krisis energi dan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM). 

Beberapa bulan terakhir, Kuba terdampak krisis energi imbas blokade Amerika Serikat (AS). Bahkan, Washington menuding negara Karibia tersebut sebagai salah satu ancaman keamanan nasional. 

1. Bantuan akan diberikan kepada warga yang paling membutuhkan

ilustrasi bendera Uni Eropa (unsplash.com/alexart251)

Komisi Eropa mengatakan bahwa bantuan tambahan ini akan diberikan kepada kelompok rentan di Kuba. Terutama untuk lansia, anak-anak, perempuan hamil, dan ibu menyusui, serta warga di area terpencil. 

Selain itu, bantuan ini akan diberikan untuk melanjutkan operasional layanan kesehatan di Kuba dan pembelian obat-obatan. Nantinya, bantuan juga akan diberikan untuk makanan instan dan program peningkatan nutrisi bagi anak-anak dan ibu hamil. 

“Kehidupan sehari-hari semakin sulit dan krisis energi sudah berdampak besar pada suplai kebutuhan dasar, obat-obatan, dan layanan penting lainnya,” dikutip dari Democrata, Jumat (24/7/2026).

2. UE desak Kuba berubah ke arah demokrasi

ilustrasi bendera Kuba (Pexels/El gringo photo)

Pekan lalu, Parlemen Eropa mendesak UE agar menangguhkan kerja sama politik dengan Kuba. Sebab, negara Karibia itu dianggap tidak bertindak lebih untuk mengarah ke demokrasi dan membebaskan hampir 1.300 tahanan politik. 

Dilansir EFE, Parlemen Eropa juga mendesak sanksi kepada Presiden Kuba, Miguel Diaz-Canel karena enggan mengubah negaranya ke arah demokrasi. Menurutnya, perubahan itu adalah satu-satunya jalan bagi Kuba untuk lepas dari krisis dan isolasi ekonomi. 

3. AS kirimkan bantuan kemanusiaan pertama ke Kuba

ilustrasi bendera Amerika Serikat (unsplash.com/mck)

Pekan ini, AS sudah mengirimkan bantuan pertama ke Kuba senilai 100 juta dolar AS (Rp1,8 triliun). Bantuan tersebut berupa makanan dan alat-alat kesehatan untuk 700 keluarga di Kuba yang dikirim lewat organisasi Catholic Relief Service. 

“Melihat kesuksesan program sebelumnya yang dikirim lewat organisasi kemanusiaan di pulau tersebut penting bahwa bantuan mencapai warga Kuba tanpa adanya pengalihan yang dilakukan oleh rezim Kuba,” terangnya. 

Situasi di Kuba semakin buruk dalam 7 bulan terakhir usai penangkapan mantan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. Sebab, mayoritas suplai energi Kuba berasal dari Venezuela. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article