Jakarta, IDN Times - Venezuela mengumumkan rencana keluar dari Mahkamah Kriminal Internasional (ICC) pada Jumat (24/7/2026). Rencana ini menyusul tudingan ICC cenderung berat sebelah dan tidak menunjukkan keadilan.
Rencana Venezuela ini mengikuti langkah dari negara-negara Afrika Barat, seperti Mali, Niger, dan Burkina Faso. Ketiga negara pimpinan junta militer itu memilih keluar karena menganggap ICC hanya sebagai alat neokolonialisme.
