Jakarta, IDN Times - Ribuan warga Albania kembali turun ke jalan pada Minggu (25/10/2026) dalam skala besar. Mereka memutuskan kembali melanjutkan demonstrasi, meski Perdana Menteri (PM) Albania, Edi Rama menetapkan larangan berkumpul dan denda besar bagi siapapun yang melanggar.
Demo ini diinisiasi oleh mahasiswa Albania yang menuntut perbaikan sistem pendidikan tinggi dan kurangnya kesempatan kerja. Sebelumnya, warga juga menolak proyek pembangunan hotel mewah yang terafiliasi menantu Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, Jared Kushner.
