Jakarta, IDN Times - Angkatan Udara Yordania melancarkan serangan ke sejumlah lokasi di wilayah selatan Suriah pada Senin (26/10/2026) malam. Operasi militer ini merupakan balasan atas penembakan pada upacara pemakaman di Gereja Ortodoks Yunani Saint George, Desa Hammoud, Provinsi Karak, Yordania Selatan, pada Jumat (23/10/2026). Militer Yordania menyatakan jet tempur mereka menyasar tempat persembunyian kelompok teroris yang terkait dengan pelaku penembakan gereja tersebut.
Serangan ini memicu ketegangan diplomatik antara kedua negara bertetangga itu. Pemerintah Suriah melaporkan gempuran Yordania menewaskan delapan warga sipil di Provinsi Daraa dan Suweyda, termasuk perempuan, tiga anak-anak, serta lansia. Damaskus juga menutup perlintasan perbatasan utama kedua negara pada Selasa akibat memburuknya situasi keamanan di lapangan.
