1. AC Milan kurang kreatif

acmilan.com AC Milan saat bermain melawan Arsenal dinilai kurang kreatif. Mereka tak bisa memberi umpan yang mampu menusuk jantung pertahanan Arsenal. Sehingga sulit sekali untuk mendapat tendangan ke gawang yang lebih banyak. Terkadang para pemain masih sulit untuk bekerjasama dan terlalu banyak membuang peluang penting dalam pertandingan.
2. Poros depan Rosseri masih tumpul

acmilan.com Poros depan atau lini serang Rossoneri masih tumpul. Seperti halnya Cutrone yang kurang dalam melakukan finishing yang baik selama pertandingan. Hal itu tidak dapat ia tunjukkan ketika bermain di ajang Serie A. Saat umpan crossing datang ke para pemain depan Milan, mereka tak bisa memaksimalkan hal tersebut menjadi tendangan ke gawang. Masih harus diperbaik untuk urusan finishing yang dilakukan tim.
3. Terlalu bergantung kepada Suso

ftb90.com Sektor utama AC Milan masih bergantung pada Suso selama pertandingan berlangsung. Suso terlalu banyak melakukan gerakan dan umpan berbahaya ke pertahanan Arsenal. Namun pemain lain tak bisa memberi sokongan lebih kepada Suso dan pemain lainnya untuk menciptakan gol.
4. Kesalahan kecil yang besar pengaruhnya

dnaindia.com Saat Arsenal berada dalam posisi menyerang, Milan tak bisa melakukan pertahanan yang sempurna. Seringkali mereka melakukan blunder kecil yang sangat fatal akibatnya. Saat terjadi gol dari Mkhitaryan, para bek AC Milan berada di pinggir, dan itu membuka celah untuk Miki dalam menjebol gawang. Padahal sebelumnya hal itu telah terjadi, namun mereka tak bisa belajar dari kesalahan pertama.
5. Bermain di kandang ada rasa tertekan

irishmirror.ie Saat bermain di kandang, seharusnya para pemain dapat lebih siap secara mental dan tidak pesimis. Gaya bermain AC Milan terlihat ketakutan, mereka tak berani langsung menerkam dengan seluruh pemain dan terlalu mengandalkan gaya bertahan dan serangan balik.
Hal ini menjadi satu kekurangan disaat para pemain Arsenal telah siap secara mental namun para pemain AC Milan belum siap. Gattuso tentu harus segera meracik skuad dan strategi yang baik dalam menumbangkan Arsenal pada leg kedua di Etihad Stadium.
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editorial Team
EditorIndra Zakaria
Related Articles
- 25 Agu 2026, 04:55 WIB
Urgent! Komunikasi Keinsinyuran untuk Melindungi Warga dari Bencana Gempa
- 09 Agu 2026, 20:50 WIB
[OPINI] KDMP dan Dilema Negara Hukum: Haruskah Kecepatan Mengalahkan Kajian?



![[OPINI] Lagu Baru KATSEYE dan Kembalinya Male Gaze ke Ranah Arus Utama](https://image.idntimes.com/post/20260818/snapinsta_4e7bd0dd-1e56-40b2-88d1-7ce6112c04d9.jpg)






![[OPINI] Apakah Worth it Menjadi Guru Honorer Sebagai Lompatan Karier?](https://image.idntimes.com/post/20260208/mufid-majnun-catdhwuk3qc-unsplash_cf704924-3f7c-49a0-b3a5-ed38ff9d6d85.jpg)
![[OPINI] KDMP dan Dilema Negara Hukum: Haruskah Kecepatan Mengalahkan Kajian?](https://image.idntimes.com/post/20260731/1000610924_78370192-faf2-4ae9-a6ff-2df50986b9b9.jpg)
![[OPINI] Mengapa Sebatang Rokok Tak Akan Pernah Musnah dari Bumi?](https://image.idntimes.com/post/20260807/pexels-maltelu-1799989_81695f3d-193a-4c6d-963e-0bcd5666e211.jpg)
![[OPINI] Film Horor Lebih Memahami Perempuan ketimbang Film Romantis](https://image.idntimes.com/post/20260715/may-1200-1200-675-675-crop-000000_961e7f56-41fb-49a5-8fe2-8ef225507140.jpg)

![[OPINI] MPLS Harus Menjadi Ruang Perkenalan, Bukan Warisan Senioritas](https://image.idntimes.com/post/20260718/tahun-ajrann-baru-sd_0d86d9ef-d641-42e5-ab8a-64618de68f63.jpeg)
![[OPINI] Mengapa Aku Harus Memenuhi Standar Kecantikan Orang Lain?](https://image.idntimes.com/post/20260706/pexels-kalz-michael-1277172-4526452_d90a5d7a-589f-4ee8-a735-c93767e77cfa.jpg)


