Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[COMMENT OF THE WEEK] Dari Kehamilan Terbalik hingga Masjid Tanpa Kubah

[COMMENT OF THE WEEK] Dari Kehamilan Terbalik hingga Masjid Tanpa Kubah
Instagram Yiota Kouzoukas
Share Article

Tim editorial telah memilih komentar-komentar terbaik dari para pembaca setia IDN Times terkait beragam topik menarik dalam sepekan terakhir.  Adapun kriteria yang kami gunakan untuk menentukan komentar terbaik dalam Comment of the Week adalah sebagai berikut:

1) Sopan

2) Relevan dengan isi artikel

3) Membuka kesempatan untuk diskusi

4) Berisi informasi yang obyektif dan berdasarkan data

5) Berisi saran dan kritik yang obyektif untuk kemajuan IDN Times

6) Menghibur

Comment of the Week juga merupakan bentuk apresiasi IDN Times kepada para pembaca yang membagikan pikiran dan ide-idenya di kolom komentar IDN Times.  Lalu, apa saja komentar-komentar tersebut? Ini dia:

  1. 1) News/World

    Default Image IDN
    Default Image IDN

    Artikel: Kehamilannya Jadi Bahan Bullying, Balasan Influencer Ini Mengejutkan

    Komentar:

    Harusnya belajar dulu sebelum nyinyir biar gak terekspos bodohnya. Kakak saya juga hamil dengan kondisi serupa. Namanya rahim retrofleksi. Saya sendiri jadi belajar karena penasaran. Cuma sekitar 20-30 persen perempuan yang hamil dengan posisi rahim seperti ini. Setiap wanita istimewa dengan apa yang mereka miliki. Jadi, berhentilah menghakimi tanpa memahami yang sebenarnya. Belajar dulu, baru komentar. - Zipora Anastasi

    Alasan:

    Zipora memberikan informasi baru bagi yang masih awam bahwa ada sebuah kondisi kehamilan yang bernama kehamilan retrofleksi (terbalik) yang dialami oleh sekitar 20-30 persen ibu hamil di dunia. Ia juga menyarankan kita untuk tak mengedepankan rasa sok tahu ketika memberikan komentar.

  2. 2) News/World

    Default Image IDN
    Default Image IDN

    Artikel: Kekurangan Lahan, Singapura Larang Mobil Baru Pada 2018​

    Komentar:

    Sales mobil/kendaraan bermotor berlomba-lomba menjual untuk mengejar target, ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek) kendaraan bermotor di Indonesia sungguh sangat beruntung hampir tidak ada regulasi yang menghambat penjualan.

    Setiap tahun digenjot untuk penjualan baik secara tunai/kredit. Masyarakat Indonesia yang konsumtif selalu memuaskan hasrat untuk memiliki kendaraan bermotor pribadi. Nah, siapa yang salah? - Rahadian Cahyono

    Alasan:

    Walau tak apple to apple untuk membandingkan Indonesia dan Singapura, tapi jumlah kendaraan bermotor milik pribadi di Indonesia akan menjadi persoalan di masa depan jika tak ada strategi komprehensif dari pemerintah.

    Persoalannya bukan konsumerisme semata, melainkan padatnya jalanan karena volume kendaraan yang terus meningkat. Belum lagi soal polusi.

    Namun, persoalan transportasi sudah jadi dilema masyarakat sejak lama. Pasalnya, dengan ketiadaan sarana transportasi publik yang layak dan menjangkau lokasi-lokasi krusial, pilihan masyarakat tentu masih akan jatuh pada kendaraan pribadi.

  3. 3) News/World

    Default Image IDN
    Default Image IDN

    Artikel: Tanpa Kubah dan Menara, Warga Iran Tak Akui Bangunan Ini sebagai Masjid

    Komentar:

    Tidak ada hukum pasti bahwa masjid harus memiliki kubah dan menara. Dan rasul sendiri tidak menjelaskan bagaimana rupa masjid seharusnya. - Abu Dzar Alhaunan

    Alasan:

    Self-explanatory.

  4. 4) News/Indonesia

    Default Image IDN
    Default Image IDN

    Artikel: [WAWANCARA KHUSUS] Cerita Risma Soal Tabebuya, Bunga "Sakura Surabaya"

    Komentar:

    Pertama kali lihat indahnya bunga sakura bermekaran dan banyak berjatuhan di tanah pada 2014, saat pertama datang ke Batam. - Suci Rahayu

    Alasan:

    Memberi informasi tambahan bahwa di Batam juga ada bunga serupa.

  5. 5) News/Indonesia

    Default Image IDN
    Default Image IDN

    Artikel: Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Disambut Antusias, Begini Syaratnya

    Komentar:

    Mas, pemutihan itu untuk denda saja, pajak pokok tetap bayar. - Aqa Sutanmatar

    Alasan:

    Memberi feedback kepada pembaca yang belum mengerti kebijakan pemutihan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More