Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[OPINI] Karena Kopi Sianida, Kematian Freddy Budiman Sia-Sia
![[OPINI] Karena Kopi Sianida, Kematian Freddy Budiman Sia-Sia](https://image.idntimes.com/post/20161025/pieter-3-41041638e5ef24fc276b6ec51dbcd417.jpg)
print.kompas.com
Kopi yang dicurigai mengandung sianida.
Default Image IDN
06 Januari 2016 adalah tanggal yang mungkin tidak akan pernah dilupakan oleh Jessica Kumala Wongso (28). Pertemuan dengan para sahabat yang seharusnya menyenangkan malah berakhir dengan tragis, Wayan Mirna Salihin (27) meninggal pada saat itu dikarenakan kopi bersianida. Kasus kematian Wayan Mirna Salihin akhirnya menjadikan Jessica Kumala Wongso menjadi terdakwa pada kasus ini. Kasus kopi bersianida kemudian mencuri perhatian banyak perhatian publik, karena persidangan-nya disiarkan secara live pada beberapa stasiun televisi dan sudah melebihi dari 25 persidangan dengan durasi lebih dari 8 jam.
Sidang Agung namun menjadi dagelan publik.
Default Image IDN
Sidang yang harusnya berjalan secara tertib itu dikecewakan dengan adanya kehadiran Roy Suryo (Mantan Menpora) yang membuat keributan di dalam ruang persidangan. Tidak hanya Roy Suryo, sidang ini juga dikacaukan dengan kedatangan Darmawan Salihin (Ayah Alm. Mirna Salihin) yang terkadang berteriak-teriak di ruang persidangan dan memberikan artikel tentang skandal Michael David Robertson (Saksi dari pihak Jessica) di tengah-tengah persidangan.
Artikel skandal Michael ini membuat para ahli di bidang hukum menjadi geram, karena mengapa Jaksa Penuntut Umum justru menerima artikel dimana statusnya belum diklarifikasi kebenarannya. Tindakan ini dinilai sangat tidak menghargai aturan-aturan yang ada di dalam persidangan. Tidak hanya dari sisi kekacauan persidangan, sidang ini juga menghadirkan hashtags #hakimganteng #notulenganteng yang membuat persidangan ini terlihat seperti dagelan publik.
Kasus narkoba lenyap ditelan sianida.
Default Image IDN
Tapi tahukah Anda? Di saat publik sedang terhipnotis oleh kasus Kopi Sianida, dimana semua stasiun TV membuat talk show untuk mengundang adu debat para ahli dari masing-masing bidang; ada kasus yang jauh lebih besar yaitu Kasus Terpidana Mati Freddy Budiman. Freddy Budiman adalah seorang produsen dan pengedar narkoba kelas kakap yang dapat memproduksi obat-obat terlarang tersebut dari dalam penjara. Freddy kemudian akhirnya mendapat eksekusi mati pada tanggal 29 Juli 2016. Sehari sebelum eksekusi tersebut dijalankan, Freddy sempat membuka "curhat-nya" kepada Haris Azhar (Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan).
Membuka kebenaran malah dilaporkan.
Default Image IDN
Haris Azhar kemudian mengunggah curhatan Freddy tersebut di akun sosial media milik-nya, dalam tulisan tersebut, Freddy menyebutkan bahwa ada keterlibatan oknum-oknum pemerintah yang terlibat dalam bisnis narkotika miliknya. Vanny Rosyanne, seorang model majalah dewasa dan mantan kekasih Freddy Budiman mengakui bahwa dia pernah pesta sabu dan berhubungan seks dengan Freddy di dalam ruangan milik Kalapas Narkoba.
Akan tetapi, ironi-nya Haris Azhar justru dilaporkan oknum yang bersangkutan karena dianggap mencemarkan nama baik. “Dalam hitungan saya, selama beberapa tahun kerja menyelundupkan narkoba, saya sudah memberi uang Rp 450 miliar ke BNN dan Rp 90 miliar kepada pejabat tertentu di Mabes Polri,” ujar Haris menirukan kalimat Freddy dalam postingan di akun Facebook dengan judul ‘Cerita Busuk dari Seorang Bandit’ pada tahun 2014 lalu. Jumlah yang cukup fantastis bukan untuk kasus kriminal ini?
Kematian Freddy Budiman menjadi percuma.
Default Image IDN
Kematian dari seorang Freddy Budiman menjadi sia-sia, kebeneran yang telah diungkap-nya akhirnya menjadi hilang ditelan kasus sianida. BNN dan kepolisian, dimana oknum ini "harusnya" dapat dipercaya dalam hal memberantas bisnis narkoba justru "katanya" terlibat dalam kasus ini.
Jika BNN dan Kepolisian memang tidak terlibat, lalu bagaimana mungkin seorang Vanny Rosyane berani mengakui kalau dia pernah berpesta sabu di ruangan Kalapas? Dan mengapa BNN dan Kepolisian semacam tidak mau memperdalam kasus yang semakin hari semakin tidak tersiar lagi di khalayak?
Dalam hal ini, apakah kasus Freddy Budiman memang sengaja perlahan dihilangkan oleh kaum-kaum penguasa? Atau kasus narkotika terbesar ini memang muncul di saat yang tidak tepat?
Mau karya tulismu diterbitkan oleh IDNtimes.com?
Default Image IDN
Yuk, tulis karya tulismu melalui IDNtimes Community! Cari tahu gimana cara submit artikelmu di sini.
Editorial Team
EditorAnonim
Related Article
Misteri Harga Bayan: Saat Pasar Membutuhkan Jawaban, Bukan Spekulasi 14 Sep 2026, 11:26 WIB
Kenapa Kakistokrasi Bisa Muncul dalam Sistem Demokrasi?11 Sep 2026, 16:58 WIB
Mengapa Kenaikan Yen Bisa Sampai ke Rupiah, Suku Bunga, dan Ekonomi RI04 Sep 2026, 15:18 WIB
BI dan Nilai Tukar Lima Tahun Mendatang 31 Aug 2026, 09:36 WIB
Urgent! Komunikasi Keinsinyuran untuk Melindungi Warga dari Bencana Gempa25 Aug 2026, 04:55 WIB
KKNT IPB Kembangkan Pakan Limbah Singkong di Karangreja22 Aug 2026, 08:10 WIB
[OPINI] Lagu Baru KATSEYE dan Kembalinya Male Gaze ke Ranah Arus Utama19 Aug 2026, 13:50 WIB
Kenapa Laki-laki Lebih Sering Diuntungkan dalam Pernikahan? 18 Aug 2026, 19:18 WIB
Renungan Kemerdekaan: Masa Depan Demokrasi dan Hukum18 Aug 2026, 11:47 WIB
Refleksi Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 1945–202617 Aug 2026, 09:55 WIB
81 Tahun Merdeka, Apa yang Kita Rayakan Sebenarnya?17 Aug 2026, 07:18 WIB
Kenapa Lelaki Menari di Stadion Bikin Sebagian Fans Sepak Bola Geram?13 Aug 2026, 13:18 WIB
Membaca Indonesia Melalui Autobiografi Erros Djarot10 Aug 2026, 08:34 WIB
[OPINI] Apakah Worth it Menjadi Guru Honorer Sebagai Lompatan Karier?09 Aug 2026, 20:55 WIB
[OPINI] KDMP dan Dilema Negara Hukum: Haruskah Kecepatan Mengalahkan Kajian?09 Aug 2026, 20:50 WIB
[OPINI] Mengapa Sebatang Rokok Tak Akan Pernah Musnah dari Bumi?09 Aug 2026, 20:43 WIB
[OPINI] Film Horor Lebih Memahami Perempuan ketimbang Film Romantis28 Jul 2026, 18:04 WIB
Gerakan Kecoak dan Pelajaran Demokrasi bagi Indonesia28 Jul 2026, 10:56 WIB
[OPINI] MPLS Harus Menjadi Ruang Perkenalan, Bukan Warisan Senioritas19 Jul 2026, 18:53 WIB
[OPINI] Mengapa Aku Harus Memenuhi Standar Kecantikan Orang Lain? 19 Jul 2026, 14:07 WIB