Dilansir Animal Diversity Web, Pelecanus onocrotalus atau undan putih punya panjang mencapai 1.6 meter, bentang sayap hingga 3.3 meter, dan bobot maksimal di angka 11.79 kilogram. Walau besar, burung berparuh panjang ini punya kemampuan terbang yang baik. Saking baiknya, bahkan ia bisa bermigrasi hingga ribuan kilometer. Saat bermigrasi, burung ini akan membentuk koloni raksasa.
5 Burung Air Terbesar di Dunia, Ada Burung Undan hingga Bangau

- Undan putih berukuran hingga 1,6 meter dengan bentang sayap 3,3 meter dan bobot 11,79 kilogram, mampu terbang serta bermigrasi ribuan kilometer dalam koloni besar.
- Undan dalmatia tersebar di Eropa dan Asia, berstatus near threatened akibat populasi menurun; sementara angsa terompet menjadi spesies angsa terbesar dengan bobot hingga 13 kilogram.
- Bangau marabou memiliki bentang sayap hingga 3,7 meter, sedangkan shoebill setinggi 1,4 meter merupakan predator rawa yang memangsa beragam hewan kecil.
Jika membahas burung air, mungkin kamu lebih akrab dengan bebek atau angsa. Padahal, spesies burung air jauh lebih beragam daripada dua hewan tersebut. Dalam hal ini, ada penguin, shoebill, bangau, hingga undan. Tiap spesies burung air juga punya keunikan tersendiri. Ada yang lehernya panjang, pandai menyelam, bahkan ada yang punya ukuran raksasa.
Contohnya, undan putih mampu tumbuh hingga seberat 11 kilogram. Kemudian, shoebill tak hanya besar, namun juga menjadi predator ganas yang menyeramkan. Tak cuma itu, ada juga bangau berwarna gelap bernama bangau marabou yang punya bentang sayap mencapai 3 meter dan berkepala botak. Penasaran dengan mereka semua? Nah, mari kita bahas mereka semua di artikel berikut.
1. Undan putih

undan putih (commons.wikimedia.org/Dinkun Chen) Di habitat aslinya, undan putih sering memakan ikan, moluska, krustasea, dan serangga. Biasanya, ia akan berenang atau berkelana di pinggir perairan sembari mencari makanan. Ia juga bisa aktif di waktu apapun, entah itu di pagi, sore, atau malam hari. Di balik ukuran raksasanya, hewan ini juga tak luput dari ancaman predator seperti elang, serigala, dan manusia.
2. Undan dalmatia

undan dalmatia (commons.wikimedia.org/Charles J. Sharp) Dilansir BirdLife DataZone, burung dengan ilmiah Pelecanus crispus ini bisa ditemukan di Eropa dan Asia. Spesifiknya, penyebaran undan dalmatia mencakup wilayah Timur Tengah, Eropa selatan, Asia selatan, Asia tengah, hingga Asia timur. Sayangnya, populasi undan dalmatia mulai menurun dan ia masuk ke kategori near threatened atau mulai terancam.
Soal ukuran, unggas ini punya panjang mencapai 1.8 meter, bentang sayap sekitar 3 meter, dan bobot maksimalnya ada di angka 11 kilogram. Di habitatnya, undan dalmatia bukanlah apex predator yang merajai rantai makanan. Sebaliknya, ia merupakan spesies piscivor yang sangat suka memakan ikan. Seperti undan lain, ia sering terlihat berenang di permukaan air dan bisa bermigrasi.
2. Angsa terompet

angsa terompet (commons.wikimedia.org/Rhododendrites) Setelah dua spesies undan, kali ini angsa akan menunjukan taringnya. Dalam hal ini, Cygnus buccinator atau angsa terompet merupakan spesies angsa terbesar di dunia. Dilansir Animalia, angsa ini punya panjang mencapai 1.6 meter, bentang sayap 2.5 meter, dan bobot maksimal di angka 13 kilogram. Seperti angsa lain, badannya putih, lehernya panjang, dan uniknya ia punya paruh hitam.
Angsa terompet sendiri bisa dijumpai di Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko. Habitatnya juga cukup beragam, mulai dari sungai, dataran tinggi, rawa, hingga area pesisir. Angsa terompet kerap terlihat berkelompok dalam kelompok kecil atau besar. Ia sangat aktif pada siang hari dan tak jarang menunjukan sikap agresif terhadap spesies angsa lain.
4. Bangau marabou

bangau marabou (commons.wikimedia.org/Charles J. Sharp) Sekilas, Leptoptilos crumenifer atau bangau marabou memang terlihat menyeramkan dengan kepala botak, badan gelap, dan paruh besar. Padahal, burung ini sama sekali tidak berbahaya, lho. Seperti bangau lain, ia takut dengan manusia dan akan kabur saat bertemu dengan manusia. Bangau marabou merupakan satwa endemik benua Afrika dan sering terlihat di sungai, danau, hutan, rawa, hingga savana.
Dilansir Avibase, bangau marabou mampu berdiri hingga setinggi 1.6 meter. Panjangnya 1.3 meter, bentang sayapnya mencapai 3.7 meter, dan bobot maksimalnya sekitar 9 kilogram. Nah, di balik ukuran raksasanya tersebut, bangau marabou tetaplah penerbang yang andal. Tak tanggung-tanggung, ia bisa terbang ke atas pohon hingga menyebarangi danau yang luas.
5. Shoebill

shoebill (commons.wikimedia.org/Olaf Oliviero Riemer) Balaeniceps rex atau shoebill merupakan burung air yang terkenal karena suara dan perawakannya. Dilansir iNaturalist, burung ini dikenal di internet sebagai burung menyeramkan yang sering berdiri tegak dan punya tatapan tajam. Gak cuma itu, paruhnya yang lebar dan suaranya yang keras juga jadi ciri khas tersendiri. Saking terkenalnya, bahkan burung ini sering dijuluki dinosaurus di dunia nyata.
Gak cuma terkenal, shoebill juga besar dengan tinggi 1.4 meter, panjang 1.4 meter, bentang sayap 2.6 meter, dan bobot mencapai 7 kilogram. Shoebill sendiri kerap terlihat di sungai, semak-semak, dan rawa. Di sana, ia merupakan predator yang sangat tangkas. Bayangkan saja, shoebill bisa memakan ikan, katak, kodok, ular, tikus, kura-kura, hingga burung lain yang lebih kecil.
Ukuran besar membantu burung air dalam berburu, mengintimidasi hewan lain, dan mempertahankan diri. Walau besar, burung-burung tersebut merupakan hewan yang tidak berbahaya dan justru takut dengan manusia. Mereka juga sangat eksotis, maka dari itu, kita harus menjaga dan melindunginya. Jika tidak dijaga, populasi mereka akan menurun dan akhirnya jatuh ke jurang kepunahan.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)





















