elang bateleur (commons.wikimedia.org/Bernard DUPONT/CC BY-SA 2.0)
Tercatat dalam IUCN Red List atau daftar merah IUCN, bateleur memiliki status konservasi Terancam Punah/Genting (Endangered). Tak bisa dipungkiri bahwa konflik dengan aktivitas manusia di benua Afrika menjadi salah satu faktor utama yang membuat populasi mereka turun drastis. Karena bateleur pada dasarnya hidup berdampingan dengan manusia, sehingga mereka bisa menjadi "korban tidak bersalah" yang mati akibat perbuatan manusia.
Fenomena paling sering terjadi di Afrika sana adalah cara manusia melindungi hewan ternak menggunakan racun atau pestisida untuk menghindari serangan predator besar. Nah dari sinilah asalnya, bateleur sering memakan bangkai hewan ternak yang sudah lebih dulu diberi racun dan pestisida oleh manusia, alhasil mereka juga ikut tergeletak tak bernyawa.
Itu dia lima fakta unik yang dimiliki oleh elang bateleur. Mulai dari asal-usul nama bateleur yang diberikan karena ahli akrobatik di udara hingga statusnya yang Terancam Punah/Genting. Semoga ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk banyak orang.