5 Fakta Flam Village, Desa Berpanorama Alam Menakjubkan di Norwegia

- Desa Flam di Norwegia terkenal dengan panorama fjord menakjubkan dan jalur kereta api Flam yang disebut sebagai salah satu rute terindah di dunia, menarik ribuan wisatawan tiap tahun.
- Flam memiliki sejarah panjang dari komunitas pertanian dan Viking hingga kini bergantung pada sektor pariwisata, serta dikenal dengan gereja kayu bersejarah Flam Kyrkje yang dibangun pada abad ke-17.
- Saat Perang Dunia II desa ini sempat dikuasai Nazi Jerman, sementara kini menghadapi tantangan polusi akibat kapal pesiar sehingga pemerintah menerapkan aturan nol emisi mulai 2026.
Gelaran Piala Dunia 2026 menampilkan sosok salah satu bintang sepak bola baru yang viral di media sosial yakni Erling Haaland, ia adalah pesepak bola yang membela negaranya Norwegia di gelaran akbar Piala Dunia tahun ini. Dalam sejarah Piala Dunia, Norwegia adalah negara Eropa yang sering tak lolos ke putaran final (fase gugur) Piala Dunia, sehingga ketika tampil di perempat final Piala Dunia 2026 ini kepopuleran Erling Haaland memancing pemikiran para netizen mengenai seperti apa Negara Norwegia yang terkenal dengan orang-orang Vikingnya di masa lalu.
Salah satu tempat terkenal dan paling ikonik di Norwegia adalah sebuah village atau desa yang dikenal dengan nama Desa Flam. Desa Flam sendiri adalah sebuah desa bersejarah yang terletak di Lembah ikonik Flamsdalen dan di ujung dalam sebuah Fjord bernama Aurlandsfjorden, di wilayah (county) Vestland. Fjord adalah sebuah bentang alam khas dalam bentuk teluk laut yang panjang dan sempit dengan tebing curam atau dinding batu masif di kedua sisinya. Desa ini kecil, hanya seluas 0,4 km persegi serta hanya memiliki penduduk sekitar 300-an orang namun desa ini menarik ratusan ribu wisatawan datang ke sana setiap tahunnya.
Ingin tahu lebih lanjut tentang desa ikonik Norwegia yang indah ini? Simak lima fakta menariknya berikut ini, yuk!
1. Memiliki jalur rel kereta api dengan panorama terindah di dunia

Menurut laman Norways Best, jaringan atau jalur Kereta Api Flam diklaim sebagai salah satu jalur kereta api terindah di dunia yang menjadi salah satu daya tarik utama wisata di Norwegia. Setiap tahunnya, jalur kereta api yang menampilkan keindahan panorama alam Norwegia yang menakjubkan tersebut menarik ribuan pengunjung dari seluruh dunia dan pada tahun 2014 silam, perusahaan media traveling terkenal "Lonely Planet" menobatkannya sebagai rute perjalanan kereta api terindah di dunia.
Jalur Kereta Api Flam dibangun antara tahun 1923 dan 1940 untuk memastikan jalur transportasi ke fjord dari Bergen dan Oslo. Saat ini jalur kereta api sepanjang 20, 2 km tersebut menghubungkan daerah Myrdal dengan Flam. Sebagai salah satu jalur kereta api tercuram dunia dengan perbedaan ketinggian hingga 864 m, konstruksi jalur kereta api tersebut membuktikkan prestasi rekayasa teknik paling berani dan penuh kecermatan dalam sejarah Norwegia. Jalur kereta api tersebut memiliki sekitar 20 buah terowongan yang luar biasanya, sebagian besar terowongan tersebut digali manual oleh para pekerjanya.
2. Sejarah mata pencaharian penduduknya

Desa Flam adalah desa bersejarah yang telah dihuni manusia sejak rentang waktu yang panjang. Sejumlah sumber sejarah menuliskan, berdasarkan topografi, vegetasi dan temuan arkeologis terdapat bukti daerah pertanian tertua di wilayah Flam yang setidaknya telah berusia sekitar 2.000 tahun. Flam pada awalnya merupakan komunitas pertanian dan peternakan yang terisolasi yang mengkhususkan diri dalam peternakan kambing dan budi daya kebun buah-buahan. Sejumlah petani dari komunitas pertanian tersebut melengkapi pertanian mereka dengan mengekstrasi bijih besi dari pegunungan dan lembah sekitarnya serta membuka bengkel pandai besi di masanya
Sebagaimana diinformasikan dalam laman Britannica, ketika tiba era Viking Swedia sekitar tahun 800 hingga 1.500 M, sejumlah warga petani tersebut membentuk kelompok pelaut yang dikenal dengan Viking dan mulai melakukan ekspedisi pelayaran bersama kelompok orang-orang Norwegia dan Skandinavia dari wilayah lainnya. Mereka melakukan penaklukkan wilayah barat Eropa termasuk invasi ke Kepulauan Inggris dan Skotlandia serta mendirikan pemukiman di sana. Berdasarkan temuan ilmiah, orang-orang Viking yang terkenal dengan kekuatan fisik dan postur tubuhnya tersebut juga mencapai wilayah Amerika Utara pada tahun 1021. Pada abad ke-20, Desa Flam mulai memasuki masa industri dengan pembangunan sejumlah infrastruktur seperti jalur kereta dan saat ini mata pencaharian penduduk Desa Flam sebagian besar terkonsentrasi di sektor pariwisata dan turisme.
3. Terkenal dengan gereja kayu uniknya

Desa Flam terkenal dengan gereja kayu ikoniknya yang dikenal dengan nama Flam Kyrkje. Menurut laman Life In Norway, gereja Lutheran yang terletak sekitar 3,5 km dari Stasiun Kereta Api Flam tersebut berukuran kecil dengan kapasitas sekitar 160 orang dan sekilas tampak seperti gereja kayu khas Norwegia pada umumnya. Catatan sejarah paling awal tentang gereja di lokasi ini berasal dari tahun 1340 tetapi bukan sebagai bangunan gereja baru. Gereja kayu berwarna cokelat yang telah berusia lebih dari 350 tahun ini dibangun untuk menggantikan dua gereja kayu sebelumnya yang telah rusak.
Flam Kyrkje dibangun pada tahun 1670 oleh ahli bangunan bernama Magna Essen meskipun arsitek perancangnya tak diketahui. Gereja yang dibangun dengan material yang diperoleh dari gereja lama ini menampilkan gaya arsitektur pedesaan Norwegia klasik. Bagian tengah gereja didekorasi dengan seni rakyat abad ke-18 yang semarak, menampilkan pepohonan dan hewan lokal. Selama restorasi para ahli menemukan tekstil kuno yang digunakan sebagai kain altar dan kemudian diidentifikasi sebagai jubah ksatria abad ke-14. Gereja ini memiliki dekorasi altar dan tempat paduan suara dari abad ke-17.
4. Dikuasai Nazi Jerman saat PD II

Saat Perang Dunia (PD) II meletus di Eropa Desa Flam turut terdampak akibat peperangan terbesar dalam sejarah umat manusia ini. Sejarah mencatat Jerman melakukan invasi ke Norwegia pada bulan April 1940 dengan operasi militer kilat bertajuk Weserübung untuk mengamankan garis pantai strategis Norwegia dan sumber daya vital bijih besinya. Militer Jerman dengan cepat merebut pelabuhan dan lapangan terbang utama, termasuk Ibu Kota Oslo, hanya terdapat perlawanan terbatas dari militer Norwegia.
Salah satu hal terpenting yang terjadi Desa Flam saat Jerman melakukan invasinya di PD II adalah jalur rel kereta api yang masih belum selesai dan pasukan pendudukan Jerman memerintahkan untuk segera menyelesaikan jalur rel kereta api tersebut. Pada bulan Agustus 1940 jalur kereta sepanjang 20 km diselesaikan dan digunakan untuk angkutan logistik militer Jerman. Pihak Jerman juga membangun sejumlah bunker di sekitar wilayah desa sebagai jaringan pertahanan untuk memantau potensi pergerakan pasukan Sekutu dan para gerilyawan Norwegia. Norwegia dibebaskan dari pendudukan Jerman pada tanggal 8 Mei 1945, ketika pasukan Jerman di negara tersebut secara resmi menyerah tanpa syarat kepada Sekutu.
5. Menghadapi masalah polusi akibat tingginya turisme

Tingginya tingkat turisme di tempat ini ternyata tak hanya memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakatnya namun juga memberikan dampak negatif terhadap alamnya, hal yang sebelumnya mungkin jarang dibahas. Salah satu permasalahan besar datang dari polusi kapal-kapal pesiar (cruise) yang melintasi perairan fjord utamanya pada puncak musim turis di musim panasnya. Kapal-kapal pesiar mewah pembawa turis tersebut mencemari Desa Flam karena mesin-mesin mereka membakar bahan bakar fosil dan mengeluarkan gas buang yang terperangkap di fjord yang sempit dan berdinding curam yang juga dapat mengganggu ekosistem alami dari fjord tersebut
Sejumlah sumber informasi menuliskan bahwa kehadiran kapal-kapal pesiar dalam jumlah besar tersebut meningkatkan polusi udara di Desa kecil tersebut hingga mencapai tingkatan seperti yang terlihat di kota-kota besar Eropa. Dilansir laman Nautilus International, untuk mulai mengatasi masalah tersebut Pemerintah Norwegia mulai memberlakukan persyaratan nol emisi mulai tahun 2026 untuk fjord yang ditetapkan menjadi situs warisan dunia UNESCO dan yang lainnya akan menyusul. Pengetatan aturan tersebut akan memengaruhi kapal-kapal yang beroperasi dengan bahan bakar fosil tradisional karena hanya kapal yang bertenaga baterai yang diizinkan untuk melintasi perairan fjord yang menjadi situs warisan dunia tersebut.
Bagaimana apakah kamu tertarik untuk mengunjungi desa yang indah di Norwegia ini?
















![[QUIZ] Dari Sel Tubuh yang Paling Menarik Menurutmu, Ini Pola Kerjamu](https://image.idntimes.com/post/20210807/cells-1872666-1280-008bf56d4636606c21fed4532f76cea5.jpg)



