5 Fakta Boeing 747-8, Varian Terakhir Sang Jumbo Jet Legendaris

- Boeing 747-8 menjadi varian terakhir dari seri legendaris Boeing 747, menandai berakhirnya era jumbo jet setelah produksi dihentikan pada 2020 karena pergeseran pasar ke pesawat bermesin ganda.
- Varian 747-8 dikenal sebagai pesawat komersial tercepat di dunia dan menjadi basis Air Force One baru Amerika Serikat dengan modifikasi besar untuk keamanan Presiden.
- Hanya tiga maskapai besar—Lufthansa, Korean Air, dan Air China—yang masih mengoperasikan versi penumpang, sementara versi kargo lebih sukses dengan produksi terakhir diserahkan ke Atlas Air pada 2023.
Boeing 747 adalah pesawat ikonik dan legendaris dalam sejarah dunia aviasi sipil. Dengan ukurannya yang "jumbo" dan memiliki kabin 2 tingkat, saat penerbangan komersial perdananya di tahun 1970, ia merevolusi dunia penerbangan sipil jarak jauh antar benua dengan kemampuannya membawa lebih banyak penumpang dibandingkan dengan pesawat penumpang lainnya saat itu. Dijuluki sebagai "Queen of the skies", pesawat tersebut menjadi legenda tersendiri di dunia penerbangan sampai akhirnya setelah 50 tahun beroperasi Boieng mengumumkan secara resmi penghentian produksi 747 di tahun 2020 karena perubahan pasar yang lebih menyukai pesawat berbadan lebar dengan mesin ganda yang ekonomis.
Dalam perjalanan sejarahnya, Boeing 747 telah melahirkan sejumlah varian yang menandai generasi dan perkembangan teknologi di pesawatnya. Dilansir laman Simple Flying, terdapat 6 varian utama Boeing 747 ini, termasuk versi kargo (freighter) di dalamnya, yakni: 747-100, 747-200, 747-300, 747-400, 747SP dan 747-8. Varian 747-8 adalah varian dan generasi terakhir yang diproduksi pabrikan Boeing sekaligus menandai akhir era dari jumbo jet legendaris tersebut. Terdiri atas dua versi: 747-8F/Freighter untuk versi kargo dan 747-8I/Intercontinental untuk versi penumpangnya.
Ingin tahu lebih lanjut mengenai seperti apa Boeing 747-8 yang merupakan varian dan generasi terakhir dari Boeing 747 ini? Simak lima fakta menariknya berikut ini, yuk!
1. Pesawat penumpang komersial tercepat

Penerbangan perdana varian 747-8 terjadi pada tahun 2010 untuk versi kargonya (747-8F) dan pada tahun 2011 untuk versi penumpangnya (747-8I) dan memasuki layanan komersial untuk versi kargonya pada tahun 2011 dengan maskapai kargo Cargolux sebagai pengguna perdananya. Layanan komersial untuk versi penumpangnya terjadi pada tahun 2012 dengan Maskapai Lufthansa sebagai pengguna perdananya. Menurut laman Air Charter, varian 747-8 versi penumpang adalah pesawat komersial berbadan lebar tercepat di dunia yang masih beroperasi.
Ketika mulai beroperasi pada tahun 2012 silam, kecepatan 747-8I mengungguli kecepatan semua pesaingnya dengan kecepatan jelajah Mach 0,86 atau sekitar 917 km/h, sementara top speednya bisa mencapai sekitar 1,136 km/jam dan menjangkau jarak 14.000-an km. Sebagai perbandingan, kecepatan jelajah pesawat double deck Airbus A380 adalah sekitar 903 km/jam dengan top speed mencapai 945 km/jam. Kemudian ada pesawat berbadan lebar bermesin ganda Boeing 777-300ER dengan kecepatan jelajah sekitar 905 km/jam dan pesawat berbadan lebar bermesin ganda Airbus A350-900 dengan kecepatan jelajah sekitar 903 km/jam.
2. Menjadi basis pesawat Kepresidenan terbaru Amerika Serikat

Boeing 747-8 menjadi basis dari pesawat Kepresiden terbaru AS, Air Force One. Dilansir Associated Press (AP), pada hari Rabu, tanggal 1 Juli 2026 yang lalu Presiden AS, Donald Trump melakukan penerbangan perdananya dengan Air Force One baru, sebuah pesawat berbasis Boeing 747-8 yang telah dimodifikasi senilai USD 400 juta. Pesawat tersebut diketahui merupakan pemberian Kerajaan Qatar kepada Pemerintah AS. Berbeda dengan warna (livery) Air Force One sebelumnya yang didominasi warna biru langit, warna Air Force One kali ini dicat dengan skema warna pilihan Presiden Trump dengan bagian bawah berwarna biru tua dengan garis-garis berwarna merah dan emas.
Pesawat Air Force one baru tersebut diberi kode VC-25B "Bridge". Pemberian kode "Bridge" tersebut merupakan penanda bahwa pesawat ini adalah sebuah pesawat Kepresidenan "jembatan" atau pesawat Kepresidenan interim (sementara) yang digunakan oleh AU AS untuk menggantikan sementara pesawat Air Force One sebelumnya yang memiliki kode VC-25A yang sudah mulai menua. Dua unit pesawat baru Boeing 747-8 yang diperuntukkan untuk Air Force One sejati tengah dibangun oleh pabrikan Boeing dan diperkirakan baru bisa dideliver oleh pihak pabrikan kepada AU AS di tahun 2028 dan 2029 mendatang karena memerlukan modifikasi besar-besaran di airframenya untuk keamanan Presiden AS dan agar dapat digunakan selama puluhan tahun di masa modern.
3. Memiliki desain sayap yang canggih dibanding generasi sebelumnya

Salah satu fakta yang membedakan varian Boeing 747-8 dengan generasi sebelumnya adalah perbedaan pada desain sayapnya. Menurut laman Simple Flying, Boeing 747-8 ini memiliki salah satu desain sayap tercanggih yang pernah diaplikasikan pada jet komersial berbadan lebar. Pabrikan Boeing pada dasarnya mendesain ulang sayap dari pesawat generasi sebelumnya 747-400 untuk membuat 747-8 ini lebih hemat bahan bakar dan lebih mumpuni dalam penerbangan jarak jauhnya.
Boeing 747-8 memiliki bentang sayap (wingspan) yang lebih panjang sekitar 3,9 m lebih panjang dibandingkan dengan Boeing 747-400 sehingga dapat memuat lebih banyak bahan bakar dan meningkatkan jangkauan. Selain itu pesawat ini memiliki ujung sayap miring (raked wingtips) alih-alih berdesain winglet, desain raked wingtips tersebut meningkatkan rasio daya angkat terhadap hambatan dan mengurangi konsumsi bahan bakar. Boeing 747-8 menggunakan material untuk struktur sayap yang sebagian besar adalah aluminium namun tetap dioptimalkan dengan desain struktural yang lebih ringan dan distribusi beban yang lebih efisien untuk membawa 4 buah mesin bertenaga besar General Electric GEnx-2B67.
4. Hanya 3 maskapai yang menggunakannya untuk layanan penumpang terjadwal

Saat ini hanya terdapat 3 maskapai besar internasional yang masih mengoperasikan varian Boeing 747-8 untuk layanan penumpangnya. Sejumlah informasi menuliskan saat ini telah terjadi perubahan pasar dalam permintaan pesawat jarak jauh berbadan lebar, banyak maskapai penerbangan beralih ke pesawat berbadan lebar yang menggunakan 2 mesin atau bermesin ganda seperti Boeing 777 atau Boeing 787 Dreamliner yang membuat desain 4 mesin Boeing 747 lebih mahal untuk dioperasikan dan dimaintenance.
Menurut laman Flights Miles and Points, 3 maskapai yang mengoperasikan Boeing 747-8 untuk layanan penumpang terjadwal adalah: Maskapai Lufthansa (Jerman) dengan 19 unit pesawat, Maskapai Korean Air (Korea Selatan) dengan 10 unit pesawat dan Maskapai Air China (China) dengan 7 unit pesawat. Selain itu terdapat 1 maskapai lokal Rusia yang masih mengoperasikan varian Boeing 747-400nya untuk destinasi domestik yakni Rossiya Airlines.
5. Produksi Boeing 747-8 terakhir adalah untuk pesawat kargo

Selain untuk layanan penerbangan komersial penumpang terjadwal, armada varian Boeing 747-8 ini lebih terkenal untuk versi angkut kargo atau Freighternya. Sebagaimana diinformasikan dalam laman Flights Miles and Points, maskapai yang menggunakan versi kargo dari Boeing 747-8 ini adalah: UPS (AS), Cargolux (Luxembourg), Atlas Air (AS), Cathay Cargo (Hong Kong), Nippon Cargo (Jepang), Korean Air (Korea Selatan), Air Bridge Cargo (Rusia), Volga-Dnepr Airlines (Rusia) dan Silk Way West Airlines (Azerbaijan) dengan total sekitar 105 unit pesawat.
Untuk varian Boeing 747-8, versi kargonya terbukti lebih sukses daripada versi penumpangnya. Produksi terakhir dari Boeing 747-8 ini adalah pesawat versi kargo pesanan Atlas Air. Pesawat terakhir dari lini produksi 747 dengan nomor registrasi N863GT tersebut telah diserahkan pihak pabrikan Boeing kepada Atlas Air di tahun 2023 silam.
Semoga informasi ini dapat menambah wawasan kamu mengenai pesawat jumbo jet ikonik yang pernah merubah sejarah aviasi sipil dengan kemampuan pengangkutan penumpang dalam jumlah besar, ya!














![[QUIZ] Kami Tahu Karakteristikmu Sesungguhnya dari Pilihan Kupu-Kupu Ini](https://image.idntimes.com/post/20230612/calvin-mano-cxs27rrjobq-unsplash-3765a2ed700524a47ed3d5ef7882581b.jpg)





