Di balik tampilannya yang unik, bubble coral dengan nama ilmiah Plerogyra sinuosa ini ternyata memiliki banyak fakta menarik. Karang ini bukan hanya mempercantik terumbu karang, tetapi juga memiliki berbagai cara untuk bertahan hidup di habitatnya. Penasaran apa saja keunikannya? Yuk, simak lima fakta bubble coral berikut ini!
5 Fakta Bubble Coral, Karang Unik yang Mirip Kumpulan Balon

- Bubble coral atau Plerogyra sinuosa dikenal karena gelembungnya yang berisi cairan, bukan udara, dan bentuknya bisa berubah antara siang serta malam.
- Karang ini memiliki tentakel penyengat untuk melindungi wilayah tumbuhnya serta hidup bersimbiosis dengan alga zooxanthellae guna memperoleh energi dari fotosintesis.
- Selain mempercantik terumbu karang, bubble coral menjadi tempat berlindung bagi hewan kecil dan menghadapi ancaman seperti perubahan iklim serta polusi laut.
Laut menyimpan banyak keindahan, termasuk berbagai biota laut dengan bentuk yang unik. Jika pernah menyelam di perairan tropis atau melihat akuarium air laut, kamu mungkin akan menjumpai bubble coral atau karang gelembung yang tampak seperti kumpulan balon kecil.
1. Gelembungnya bukan berisi udara

Bentuk bubble coral yang menyerupai kumpulan balon sering membuat banyak orang mengira gelembung-gelembung tersebut berisi udara. Padahal, anggapan itu kurang tepat. Gelembung yang menjadi ciri khas bubble coral sebenarnya merupakan tentakel yang telah termodifikasi. Bagian ini tersusun dari jaringan lunak dan berisi cairan.
Berkat gelembung-gelembung inilah bubble coral mudah dikenali dibandingkan banyak jenis karang lainnya. Ukuran dan bentuk gelembungnya pun dapat bervariasi, mulai dari bulat hingga sedikit tidak beraturan. Jadi, bentuk yang terlihat seperti balon itu sebenarnya adalah bagian dari anatomi tubuh karang, bukan kantong berisi udara.
2. Penampilannya berubah antara siang dan malam

Bubble coral memiliki penampilan yang berbeda antara siang dan malam. Pada siang hari, gelembung-gelembungnya akan mengembang sehingga tampak bulat dan menutupi sebagian besar permukaan tubuhnya. Inilah tampilan yang paling sering dijumpai penyelam saat melihat bubble coral.
Saat malam tiba, tampilannya berubah cukup drastis. Gelembung-gelembung tersebut akan mengempis dan masuk ke dalam kerangkanya, sementara tentakel-tentakelnya mulai muncul ke permukaan. Perubahan ini merupakan perilaku alami bubble coral yang terjadi setiap hari sehingga tampilannya dapat berubah sesuai waktu.
3. Bisa menyengat karang lain

Meski terlihat cantik dan tenang, bubble coral ternyata mampu mempertahankan wilayah tumbuhnya dari karang lain yang tumbuh terlalu dekat. Karang ini memiliki tentakel khusus yang disebut sweeper tentacles, yaitu tentakel penyengat yang dapat menjulur lebih panjang dibandingkan tentakel biasa.
Saat ada karang lain memasuki area di sekitarnya, sweeper tentacles akan digunakan untuk menyengat sehingga karang tersebut mengalami kerusakan pada jaringannya. Cara ini membantu bubble coral mempertahankan ruang hidupnya di terumbu karang yang padat, sekaligus bersaing dengan karang lain untuk mendapatkan tempat tumbuh.
4. Hidup bersimbiosis dengan alga untuk memperoleh energi

Meski termasuk hewan, bubble coral memiliki cara yang unik untuk memperoleh energi. Karang ini hidup bersimbiosis dengan alga mikroskopis bernama zooxanthellae yang tinggal di dalam jaringan tubuhnya. Hubungan ini saling menguntungkan dan berperan penting bagi kelangsungan hidup bubble coral.
Alga zooxanthellae memanfaatkan sinar matahari untuk melakukan fotosintesis, lalu menghasilkan makanan yang menjadi sumber energi bagi bubble coral. Sebagai balasannya, bubble coral menyediakan tempat hidup yang aman sekaligus nutrisi yang dibutuhkan alga untuk tumbuh. Hubungan saling menguntungkan ini membuat keduanya dapat hidup berdampingan dan saling mendukung.
5. Menjadi tempat berlindung bagi hewan kecil

Bubble coral tidak hanya mempercantik terumbu karang, tetapi juga menjadi tempat berlindung bagi beberapa hewan kecil. Salah satunya adalah udang Vir colemani, yang memanfaatkan bubble coral sebagai tempat tinggal sekaligus tempat berlindung dari predator.
Keberadaan bubble coral membantu menyediakan habitat yang aman bagi hewan-hewan kecil tersebut. Karena itu, karang ini juga berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem terumbu karang dengan mendukung kehidupan berbagai organisme laut. Hal ini menunjukkan bahwa bubble coral memiliki peran penting dalam menjaga keanekaragaman hayati di bawah laut.
Meski memiliki banyak keunikan, bubble coral tetap menghadapi berbagai ancaman, seperti perubahan iklim, polusi laut, dan pengambilan secara ilegal yang dapat mengganggu kelestarian populasinya di alam. Karena itu, kita bisa ikut menjaga keberadaannya dengan tidak merusak terumbu karang saat menyelam serta mendukung upaya pelestariannya agar bubble coral tetap menghiasi ekosistem laut di masa depan.









![[QUIZ] Dari Sel Tubuh yang Paling Menarik Menurutmu, Ini Pola Kerjamu](https://image.idntimes.com/post/20210807/cells-1872666-1280-008bf56d4636606c21fed4532f76cea5.jpg)










