Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Gunung Olimpus, Dipercaya Sebagai Rumah bagi Para Dewa Yunani

5 Fakta Gunung Olimpus, Dipercaya Sebagai Rumah bagi Para Dewa Yunani
Puncak Mytikas, puncak tertinggi Gunung Olympus di Yunani. (commons.wikimedia.org/Stolbovsky)
Intinya Sih
  • Gunung Olimpus terbentuk sekitar 200 juta tahun lalu akibat tabrakan lempeng Afrika dan Eurasia, serta dipercaya dalam mitologi Yunani sebagai tempat tinggal para dewa yang dipimpin Zeus.
  • Dengan puncak tertinggi Mytikas setinggi 2.917 meter, gunung ini memiliki 52 puncak dan menjadi simbol penting sejarah, budaya, serta spiritualitas masyarakat Yunani kuno.
  • Resmi jadi taman nasional pertama Yunani pada 1938, Gunung Olimpus dilindungi sebagai Cagar Biosfer UNESCO dengan keanekaragaman hayati luar biasa dan menjadi destinasi wisata alam populer dunia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Gunung Olimpus di Yunani Utara bukan sekadar gunung biasa, melainkan tempat istimewa di mana keindahan alam, mitologi kuno, dan sejarah menyatu dengan sempurna. Terletak di perbatasan wilayah Thessaly dan Makedonia, gunung legendaris ini memegang peran luar biasa penting di Eropa.

Yuk, kita jelajahi bersama fakta seru dan pesona tersembunyi dari Gunung Olimpus dalam artikel ini!

1. Secara ilmiah, terbentuk sekitar 200 juta tahun lalu

Pemandangan udara Gunung Olympus di Yunani.
Pemandangan udara Gunung Olympus di Yunani. (commons.wikimedia.org/kallerna)

Dilaporkan oleh Much Better Adventures, secara ilmiah, Gunung Olimpus terbentuk sekitar 200 juta tahun lalu akibat tabrakan hebat antara lempeng tektonik Afrika dan Eurasia. Setelah tabrakan besar itu, alam mulai bekerja membentuk wajah gunung ini melalui tiupan angin, aliran air sungai, dan proses pembekuan es yang lambat. Proses alami selama jutaan tahun itulah yang akhirnya memahat puncak-puncak tajam Gunung Olimpus hingga menjadi begitu khas seperti sekarang.

Namun jika melihat dari sisi mitologi kuno, asal-usul gunung legendaris ini justru berawal dari kekosongan alam semesta yang disebut Kekacauan. Dari kekosongan itu lahirlah Gaia si dewa bumi yang kemudian membentuk Gunung Olimpus sebagai tempat suci yang tertutup salju abadi. Setelah Zeus dan dewa-dewi Olimpus berhasil mengalahkan para Titan, gunung megah ini pun resmi dijadikan sebagai pusat kekuasaan tertinggi mereka.

2. Lerengnya dipenuhi oleh batuan sekis dan gneiss

Puncak-puncak berbatu dari Gunung Olympus, Yunani.
Puncak-puncak berbatu dari Gunung Olympus, Yunani. (commons.wikimedia.org/kallerna)

Dilansir 2losieradz, lereng bawah Gunung Olimpus dipenuhi oleh batuan metamorf seperti sekis dan gneiss. Batuan jenis ini dulunya terbentuk akibat suhu panas yang ekstrem dan tekanan yang sangat tinggi di dalam kerak bumi. Kehadiran batuan tersebut menjadi bukti nyata bahwa sejarah geologi gunung ini dulunya sangat aktif dan penuh dengan gejolak.

Di area yang lebih tinggi, pemandangan akan berubah dengan munculnya lapisan batuan sedimen seperti batu kapur dan batu pasir. Batuan sedimen ini menjadi saksi bisu bahwa wilayah pegunungan ini dulunya merupakan lautan purba jutaan tahun yang lalu. Menariknya lagi, ada fosil makhluk laut seperti moluska dan terumbu karang yang tertanam rapi di dalam batuan tersebut.

3. Gunung tertinggi di yunani

Puncak Mytikas, puncak tertinggi Gunung Olympus di Yunani.
Puncak Mytikas, puncak tertinggi Gunung Olympus di Yunani. (commons.wikimedia.org/kallerna)

Gunung Olimpus merupakan gunung paling tinggi di Yunani. Uniknya, gunung ini tidak cuma punya satu puncak, melainkan 52 puncak yang terpisah. Puncak yang paling tinggi bernama Mytikas dengan ketinggian menjulang sampai 2.917 meter di atas permukaan laut.

Dalam bahasa Yunani, nama Mytikas ternyata punya arti yang cukup unik, yaitu "hidung". Penamaan ini sengaja dipilih karena bentuk puncak tertingginya memang terlihat sangat tajam dan berbatu. Berkat ketinggiannya tersebut, Mytikas kini tercatat sebagai salah satu puncak gunung tertinggi di seluruh benua Eropa.

4. Rumah bagi para dewa mitologi yunani

Gunung Olympus di Yunani, khususnya menunjukkan Dataran Tinggi Muses dan puncak Stefani yang menjulang tinggi, yang juga dikenal sebagai "Singgasana Zeus".
Gunung Olympus di Yunani, khususnya menunjukkan Dataran Tinggi Muses dan puncak Stefani yang menjulang tinggi, yang juga dikenal sebagai "Singgasana Zeus". (commons.wikimedia.org/kallerna)

UNESCO World Heritage Centre mengungkapkan bahwa dalam mitologi kuno, Gunung Olimpus dipercaya sebagai rumah suci bagi 12 dewa-dewi utama yang dipimpin oleh Zeus. Di sinilah Zeus menetap dan menjadi penguasa alam semesta setelah berhasil memenangkan pertempuran besar melawan Cronus dan para Titan. Kisah legendaris ini kemudian menyebar luas ke seluruh dunia kuno hingga menjadikan Olimpus sebagai simbol peradaban Yunani yang sangat kuat.

Menurut cerita rakyat, para dewa tinggal di dalam istana megah yang tersembunyi di balik ngarai atau lekukan gunung. Sementara itu, puncak tertinggi Mytikas dikhususkan sebagai tempat pertemuan sakral sekaligus takhta pribadi bagi Zeus. Keindahan lanskap yang menakjubkan ini juga diyakini menjadi tempat berkumpulnya para Muse dan Graces yang menginspirasi seni dan keindahan.

Karena statusnya yang dianggap sangat suci sebagai kediaman para dewa, manusia dilarang keras untuk tinggal di area atas gunung. Permukiman warga pun akhirnya sengaja dibatasi dan hanya boleh dibangun di sekitar wilayah kaki gunung saja. Beberapa kota kuno yang tercatat berdiri di bawah kaki gunung ini antara lain Herakleion, Pythion, hingga Leivithra yang konon menjadi tempat makam Orpheus berada.

5. Punya kekayaan hayati yang luar biasa

Keindahan alam lereng Taman Nasional Gunung Olympus di Yunani.
Keindahan alam lereng Taman Nasional Gunung Olympus di Yunani. (commons.wikimedia.org/Nikos Laskaridis)

Gunung Olimpus berukuran sangat besar dengan keliling mencapai 80 kilometer dan luas sekitar 500 kilometer persegi. Menurut National Geographic, gunung ini menyimpan berbagai jenis iklim yang berbeda di setiap ketinggiannya karena letaknya dekat dengan Laut Aegea dan punya banyak lereng. Perubahan suhu dari area bawah yang hangat hingga area puncak yang sangat dingin membuat ekosistem di gunung ini menjadi sangat kaya dan unik.

Di sepanjang lerengnya, kamu bisa menemukan hamparan hutan lebat mulai dari pohon ek, pohon stroberi Yunani, hingga hutan pinus yang kokoh. Kawasan alami yang sangat luas ini juga menjadi rumah yang aman bagi sekitar 1.700 jenis tanaman serta ratusan spesies hewan liar. Beberapa satwa unik yang hidup di sini antara lain burung elang, pelatuk, hingga kambing gunung langka yang bernama chamois Balkan.

6. Taman nasional pertama di yunani

Pusat Informasi Taman Nasional Olympus, yang terletak di dekat Litochoro di kaki Gunung Olympus di Yunani.
Pusat Informasi Taman Nasional Olympus, yang terletak di dekat Litochoro di kaki Gunung Olympus di Yunani. (commons.wikimedia.org/Juergen-Olymp)

Dilansir WorldAtlas, pada tahun 1938, Gunung Olimpus resmi ditetapkan sebagai wilayah taman nasional pertama di negara Yunani. Kawasan ini sengaja dilindungi secara ketat demi menjaga kelestarian lingkungan alam, flora, fauna, hingga lanskap liarnya yang indah. Selain ramah lingkungan, taman ini juga diakui dunia sebagai Cagar Biosfer UNESCO yang menjadi surga bagi para petualang.

Pemerintah setempat bahkan membuat undang-undang khusus untuk melarang segala bentuk eksploitasi di area inti seluas 4.000 hektar. Langkah tegas ini diambil agar keaslian alam di sisi timur gunung bisa tetap terjaga secara abadi dari kerusakan. Hebatnya lagi, kawasan ini sekarang juga aktif digunakan sebagai pusat penelitian ilmiah, edukasi lingkungan, serta tempat wisata yang seru.

7. Ditaklukkan untuk pertama kalinya pada agustus 1913

Potret Frédéric Boissonnas, salah satu dari orang pertama dalam sejarah modern yang berhasil menaklukkan puncak tertinggi dari Gunung Olympus di Yunani.
Potret Frédéric Boissonnas, salah satu dari orang pertama dalam sejarah modern yang berhasil menaklukkan puncak tertinggi dari Gunung Olympus di Yunani. (commons.wikimedia.org/Frederic Boissonnas)

Beberapa sumber mengatakan, puncak tertinggi Gunung Olimpus akhirnya berhasil ditaklukkan untuk pertama kalinya pada tanggal 2 Agustus 1913. Dua turis asal Swiss bernama Frédéric Boissonnas dan Daniel Baud-Bovy menjadi pendaki luar negeri yang mencatatkan nama mereka dalam sejarah tersebut.

Dilansir Much Better Adventures, saat melakukan pendakian, kedua warga Swiss itu ditemani dan dipandu oleh seorang pemburu lokal dari Litochoro bernama Christos Kakkalos. Karena tidak ingin kalah dari turis yang dipandunya, Kakkalos justru menjadi orang pertama yang benar-benar menginjakkan kaki di titik tertinggi puncak Olimpus. Setelah aksi heroik itu, ia menghabiskan sisa hidupnya sebagai pemandu resmi di gunung tersebut hingga meninggal dunia pada tahun 1976.

Itulah kisah seru Gunung Olimpus yang menyimpan sejuta pesona. Saat ini, Gunung Olimpus telah menjelma menjadi salah satu destinasi wisata alam dan jalur pendakian paling legendaris yang sangat populer di seluruh dunia. Jadi, apakah kamu tertarik untuk mencoba menaklukkan puncak megah tempat bersemayamnya para dewa ini suatu saat nanti?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna

Related Articles

See More