Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Ilmiah Kumbang Bangkai Amerika, Hidup di Pegunungan
kumbang bangkai amerika (commons.wikimedia.org/Alex Abair)
  • Kumbang bangkai amerika (Necrophila americana) adalah serangga pemakan bangkai berbadan bulat dan berwarna hitam krem, hidup di wilayah pegunungan dingin seperti Rocky Mountains.
  • Spesies ini tersebar di Kanada dan Amerika Serikat, menghuni area berkayu, semak-semak, hingga rawa lembap sebagai habitat utamanya.
  • Kumbang ini berperan penting dalam forensik karena kebiasaannya memakan bangkai besar serta memiliki hubungan simbiosis komensalisme dengan kutu genus Poecilochirus.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Untuk mencari serangga, kamu harus menundukkan kepala dan melihat ke tanah. Terkadang, serangga juga hidup di semak-semak atau di bawah batu. Nah, salah satu serangga yang bisa ditemukan di tanah dan semak-semak adalah Necrophila americana atau kumbang bangkai amerika.

Seperti namanya, hewan berbadan bulat dan berukuran kecil tersebut merupakan pemakan bangkai. Ia tidak berbahaya, gerakannya terbilang lambat, dan bisa hidup di Pegunungan Rocky yang tinggi nan dingin. Tak hanya itu, bahkan serangga tersebut juga bisa melakukan simbiosis, lho. Yuk, simak berbagai fakta ilmiah kumbang bangkai amerika di bawah ini.

1. Kumbang bangkai amerika punya badan lebar dan membulat

kumbang bangkai amerika (commons.wikimedia.org/Katja Schulz)

Kumbang bangkai amerika merupakan spesies kumbang bangkai dengan ukuran yang cukup besar. Dilansir Bug Guide, panjang hewan ini sekitar 1-2 centimeter. Badannya sendiri pipih, lebar, dan membulat. Ia juga mudah dikenali dari bagian belakang tubuh yang berwarna hitam. Kemudian, bagian depan tubuhnya punya dua perpaduan warna, yaitu krem dengan corak hitam besar di tengahnya. Kepalanya kecil, kakinya pendek, dan antenanya juga pendek. Di sisi lain, larvanya berwarna hitam pekat dan punya badan memanjang.

2. Hidup di wilayah Amerika Serikat dan Kanada

kumbang bangkai amerika (commons.wikimedia.org/Doug McGrady)

Dilansir NatureServe Explorer, kumbang bangkai amerika menghuni dua negara, yaitu Kanada dan Amerika Serikat. Penyebarannya di Kanada mencakup wilayah Great Lakes, Winnipeg, Toronto, Montreal, Quebec, hingga Ottawa. Di Amerika Serikat serangga ini menghuni daerah Detroit, Indianapolis, Maine, hingga Minnesota. Tercatat, habitat utama kumbang bangkai amerika adalah area berkayu. Ia juga bisa dijumpai di area terbuka seperti lapangan, semak-semak, dan rerumputan. Area lembap seperti rawa dan hutan juga bisa dihuni olehnya.

3. Makanann kumbang bangkai amerika adalah bangkai hewan

kumbang bangkai amerika (commons.wikimedia.org/Kristof Zyskowski dan Yulia Bereshpolova)

Seperti namanya, kumbang bangkai amerika adalah pemakan material busuk. Dilansir Picture Insect, makanan serangga ini mencakup bangkai hewan, buah busuk, material tanaman, invertebrata, dan berbagai material organik yang membusuk. Jika melihat makanannya maka kumbang bangkai amerika bisa dikategorikan sebagai pemakan segala (omnivor). Karena kebiasaan makannya, serangga ini diposisikan sebagai dokomposer yang membantu proses penguraian sekaligus membuatnya jadi "tukang bersih-bersih" alami.

4. Membantu manusia dalam proses analisis forensik

kumbang bangkai amerika (commons.wikimedia.org/Ryan Hodnett)

Artikel di jurnal Forensic Science International menjelaskan bahwa kumbang bangkai amerika berperan penting dalam proses analisis forensik karena kebiasaannya memakan bangkai. Kumbang ini memiliki fase perkembangan yang panjang sehingga tak bisa bersaing dengan spesies pemakan bangkai lain. Alhasil, ia tak bisa ditemukan di mayat atau bangkai yang ditaruh di dalam koper.

Sebaliknya, kumbang bangkai amerika lebih sering ditemukan pada mayat yang ditaruh di dalam tangki atau drum minyak. Drum sendiri merupakan habitat yang kurang ideal bagi spesies kumbang bangkai lain karena tertutup rapat. Selain itu, kumbang bangkai amerika lebih suka memakan bangkai berukuran besar seperti rusa, babi hutan, dan kemungkinan manusia.

5. Kumbang bangkai amerika punya hubungan simbiosis dengan kutu

kumbang bangkai amerika (commons.wikimedia.org/Michael Patnaude)

Dilansir iNaturalist, kumbang bangkai amerika memiliki hubungan simbiosis komensalisme dengan kutu dari genus Poecilochirus. Awalnya kutu akan menumpang di tubuh kumbang. Tunggangan tersebut sama sekali tidak merugikan kumbang. Setelah kumbang menemukan bangkai atau makanan, kutu akan turun. Di atas bangkai kutu akan memakan telur dan larva lalat yang menempel.

Selain itu, kutu tersebut juga akan bertelur di tubuh kumbang. Menariknya, hal tersebut tidak berbahaya dan tidak merugikan kumbang bangkai amerika. Setelah menetas, larva kutu akan tetap menumpang di tubuh kumbang. Setelah menjadi pupa dan tumbuh dewasa, barulah kutu akan mencari kumbang lain untuk ditungganggi.

Berbagai fakta ilmiah kumbang bangkai amerika tersebut menjadi bukti bahwa kehidupan serangga sangat kompleks, tak jauh beda dengan manusia. Kumbang bangkai amerika harus mencari makanan, tempat tinggal, dan bersaing dengan spesies lain di alam liar. Kehidupannya juga ditentukan oleh banyak faktor, seperti ketersediaan makanan hingga kondisi lingkungan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article