Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kenapa Langit Malam Terlihat Berbeda pada Musim yang Berbeda?

Kenapa Langit Malam Terlihat Berbeda pada Musim yang Berbeda?
ilustrasi langit malam (pexels.com/Angel Cristi)
Intinya Sih
  • Langit malam berubah tiap musim karena Bumi berotasi dan berevolusi mengelilingi Matahari, membuat arah pandang kita ke ruang angkasa bergeser sepanjang tahun.
  • Rotasi Bumi menyebabkan perubahan posisi bintang dari jam ke jam, sedangkan revolusi membuat rasi bintang tampak berbeda antara musim panas dan musim dingin.
  • Beberapa rasi hanya terlihat pada waktu tertentu, sementara bintang sirkumpolar tetap tampak sepanjang tahun; faktor lokasi pengamat juga memengaruhi pemandangan langit malam.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Pernahkah kamu memperhatikan bahwa susunan bintang di langit malam tidak selalu sama sepanjang tahun? Mungkin pada bulan-bulan tertentu kamu bisa melihat rasi bintang Orion dengan jelas, tetapi beberapa bulan kemudian rasi itu seolah menghilang dan digantikan oleh kumpulan bintang lain.

Banyak orang mengira bintang-bintang tersebut berpindah tempat. Padahal, kenyataannya bukan demikian. Langit malam terlihat berbeda setiap musim karena Bumi terus bergerak mengelilingi Matahari. Perubahan posisi inilah yang membuat kita menghadap ke arah ruang angkasa yang berbeda sepanjang tahun.

1. Bumi terus bergerak tanpa kita sadari

Ada dua gerakan utama yang dilakukan Bumi secara bersamaan. Pertama, Bumi berotasi pada porosnya setiap sekitar 24 jam. Rotasi inilah yang membuat Matahari tampak terbit di timur dan terbenam di barat, sekaligus membuat bintang-bintang terlihat bergerak melintasi langit setiap malam.

Gerakan kedua adalah revolusi, yaitu saat Bumi mengelilingi Matahari selama kurang lebih 365 hari. Nah, revolusi inilah yang menjadi alasan utama mengapa pemandangan langit malam berubah dari musim ke musim.

Karena posisi Bumi terhadap Matahari terus berubah, sisi Bumi yang menghadap ke langit malam juga mengarah ke bagian ruang angkasa yang berbeda. Akibatnya, bintang dan rasi bintang yang terlihat pada bulan Januari tidak akan sama dengan yang tampak pada bulan Juli.

2. Bayangkan sedang naik komidi putar

Supaya lebih mudah dipahami, bayangkan kamu sedang berdiri di atas komidi putar yang juga bergerak mengelilingi taman. Saat komidi putar berputar, pemandangan di sekitarmu terus berubah dari detik ke detik. Lalu, ketika komidi putar ikut berpindah mengelilingi taman, pemandangan yang kamu lihat juga berubah dalam jangka waktu yang lebih lama.

Kurang lebih seperti itulah yang terjadi pada Bumi. Rotasi menyebabkan perubahan pemandangan langit dari jam ke jam, sedangkan revolusi membuat langit malam berubah secara perlahan dari musim ke musim.

3. Ada rasi bintang yang identik dengan musim tertentu

Ilustrasi bintang di langit.
ilustrasi langit malam (pexels.com/arda öncül)

Beberapa rasi bintang hanya mudah terlihat pada waktu-waktu tertentu dalam setahun. Hal ini terjadi karena posisi rasi tersebut berlawanan dengan Matahari sehingga langit di malam hari cukup gelap untuk mengamatinya. Sebaliknya, ketika rasi itu berada di arah yang sama dengan Matahari, cahayanya tertutup oleh terang siang sehingga tidak dapat diamati pada malam hari.

Itulah sebabnya para pengamat langit sering menyebut istilah "langit musim panas" atau "langit musim dingin". Setiap musim memiliki kumpulan rasi bintang yang berbeda, bukan karena bintang-bintang bergerak mengelilingi Bumi, melainkan karena posisi Bumi yang terus berubah saat mengorbit Matahari.

4. Mengapa ada bintang yang selalu terlihat

Menariknya, tidak semua bintang menghilang ketika musim berganti. Ada bintang-bintang yang letaknya dekat dengan kutub langit sehingga hampir selalu terlihat sepanjang tahun. Bintang-bintang seperti ini dikenal sebagai bintang sirkumpolar (circumpolar stars). Bintang tersebut memang tampak bergerak selama malam berlangsung, tetapi tidak pernah benar-benar tenggelam di bawah cakrawala jika diamati dari wilayah tertentu.

Sementara itu, sebagian besar bintang lainnya akan terbit dan terbenam sesuai dengan musim. Selain dipengaruhi oleh revolusi Bumi, lokasi pengamat juga berperan penting. Orang yang tinggal di belahan Bumi utara dan belahan Bumi selatan bahkan melihat langit malam yang berbeda karena mereka menghadap ke arah ruang angkasa yang berbeda pula.

5. Bukan hanya bintang yang berubah

Perubahan langit malam ternyata tidak hanya berkaitan dengan rasi bintang. Posisi galaksi Bima Sakti, planet-planet, hingga hujan meteor juga berubah sepanjang tahun.

Pada musim tertentu, pita Bima Sakti tampak membentang tinggi di langit sehingga sangat mudah diamati. Namun, pada musim lain, posisinya lebih rendah atau bahkan kurang mencolok.

Selain itu, ada faktor-faktor lain yang memengaruhi keindahan langit malam, seperti cahaya Bulan, polusi cahaya dari kota, kondisi cuaca, hingga kebersihan atmosfer. Itulah mengapa langit yang tampak spektakuler di suatu malam belum tentu terlihat sama pada malam berikutnya.

Jadi, alasan langit malam terlihat berbeda pada musim yang berbeda bukan karena bintang-bintang berpindah tempat. Perubahan itu terjadi karena Bumi terus berotasi setiap hari dan berevolusi mengelilingi Matahari setiap tahun. Hasilnya, setiap musim menghadirkan pemandangan langit malam yang unik dan berbeda.

Referensi

BBC Sky Night Magazine. Diakses pada Juli 2026. How Earth's Orbit Affects Our View of the Night Sky
Space. Diakses pada Juli 2026. Why the Night Sky Changes With the Seasons 
The Open University. Diakses pada Juli 2026. Understanding How The Sky Changes With the Seasons

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi

Related Articles

See More