Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Kastil Gormaz, Benteng Islam Terpanjang di Eropa

5 Fakta Kastil Gormaz, Benteng Islam Terpanjang di Eropa
Kastil Gormaz (commons.wikimedia.org/Juan F. Esteban Barahona/CC BY-SA 4.0)
Intinya Sih
  • Kastil Gormaz di Provinsi Soria merupakan benteng Islam terpanjang di Eropa dengan tembok sepanjang 1,2 kilometer dan 28 menara pengawas yang dibangun pada abad ke-10.
  • Dibangun oleh Kekhalifahan Cordoba di masa Al-Hakam II, kastil ini berfungsi sebagai pusat pertahanan strategis bergaya arsitektur moor dengan gerbang lengkung tapal kuda khas Islam.
  • Setelah direbut Kerajaan Kristen, Kastil Gormaz sempat dikuasai El Cid, lalu berubah fungsi menjadi penjara dan memiliki sistem penampungan air bawah tanah berkapasitas lebih dari 100.000 liter.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Tak ada habisnya berbicara sejarah di Spanyol. Selain istana dan bangunan keagamaan, negara ini juga memiliki banyak kastil atau benteng militer yang menarik untuk dibahas, salah satunya adalah Kastil Gormaz. Kastil Gormaz adalah sebuah kastil berbentuk benteng militer yang dibangun di Provinsi Soria. Kastil Gormaz juga merupakan salah satu bentuk jejak budaya Islam di Eropa Barat.

Nah, penasaran ada apa saja yang dimiliki oleh kastil yang satu ini? Kali ini akan dibahas lima fakta unik dari Kastil Gormaz. Berikut adalah penjelasan selengkapnya.

1. Benteng Islam terpanjang di Eropa

Kastil Gormaz
Kastil Gormaz (commons.wikimedia.org/Luis Rogelio HM/CC BY-SA 2.0)

Karena kastil ini berbentuk benteng, tata letak Kastil Gormaz tidak seperti kastil pada umumnya. Kastil ini memiliki luas keliling tembok sepanjang 1,2 kilometer, dengan ketebalan yang sangat kokoh. Untuk memperkuat sistem pertahanan, pihak Kekhalifahan Islam saat itu membangun 28 menara pengawas sekaligus di sepanjang dinding. Luas yang luar biasa ini membuat Kastil Gormaz tercatat sebagai struktur benteng militer Islam terbesar dan terpanjang di seluruh Eropa pada abad ke-10.

Selain itu, di dalam tembok kastil ini, terlihat pemandangan struktur yang menyerupai "kota mini" yang terbagi menjadi dua area utama. Area pertama lebih diutamakan untuk kebutuhan para warga sipil, seperti tempat tinggal dan logistik. Sedangkan di area kedua, lebih difokuskan untuk pelatihan militer yang jumlahnya ribuan.

2. Pusat pertahanan yang strategis

Kastil Gormaz
Kastil Gormaz (commons.wikimedia.org/Borjaanimal/CC BY-SA es)

Fakta selanjutnya, Kastil Gormaz dibangun oleh Kekhalifahan Cordoba pada masa puncak kejayaan Islam di bawah perintah Al-Hakam II. Letaknya yang tepat menghadap Sungai Duero juga bukan tanpa sebab dan tujuan. Karena letaknya yang cukup tinggi, para pasukan Muslim dapat dengan mudah melakukan pengawasan dan mengetahui pergerakan musuh yang jaraknya cukup jauh sekalipun.

Arsitektur yang diterapkan pada kastil ini juga sangat identik dengan seni aliran Islam pada masa itu, yaitu gaya moor. Salah satu keindahan gaya moor yang tersisa utuh pada bangunan ini ada di gerbang utamanya. Dikutip dari laman SpottingHistory, gerbang utama situs ini memiliki bentuk lengkungan tapal kuda (double horseshoe arch) yang sangat indah.

3. Bagian dari legenda El Cid

Kastil Gormaz
Kastil Gormaz (commons.wikimedia.org/Jl FilpoC/CC BY-SA 4.0)

Memasuki tahun 1060 Masehi, puncak kejayaan Islam saat itu turun drastis dari berbagai lini. Hal ini berdampak langsung pada Kastil Gormaz yang berhasil direbut Kerajaan Kristen dari tangan bangsa Moor. Saat itu, Kastil Gormaz berubah menjadi kendali Kerajaan Kristen yang dipimpin oleh Raja Alfonso VI. Status benteng pertahanan militer Islam juga berubah menjadi pos pertahanan penting bangsa Kristen Spanyol untuk memperluas wilayah kekuasaan mereka.

Meski berhasil direbut oleh Kerajaan Kristen, Kastil Gormaz justru semakin terkenal karena hubungannya dengan pahlawan legendaris. Rodrigo Diaz de Vivar atau yang populer dengan nama El Cid adalah seorang ksatria yang ditunjuk langsung oleh Raja Alfonso VI untuk menjadi penguasa Kastil Gormaz. Kehadiran sosok El Cid dengan Kastil Gormaz menjadikannya cerita rakyat abadi di Spanyol. Kisah El Cid juga tertulis panjang pada laman Camino del Cid.

4. Pernah berubah fungsi menjadi sebuah penjara

Kastil Gormaz
Kastil Gormaz (commons.wikimedia.org/Luis Rogelio HM/CC BY-SA 2.0)

Seiring berjalannya waktu, Soria sudah tidak digunakan lagi sebagai tempat untuk perang. Biasanya perang dilakukan jauh ke arah selatan, yang artinya fungsi benteng militer di Kastil Gormaz tidak lagi berguna. Karena bangunannya masih sangat kokoh dan bisa digunakan, pemerintah setempat menemukan satu ide untuk mengubah kastil ini.

Lokasi cukup jauh dari permukiman warga dengan jalan di sekitar yang terjal, sangat cocok digunakan sebagai tempat tahanan. Pada akhirnya, Kastil Gormaz dialihfungsikan menjadi penjara yang menahan tokoh-tokoh penting. Sangat mustahil bagi mereka untuk lolos dari kastil yang diselimuti tembok panjang tebal dan sekelilingnya jurang.

5. Memiliki sistem penampungan air super besar

Kastil Gormaz
Kastil Gormaz (commons.wikimedia.org/Juan F. Esteban Barahona/CC BY-SA 4.0)

Karena letaknya berada di ketinggian, pasokan air bersih untuk kastil ini saat dikepung sangat sulit. Ternyata arsitek yang membangun Kastil Gormaz sudah tahu itu dan membuat satu solusi, dengan membangun sebuah sistem penampungan air bawah tanah yang disebut aljibe.

Ukuran tangki air yang dibuat juga tidak kecil, melainkan dapat menampung hingga 100.000 liter lebih air bersih. Dengan cadangan air bersih yang melimpah, ribuan tentara dan kuda perang yang berada dalam Kastil Gormaz tidak perlu khawatir lagi untuk bisa bertahan hidup. Tak heran jika Kastil Gormaz adalah salah satu benteng pertahanan militer yang kokoh dengan fasilitas yang lengkap di dalamnya.

Itu dia lima fakta unik yang dimiliki oleh Kastil Gormaz. Gimana, jadi udah tahu kan? Mulai dari benteng Islam terpanjang di Eropa selama abad ke-10 hingga memiliki penampungan air bersih di bawah tanah yang dapat menampung lebih dari 100.000 liter air. Semoga ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk banyak orang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna

Related Articles

See More