5 Fakta Mandar Australasia, si Cantik Pemilik Perisai Dahi Merah

- Mandar australasia dikenal dengan bulu berwarna biru hingga hijau mengilap serta perisai dahi merah mencolok yang berfungsi melindungi kepala dan menunjukkan status sosialnya.
- Burung ini memiliki kaki panjang multifungsi untuk berjalan di rawa, berenang, dan bahkan membantu saat makan dengan cara memegang makanan menggunakan kakinya.
- Sistem hidupnya unik karena bersifat komunal, di mana beberapa jantan dan betina berbagi sarang, bergantian mengerami telur, serta menjaga anak bersama-sama.
Mandar australasia (Porphyrio melanotus) adalah spesies kelompok mandar besar (Swamphen) yang dikenal dengan keindahan warna bulunya. Spesies ini sangat ikonik dengan warna bulu biru, ungu, atau hijau yang mengkilap, serta paruh dan perisai dahi berwarna merah yang tebal. Meskipun namanya mandar australasia, spesies ini dapat ditemukan sangat luas, mulai dari Indonesia bagian timur hingga sebagian kecil di wilayah Samudra Pasifik.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang mandar australasia, yuk kita bahas lima fakta yang dimiliki oleh burung yang satu ini. Penasaran ada apa saja? Berikut adalah penjelasan selengkapnya.
1. Kaki panjang yang multifungsi

Selain keindahan warna tubuh yang dimiliki oleh burung ini, mandar australasia juga memiliki kaki panjang yang dirancang khusus untuk mendukung gaya hidup mereka di lingkungan yang berair. Meski tak memiliki selaput renang seperti bebek, kaki burung ini bisa dibilang sangat kokoh dan jari-jari mereka bisa melebar. Apakah mereka mengapung dan berenang juga? Ya, dengan struktur kaki yang dapat melebar dan kokoh, kaki mandar australasia dapat menopang berat tubuhnya untuk berenang di atas air.
Belum cukup sampai situ, pasalnya kaki burung ini memiliki fungsi lainnya, lho. Kaki mereka bisa berfungsi seperti layaknya tangan manusia saat makan. Banyak terlihat bahwa burung ini sedang mencabut tumbuhan rawa menggunakan paruhnya, lalu dipindahkan ke salah satu kakinya dan memasukkannya ke dalam mulut.
2. Kebiasaan mengibas ekor

Perilaku mandar australasia yang paling mencolok adalah gerakan ekor mereka saat berjalan. Seperti ajang fashion show, burung ini terlihat sering menggerakkan ekornya naik dan turun dengan ritme yang cepat. Menurut penelitian, gerakan ini adalah salah satu bentuk komunikasi yang dilakukan oleh antar individu mandar australasia yang disebut sebagai Tail Flicking. eBird juga menjelaskan hal yang sama soal perilaku jalan burung ini dalam laman mereka.
Isyarat ini biasanya mereka lakukan agar individu dalam sebuah kelompok tidak tersesat dan terpisah dalam kelompok saat berada di tengah alang-alang yang tinggi. Selain sebagai bentuk komunikasi, ekornya ini dapat berfungsi sebagai alat peringatan bagi kelompok untuk menandakan wilayah dari kelompok lainnya atau juga bisa digunakan untuk memberitahu adanya predator di sekitar mereka.
3. Sistem perkawinan komunal

Di dunia unggas, mandar australasia jadi salah satu hewan yang memiliki sistem reproduksi paling rumit dan langka di dunia. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, mereka hidup dalam sebuah kelompok yang berisi beberapa pajantan dan betina. Hubungan perkawinannya tak seperti monogami pada unggas lainnya, melainkan si pajantan bebas mengawini semua betina subur dalam kelompok secara bersama-sama.
Tak hanya itu, para betina mandar australasia juga memiliki cara bertelur yang unik. Semua betina akan berkumpul dalam sarang besar yang sama dan bertelur di sana. Bagaimana dengan anggota kelompok lainnya? Mereka akan saling berbagi tugas untuk menjaga telur tetap aman, termasuk bergantian mengerami salah satunya.
4. Pencuri telur burung dan anak bebek

Di balik keindahan warna bulu mereka yang anggun, ternyata mandar australasia memiliki sisi yang sangat agresif. Mereka adalah hewan omnivora yang mayoritas makanannya berupa umbi-umbian dan tanaman air. Di satu sisi, mereka juga sering memanfaatkan kesempatan untuk beralih memakan protein hewan.
Dengan paruh kuat, kaki panjang, itu sudah cukup untuk mengintimidasi spesies burung lainnya yang berada di satu lingkungan yang sama dengan mandar australasia. Dilansir dari BirdLife Australia, mereka tak jarang mencuri anak ayam peliharaan warga dan anak bebek yang lengah dari induknya. Selain itu, mereka juga sering memecahkan dan memakan telur dari sarang burung lainnya.
5. Perisai kepala merah

Masih ingat dengan salah satu ciri khas paling menonjol dari burung yang satu ini? Ya, pelat merah di dahi mereka yang menyatu dengan paruh, yang selalu menarik perhatian banyak orang. Struktur merah ini memiliki istilah perisai dahi (frontal shield). Apa fungsi sebenarnya dari perisai ini? Seperti namanya, perisai ini berfungsi sebagai pelindung ketika mandar australasia beraktivitas di lingkungan mereka yang tajam, rapat, dan berduri.
Warna merah yang ada di perisai dahinya juga memiliki tingkatan yang berbeda untuk menentukan kondisi fisik individu burung ini, lho. Tingkat kecerahan, ukuran, dan kebersihan adalah indikator utama untuk menentukan tingkat hormon dan status sosial individu mandar australasia. Semakin besar perisai dahi yang dimiliki oleh individu burung ini, biasanya mereka adalah yang paling matang dan memimpin sebuah kelompok.
Itu dia lima fakta unik yang dimiliki oleh mandar australasia. Gimana, jadi sudah tahu kan? Mulai dari kaki panjang yang multifungsi hingga memiliki perisai dahi berwarna merah yang sangat ikonik. Semoga ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk banyak orang.


















