Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Kentucky Warbler, Burung yang Menyanyikan Satu Lagu Seumur Hidup
Kentucky Warbler (commons.wikimedia.org/lwolfartist)
  • Kentucky Warbler, burung kecil dari timur Amerika Utara, berciri tubuh kuning, punggung hijau zaitun, serta corak hitam di kepala jantan yang lebih tegas daripada betina.
  • Jantan hanya menyanyikan satu tipe lagu sepanjang hidup untuk menarik pasangan dan mempertahankan wilayah, sementara burung ini lebih sering beraktivitas di lantai hutan.
  • Kentucky Warbler mencari serangga di serasah hutan lembap; habitat hutan dataran rendahnya terancam alih fungsi menjadi pertanian dan permukiman serta fragmentasi hutan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kentucky Warbler atau Geothlypis formosa hidup di kawasan timur Amerika Utara. Burung pengicau berukuran kecil ini memiliki warna tubuh kuning cerah dengan corak hitam di sekitar wajah. Saat musim semi tiba, Kentucky Warbler kembali ke kawasan hutan untuk berkembang biak setelah melewati musim dingin di wilayah Amerika Tengah.

Burung ini lebih sering berada di lantai hutan daripada bertengger di bagian atas pohon. Kebiasaan lain yang cukup menarik ada pada suara kicauannya. Burung jantan hanya memiliki satu tipe lagu dan terus menggunakan lagu tersebut sepanjang hidupnya. Apa saja fakta menarik lainnya? Berikut lima fakta Kentucky Warbler.

1. Punya corak hitam di sekitar mata

Kentucky Warbler (commons.wikimedia.org/Bettina Arrigoni)

Kentucky Warbler cukup mudah dikenali dari bagian kepalanya. Dilansir laman Birds Houston, burung jantan memiliki mahkota kepala berwarna hitam dengan alis kuning yang melengkung di atas mata. Bagian bawah tubuhnya berwarna kuning, sedangkan punggungnya berwarna hijau zaitun. Warna tersebut menjadi salah satu ciri utama Kentucky Warbler.

Betina memiliki warna yang lebih pucat daripada jantan. Corak hitam pada kepalanya juga tidak setegas burung jantan. Anak Kentucky Warbler memiliki warna bulu yang lebih kusam sebelum perlahan berubah ketika memasuki usia dewasa. Perbedaan warna ini cukup membantu untuk membedakan burung jantan, betina, dan individu muda.

2. Menyanyikan satu lagu seumur hidup

Kentucky Warbler (commons.wikimedia.org/Andrew Weitzel)

Suara Kentucky Warbler punya ciri yang cukup khas. Dilansir laman All About Birds, burung jantan hanya memiliki satu tipe lagu yang digunakan untuk menarik pasangan dan mempertahankan wilayah. Lagu tersebut berupa rangkaian nada yang terdengar keras dan biasanya muncul saat burung berada di kawasan hutan yang banyak ditumbuhi semak.

Pola lagu itu tidak berubah meski burung bertambah tua. Seekor Kentucky Warbler jantan akan menyanyikan lagu yang sama sepanjang hidupnya. Suaranya dapat terdengar berulang kali saat burung sedang mencari pasangan atau menjaga wilayah. Burungnya sendiri sering sulit ditemukan karena lebih banyak berada di bagian bawah hutan.

3. Lebih sering mencari makan di tanah

Kentucky Warbler (commons.wikimedia.org/Andy Reago & Chrissy McClarren)

Kebiasaan berada di lantai hutan juga terlihat ketika Kentucky Warbler mencari makan. Dilansir laman St. Louis Audubon Society, burung ini menyukai hutan lembap dengan tumbuhan bawah yang lebat dan banyak serasah daun. Kondisi tersebut menjadi tempat hidup berbagai serangga serta artropoda kecil yang menjadi makanan Kentucky Warbler.

Burung ini biasanya berjalan atau melompat di atas tanah sambil memeriksa tumpukan daun dan ranting. Serangga yang bersembunyi di bawah serasah akan dicari satu per satu. Kentucky Warbler jarang terbang tinggi untuk mencari makanan sehingga lebih sering ditemukan di bagian bawah hutan. Pengamatan terhadap burung ini pun perlu dilakukan dengan cermat karena tubuhnya mudah tertutup tumbuhan rendah.

4. Namanya diambil dari Kentucky

Kentucky Warbler (commons.wikimedia.org/Rhododendrites)

Ada cerita tersendiri di balik nama Kentucky Warbler. Merujuk kembali pada laman All About Birds, naturalis asal Skotlandia, Alexander Wilson, mengumpulkan spesimen burung tersebut di wilayah Kentucky pada awal abad ke-19. Nama daerah itu kemudian digunakan sebagai nama umum untuk spesies ini.

Nama ilmiahnya adalah Geothlypis formosa. Kentucky Warbler termasuk keluarga Parulidae atau kelompok wood-warblers yang banyak ditemukan di Amerika Utara. Saat musim berkembang biak, burung ini hidup di kawasan hutan bagian timur dan tengah Amerika Serikat. Ketika musim dingin tiba, sebagian populasinya bergerak ke wilayah yang lebih selatan.

5. Habitatnya terus berkurang akibat alih fungsi lahan

Sarang Kentucky Warbler (commons.wikimedia.org/Steve Maslowski - U.S. Fish and Wildlife Service)

Habitat menjadi salah satu persoalan yang dihadapi Kentucky Warbler. Merujuk kembali pada laman Birds Houston, hilangnya hutan dataran rendah di wilayah tenggara Amerika Serikat menjadi salah satu ancaman bagi spesies ini. Sebagian kawasan hutan telah berubah menjadi lahan pertanian dan permukiman sehingga tempat yang bisa digunakan untuk berkembang biak semakin terbatas.

Hutan yang terpecah menjadi kawasan-kawasan kecil juga dapat memengaruhi kehidupan burung selama musim berbiak. Sejumlah lembaga konservasi melakukan pemantauan untuk mengetahui kondisi populasinya. Penelitian juga dilakukan untuk melihat pengaruh perubahan tutupan hutan terhadap keberhasilan Kentucky Warbler menghasilkan keturunan.

Kentucky Warbler punya sejumlah ciri yang cukup menarik, mulai dari suara yang hanya memiliki satu tipe lagu hingga kebiasaannya mencari makan di lantai hutan. Burung kecil ini juga masih bergantung pada hutan sebagai tempat hidup dan berkembang biak. Karena itu, kondisi habitat menjadi bagian penting dalam keberlangsungan Kentucky Warbler di alam.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article