Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Kota Takayama, Kota Jepang dengan Nuansa Edo yang Memikat
Takayama, Jepang (unsplash.com/Ying Zhu)

Takayama merupakan kota pegunungan di Prefektur Gifu yang punya daya tarik berbeda dari kota besar Jepang seperti Tokyo atau Osaka. Kota ini dikenal melalui kawasan kota tua yang masih mempertahankan deretan bangunan kayu, jalan sempit, rumah pedagang, serta suasana yang mengingatkan pada Jepang pada masa Edo. Pemerintah Kota Takayama juga menyebut kawasan kota tua dan bangunan bersejarah seperti Takayama Jinya sebagai bagian penting dari warisan sejarah kota.

Menariknya, pesona Takayama gak berhenti pada bangunan tua, karena tradisi, festival, makanan, hingga kehidupan masyarakatnya masih memiliki hubungan kuat dengan sejarah daerah tersebut. Kota ini juga dikelilingi pegunungan dan menjadi bagian dari kawasan Hida yang terkenal dengan alam serta kebudayaan khasnya. Kalau sedang mencari sisi Jepang yang terasa lebih tenang dan autentik, yuk kenali fakta-fakta menarik Takayama berikut ini.

1. Berawal dari kota pegunungan yang berkembang pada masa Edo

Takayama, Jepang (unsplash.com/Vladimir Haltakov)

Takayama punya sejarah panjang sebagai pusat penting di wilayah Hida, terutama sejak kawasan tersebut berada di bawah pemerintahan Keshogunan Tokugawa pada periode Edo. Kota ini berkembang sebagai pusat pemerintahan dan perdagangan, sementara para pengrajin kayu Hida dikenal memiliki keterampilan tinggi yang ikut membentuk karakter arsitektur setempat. Jejak perkembangan tersebut masih dapat dilihat melalui kawasan kota tua yang mempertahankan deretan bangunan tradisional.

Hubungan Takayama dengan jalur perdagangan juga membuat kota ini memiliki peran penting dalam pergerakan manusia dan barang dari wilayah pegunungan. Salah satu buktinya adalah keberadaan jalur lama menuju Edo yang pernah menjadi rute penting dari Hida menuju wilayah timur Jepang. Pemerintah Kota Takayama mencatat bahwa jalur tersebut pernah digunakan untuk perjalanan pejabat, masyarakat, hingga distribusi hasil bumi dan makanan.

2. Kota tua Sanmachi menjadi identitas Takayama

Takayama, Jepang (commons.wikimedia.org/663highland)

Kawasan Sanmachi merupakan salah satu bagian Takayama yang paling kuat menghadirkan nuansa Jepang masa lalu. Deretan rumah kayu berwarna gelap, toko tradisional, tempat makan, dan bangunan pedagang berjajar di sepanjang jalan sehingga suasananya terasa seperti membawa wisatawan kembali ke periode Edo. Kawasan tersebut juga termasuk bagian dari kelompok bangunan bersejarah yang dilindungi sebagai kawasan pelestarian bangunan tradisional penting.

Berjalan kaki di kawasan ini terasa menarik karena setiap bangunan memiliki detail arsitektur yang mencerminkan kehidupan masyarakat pada masa lampau. Gak sedikit bangunan yang kini digunakan sebagai toko, tempat makan, maupun ruang usaha sehingga warisan sejarah tersebut tetap memiliki fungsi dalam kehidupan modern. Perpaduan antara aktivitas sehari-hari dan bangunan berusia panjang inilah yang membuat Takayama terasa hidup, bukan sekadar kawasan bersejarah yang dibekukan oleh waktu.

3. Takayama Festival mempertahankan tradisi ratusan tahun

Takayama, Jepang (commons.wikimedia.org/Wicki)

Takayama Festival menjadi salah satu tradisi paling terkenal sekaligus identitas budaya kota ini. Festival tersebut terdiri dari Festival Musim Semi yang digelar pada 14–15 April dan Festival Musim Gugur pada 9–10 Oktober, dengan masing-masing berkaitan dengan perayaan di kuil yang berbeda. Takayama Festival juga tercatat sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO dan dikenal sebagai salah satu festival paling indah di Jepang.

Daya tarik utamanya terletak pada yatai atau kereta festival yang dihias secara rumit dengan berbagai ornamen dan karya kerajinan tradisional. Beberapa kereta juga menampilkan pertunjukan boneka mekanis yang memperlihatkan keterampilan para pengrajin lokal. Tradisi tersebut memperlihatkan bagaimana keahlian membuat kayu, ukiran, dan mekanisme tradisional tetap diwariskan dari generasi ke generasi.

4. Hida beef menjadi kuliner khas yang wajib dicoba

Takayama, Jepang (commons.wikimedia.org/fullfen666)

Takayama berada di wilayah Hida yang terkenal dengan Hida beef, salah satu jenis daging sapi premium Jepang. Daging ini dikenal memiliki marbling yang baik sehingga teksturnya lembut dengan rasa gurih yang kuat ketika diolah secara tepat. Berkunjung ke Takayama tanpa mencoba kuliner berbahan Hida beef terasa seperti melewatkan salah satu bagian penting dari pengalaman kuliner daerah ini.

Selain daging sapi, Takayama juga memiliki makanan khas lain yang menarik untuk dicoba, termasuk Hoba miso yang menggunakan daun magnolia sebagai media penyajian dan pemberi aroma. Makanan tersebut mencerminkan hubungan erat antara kuliner lokal dengan lingkungan pegunungan Hida. Menariknya, pengaruh jalur perdagangan lama juga terlihat dari tradisi mengonsumsi ikan dan makanan dari wilayah lain, termasuk ikan buri yang dahulu melewati jalur perdagangan menuju Hida.

5. Takayama punya fakta unik tentang hubungan dengan alam

Takayama, Jepang (unsplash.com/Sheila C)

Takayama bukan cuma kota bersejarah karena wilayahnya dikelilingi lanskap pegunungan yang menjadi bagian penting dari karakter daerah Hida. Di bagian timur laut kota terdapat jajaran Pegunungan Hida atau Pegunungan Alpen Jepang Utara yang memiliki banyak puncak dengan ketinggian sekitar 3.000 meter. Kondisi geografis tersebut membuat Takayama memiliki hubungan kuat dengan aktivitas alam, seperti pendakian, pemandian air panas, berkemah, dan olahraga salju.

Fakta menarik lainnya, jalur perdagangan lama yang menghubungkan Hida dengan wilayah lain gak hanya berfungsi sebagai rute perjalanan. Jalur tersebut juga menjadi bagian dari pergerakan hasil laut dari Jepang utara menuju daerah pegunungan, termasuk ikan buri yang kemudian dikenal sebagai Hida buri. Hubungan antara pegunungan, perdagangan, makanan, dan kebudayaan tersebut menunjukkan bahwa karakter Takayama terbentuk dari interaksi masyarakat dengan kondisi geografisnya selama berabad-abad.

Takayama menawarkan pengalaman yang menarik karena sejarah dan kehidupan modernnya berjalan berdampingan dalam satu ruang. Kota tua, festival tradisional, kuliner khas Hida, serta lanskap pegunungan membuat identitasnya terasa kuat dan berbeda dari destinasi Jepang lainnya. Kalau ingin merasakan sisi Jepang yang lebih tenang dengan jejak sejarah yang masih terasa dalam kehidupan sehari-hari, Takayama layak masuk daftar perjalanan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article