Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Menarik Helmet Vanga, Nyanyiannya Sering Terdengar Saat Fajar 

5 Fakta Menarik Helmet Vanga, Nyanyiannya Sering Terdengar Saat Fajar
Helmet vanga (commons.m.wikimedia.org/Francisco Veronesi)

Helmet vanga merupakan spesies burung yang menu makannya cukup beragam. Mereka berada dalam famili Vangidae dan memiliki nama ilmiah Euryceros prevostii. Panjang tubuhnya kisaran 28--31 sentimeter dan beratnya 84--114 gram. Salah satu ciri paling mencolok dari burung ini adalah paruh besarnya yang melengkung, bisa sepanjang 51 mm dan sedalam 30 mm.

Warna bulu pada bagian kepala, leher, tenggorokan, dada dan perutnya adalah perpaduan biru-hitam. Sementara bagian belakang dan sebagian sayapnya berwarna merah kecokelatan. Ekornya panjang dan lebar, di bagian bawahnya berwarna hitam dan atasnya merah kecokelatan. Paruhnya berwarna buru cerah yang ujungnya hitam. Setelah tahu cirinya, saat kenalan melalui fakta berikut ini.

1. Wilayah penyebarannya sangat terbatas

Helmet vanga (commons.m.wikimedia.org/Francisco Veronesi)
Helmet vanga (commons.m.wikimedia.org/Francisco Veronesi)

Penyebaran helmet vanga terbatas di dataran rendah dan hutan hujan pegunungan rendah di bagian timur laut Madagaskar. Mereka bisa kamu temui di Marojejy National Park, Makira Natural Park, Masoal National Park dan Mantadia National Park. Animalia menginformasikan bahwa mereka menyukai hutan yang selalu hijau (evergreen) dan hutan lembap dataran rendah. Biasanya ditemukan di ketinggian antara 400 dan 900 meter, tapi juga bisa serendah 200 meter dan setinggi 1.800 meter.

2. Mencari makan di ketinggian 3 dan 10 meter

Helmet vanga (inaturalist.org/Micha Baum)
Helmet vanga (inaturalist.org/Micha Baum)

Berdasarkan informasi dari Oiseaux Birds, helmet vanga memangsa serangga besar seperti kecoa, ngengat, kupu-kupu, jangkrik dan kumbang. Selain itu, mereka juga mengonsumsi invertebrata dan vertebrata termasuk siput, laba-laba, katak, tokek, bunglon serta kadal. Jika mangsa besar sulit untuk ditelan, mereka akan menghancurkannya terlebih dahulu.

Helmet vanga mencari makan diketinggian antara 3 hingga 10 meter di atas permukaan hutan. Mangsanya ditangkap di antara dedaunan, cabang pepohonan atau di tanah. Mereka berburu dengan cara gleaning (mencari-cari makan di tanah), snatching (menangkap mangsa dengan cepat), hawking (mengejar mangsa) atau melompat ke arah buruan dengan cepat sebelum menelannya.

3. Terkadang bergabung dengan spesies burung lain

Helmet vanga (commons.m.wikimedia.org/Eric Mathieu)
Helmet vanga (commons.m.wikimedia.org/Eric Mathieu)

Spesies burung ini lebih adalah arboreal (penghuni pohon) yang menghabiskan banyak waktunya untuk mencari makan. Mereka sering terlihat sendiri atau berada dalam kelompok kecil yang terdiri dari 5--10 burung, bahkan terkadang bergabung dengan burung lainnya. Helmet vanga tidak bermigrasi, cenderung menetap di wilayah jelajahnya sepanjang tahun.

4. Nyanyiannya sering terdengar saat fajar

Helmet vanga (commons.m.wikimedia.org/Eric Mathieu)
Helmet vanga (commons.m.wikimedia.org/Eric Mathieu)

Sumber yang sama menjelaskan bahwa helmet vanga menyuarakan siulan pendek yang terdengar seperti 'phu' sebagai panggilan kontak. Ada juga panggilan bernada tinggi seperti 'tseeah' dan 'eesh'. Saat mereka terancam, suara yang dikeluarkannya terdengar kasar 'treh-treh-treh'. Sementara panggilan kontak antar pasangan yang menjelajahi hutan terdengar seperti 'hink-hink-hink'.

Nyanyian helmet vanga sering disuarakan saat fajar, kicauannya panjang, sedikit menurun dan bergetar 'pip-pi-pi-pi-pipipipiperperperperper...'. Burung ini juga mengeluarkan suara bernada sedang, diikuti oleh suara kedua yang sedikit lebih tinggi.

5. Setia pada pasangannya

Helmet vanga (commons.m.wikimedia.org/Eric Mathieu)
Helmet vanga (commons.m.wikimedia.org/Eric Mathieu)

Sistem perkawinan helmet vanga adalah monogami, kawin dengan satu pasangan seumur hidupnya. Musim kawinnya terjadi dari bulan Oktober hingga Januari di Semenanjung Masoala. Jantan dan betina bekerja sama untuk membangun sarang yang berbentuk mangkok dan diameternya 15 sentimeter. Terbuat dari jalinan serat tanaman, lumut dan ranting yang ditempatkan di ketinggian 2--4 meter di atas tanah. Betina biasanya menghasilkan 2--3 telur berwarna putih kemerah mudaan.

Helmet vanga ternyata hidup dalam kelompok kecil atau terkadang bergabung dengan burung lainnya. Nyanyiannya sering terdengar saat fajar. Saat ini, mereka diklasifikasikan sebagai Endangared oleh IUCN dan tren populasinya mengalami penurunan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nur Aulia Safira
EditorNur Aulia Safira
Follow Us

Related Articles

See More

5 Fakta Unik Cheomseongdae, Observatorium Astronomi Tertua di Asia Timur!

12 Mei 2026, 21:29 WIBScience