Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Menarik Tawon Kertas Guinea, Hanya Bisa Hidup Selama 16 Hari

4 min read
5 Fakta Menarik Tawon Kertas Guinea, Hanya Bisa Hidup Selama 16 Hari
tawon kertas guinea (inaturalist.org/Benjamin Burgunder)
  • Tawon kertas guinea (Polistes exclamans) dari Amerika Utara hidup berkoloni; pekerja rata-rata berumur 14–16 hari, sementara ratu dapat hidup hingga enam kali lebih lama.
  • Koloninya memiliki hierarki ratu, pekerja, dan anakan. Pekerja menjaga sarang serta mencari makan, dan betina pekerja dapat menjadi ratu saat ratu sebelumnya mati atau pergi.
  • Bertubuh ramping dengan warna hitam, kuning, dan cokelat kemerahan, tawon ini diburu burung serta semut. Sengatannya tidak mematikan, tetapi dapat memicu iritasi, bengkak, dan sakit kepala.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tawon menjadi serangga yang pamornya cukup tinggi. Bukan terkenal karena cantik dan indah, namun tawon terkenal karena agresif, bisa menyengat, dan berbahaya bagi manusia. Untungnya, tawon mudah dikenali, khususnya dari kebiasaan, ciri fisik, hingga ukurannya. Tawon sendiri punya banyak spesies. Nah, salah satunya adalah Polistes exclamans atau tawon kertas guinea.

Seperti namanya, tawon kertas guinea memiliki sarang yang tipis, rapuh, dan teksturnya mirip kertas. Sarangnya kecil, umurnya tidak terlalu panjang, dan sering dibuat di pepohonan. Sebenarnya, tawon ini tidak berbahaya, tapi ia cukup ditakuti oleh banyak orang. Ukuran tawon ini juga kecil, bahkan hanya sekitar 1 centimeter. Tertarik dengan tawon kertas guinea? Nah, mari kita bahas di artikel berikut!

  1. 1. Punya masa hidup yang singkat

    tawon kertas guinea (commons.wikimedia.org/Melissa McMasters)
    tawon kertas guinea (commons.wikimedia.org/Melissa McMasters)

    Tak seperti manusia yang bisa hingga puluhan tahun, serangga ini justru hanya bisa hidup hingga beberapa hari sampai bulan. Pertama, artikel di jurnal Insectes Sociaux menjelaskan kalau usia rata-rata tawon pekerja ada di angka 14 - 16 hari. Uniknya, para ahli pernah menemukan tawon pekerja yang mampu hidup hingga 102 hari. Kemudian, ratu tawon bisa hidup lebih lama, bahkan hingga enam kali dari usia tawon pekerja. Anehnya, kematian tawon pekerja mampu merusak koloni. Jadi, jika terlalu banyak tawon pekerja yang mati maka tatanan koloni bisa rusak dan akhirnya koloni tersebut akan hancur.

  2. 2. Hewan sosial yang punya hierarki kompleks

    tawon kertas guinea (commons.wikimedia.org/Stavale8099)
    tawon kertas guinea (commons.wikimedia.org/Stavale8099)

    Seperti spesies tawon lain, tawon kertas guinea merupakan hewan sosial yang hidup secara bekelompok. Kelompoknya merupakan kelompok yang cukup besar dan disebut koloni. Usia koloninya cukup unik karena berada di tengah-tengah spesies tawon lain. Spesifiknya, usia koloni tawon ini lebih panjang dari tawon di wilayah utara bumi namun lebih pendek dari usia koloni tawon di wilayah tropis yang hangat.

    Koloninya memiliki hierarki yang terdiri atas ratu tawon, tawon pekerja, dan anakan tawon. Pertama, ratu tawon bertugas untuk bertelur. Kemudian, ada tawon pekerja yang menjaga koloni dan mencari makanan. Terakhir, anakan tawon adalah tawon kecil yang masih dalam tahap perkembangan. Saat ratu mati atau pergi, tawon pekerja betina manapun bisa menggantikan posisinya dan menjadi ratu baru.

  3. 3. Punya tubuh ramping berwarna kuning dan cokelat

    tawon kertas guinea (commons.wikimedia.org/Larry D. Moore)
    tawon kertas guinea (commons.wikimedia.org/Larry D. Moore)

    Dilansir iNaturalist, serangga yang berasal dari Amerika Utara ini punya ciri khas, yaitu bentuk tubuh dan warnanya. Pertama, ia memiliki tubuh yang ramping, memanjang, dan sayap yang lurus. Soal warna, tubuh hewan ini didominasi oleh tiga warna, yaitu hitam, kuning, dan cokelat kemerahan. Ketiga warna tersebut nampak di berbagai bagian tubuh, mulai dari kepala, kaki, sayap, sampai abdomen.

    Jika membahas ukuran, biasanya tawon betina memiliki sayap depan yang lebih panjang, yaitu sekitar 1.3 - 1.5 centimeter. Di sisi lain, panjang sayap tawon jantan berkisar antara 1.2 - 1.5 centimeter. Walau tidak terlalu signifikan, namun hal tersebut menunjukan kalau tawon kertas guinea memiliki dimorfisme seksual, yaitu perbedaan ciri fisik antara individu jantan dan betina.

  4. 4. Burung dan semut jadi predator utamanya

    tawon kertas guinea (commons.wikimedia.org/Davefoc)
    tawon kertas guinea (commons.wikimedia.org/Davefoc)

    Walau terlihat berbahaya, namun tawon kertas guinea juga tak luput dari ancaman predator. Secara spesifik, hewan ini memiliki dua predator utama, yaitu burung dan semut. Pertama, burung akan menyerang dengan cara menjatuhkan dan menghantamkan sarang tawon ini ke tanah. Setelah itu, burung akan memakan larva tawon ini dan memaksa tawon yang selamat untuk pergi mencari koloni lain.

    Kemudian, artikel di jurnal Ecology menjelaskan kalau semut memiliki strategi penyerangan yang berbeda. Semut akan menyerang secara berkelompok dan memporakporandakan koloni tawon dari dalam. Setelah itu, semut akan mengambil serta membawa larva dan tawon yang masih muda ke sarang mereka. Lebih lanjut, spesies semut yang sering menyerang tawon ini adalah Crematogaster laeviuscula.

  5. 5. Sengatannya tidak mengancam nyawa manusia

    tawon kertas guinea (commons.wikimedia.org/Judy Gallagher)
    tawon kertas guinea (commons.wikimedia.org/Judy Gallagher)

    Laman Picture Insect menjelaskan kalau sengatan tawon kertas guinea tidak mematikan bagi manusia. Walau begitu, sengatan hewan ini masih cukup berbahaya dan mampu menyebabkan beberapa komplikasi, seperti iritasi, pembengkakan, dan sakit kepala. Nah, efek-efek tersebut dapat terjadi karena sengatan hewan ini mengandung kandungan neurotoksin yang cukup kuat.

    Tapi tenang, dalam beberapa menit atau jam semua efek tersebut biasanya akan hilang. Misal pun rasa sakitnya tak kunjung hilang, kamu bisa pergi ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis. Kasus fatal jarang terjadi dan kemungkinan hanya terjadi jika kamu memiliki penyakit tertentu atau jika kamu disengat oleh banyak tawon. Untungnya, hewan ini tidak akan menyengat jika tidak terpojok.

    Tawon kertas guinea memang bukan tawon terbesar atau tawon paling berbahaya di dunia. Justru, ia merupakan tawon kecil yang tidak mematikan dan sering dimangsa oleh hewan lain. Walau begitu, tawon kertas guinea tetap bisa hidup dengan tenang di alam liar. Populasinya juga melimpah dan ia mudah ditemukan. Nah, hal tersebut menunjukan kalau hewan kecil sekalipun tetap bisa hidup bebas di alam.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More