Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Menarik Volcano Junco, Sarangnya Dibuat dari Rumput

3 min read
5 Fakta Menarik Volcano Junco, Sarangnya Dibuat dari Rumput
volcano junco (inaturalist.org/Nick Moore)
  • Volcano junco adalah burung kecil sepanjang 16 cm berbobot 28 gram; jantan dan betina memiliki bulu serupa, dengan tubuh gelap, mata jingga, serta corak hitam di wajah.
  • Spesies ini hanya hidup di Kosta Rika dan Panama, terutama hutan serta padang rumput dataran tinggi 2.100–3.600 mdpl. Makanannya mencakup biji, beri, serangga, dan laba-laba.
  • Volcano junco vokal dengan beragam panggilan dan berkembang biak Maret–Juli. Sarangnya dibuat di tanah tersembunyi memakai rumput, dedaunan, rambut, bulu hewan, serta lumut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Burung kecil kerap kali tidak menjadi perhatian banyak orang karena dianggap tidak mencolok. Padahal, hal tersebut tak sepenuhnya benar karena burung kecil sekalipun adalah bagian dari ekosistem. Volcano junco (Junco vulcani) jadi salah satunya, yaitu burung mungil yang hidup di wilayah Amerika.

Sekilas ia memiliki perawakan yang serupa dengan burung lain, yaitu badan membulat dan tubuh hitam. Volcano junco kerap berkeliaran di semak-semak, pepohonan, dan area yang kaya akan makanan. Selain itu, unggas tersebut juga menyimpan berbagai fakta menarik, lho. Mau tahu apa saja faktanya? Simak artikel berikut, yuk.

  1. 1. Burung jantan dan betina punya warna bulu yang sama

    volcano junco
    volcano junco (inaturalist.org/Dario Taraborelli)

    Volcano junco adalah burung berukuran kecil dengan panjang 16 centimeter dan bobot yang hanya 28 gram. Biasanya burung lain memiliki dimorfisme seksual di mana jantan dan betina memiliki perbedaan ciri fisik seperti perbedaan warna bulu. Menariknya, volcano junco tidak memiliki dimorfisme seksual dari ciri fisik karena warna bulu burung jantan dan betina benar-benar sama. Warna tubuhnya cenderung gelap dengan sayap dan ekor berwarna cokelat. Kemudian, bagian leher dan perutnya pucat karena dilapisi warna abu-abu yang cukup kontras. Matanya berwarna jingga dan di sekitarnya terdapat corak hitam pekat yang terlihat seperti topeng di wajah.

  2. 2. Hanya menghuni daerah Kosta Rika dan Panama

    volcano junco
    volcano junco (inaturalist.org/Jasen Liu)

    Berdasarkan data dari BirdLife DataZone, penyebaran volcano junco terbilang sempit karena burung tersebut hanya menghuni dua negara, yaitu Kosta Rika dan Panama. Penyebarannya di Kosta Rika mencakup Pegunungan Cordillera Central hingga Cordillera de Talamanca. Sementara itu, distribusinya di Panama mencakup Gunung Volcán Barú dan Provinsi Chiriquí. Habitat utamanya adalah hutan, pegunungan, hutan pegunungan, area terbuka, dan padang rumput. Unggas ini hanya bisa hidup di dataran tinggi, tepatnya area yang ketinggiannya sekitar 2,100-3,600 mdpl.

  3. 3. Volcano junco punya kebiasaan makan yang beragam

    volcano junco
    volcano junco (commons.wikimedia.org/Telegro)

    Laman iNaturalist menjelaskan bahwa belum ada studi mendetail terkait makanan volcano junco. Namun, berdasarkan data yang ada para ahli berkesimpulan bahwa burung tersebut sangat suka memakan biji-bijian, buah beri, serangga, dan laba-laba. Volcano junco umumnya akan mencari makanan di atas tanah. Ia akan berjalan, melompat-lompat, atau berlari ketika mencari makanan. Kebiasaan makannya juga bervariasi, tekadang ia akan mencari makan secara menyendiri. Di beberapa kesempatan volcano junco juga akan membentuk kelompok kecil atau mencari makan secara berpasangan dengan individu lain.

  4. 4. Suaranya memiliki nada, irama, dan ritme yang bervariasi

    volcano junco
    volcano junco (commons.wikimedia.org/Simon Pierre Barrette)

    Volcano junco merupakan burung yang vokal dan mampu memproduksi berbagai macam suara. Dilansir Avibase, salah satu suara yang dihasilkan burung ini memiliki nada yang tinggi tapi suaranya lemah. Jika dideskripsikan suaranya berbunyi, "k'cheew", "chu k'wee", "chip-chip ts'chew tsi'weet", "tsee", atau "tsee-tsee." Ada juga suara yang lebih keras dan jelas berbunyi "whew", "jeew", "tchup", atau "tchip" yang akan dikeluarkan ketika burung tersebut merasa bersemangat. Selain itu, volcano junco juga bisa mengeluarkan suara ritmik bernada cepat yang berbunyi, "cher-we cher-we cher-we."

  5. 5. Volcano junco membuat sarang dari rumput dan bulu

    volcano junco
    volcano junco (commons.wikimedia.org/Francesco Veronesi)

    Volcano junco akan mulai bereproduksi pada bulan Maret hingga Juli. Dilansir OISEAUX, sarang burung ini dibuat di atas tanah, bukan di pepohonan. Sarangnya akan dibuat di tempat yang tersembunyi atau gelap seperti di bawah kayu yang mati, bebatuan, semak-semak, atau di lubang. Volcano junco membuat sarang dari rumput yang disusun sedemikian rupa. Material lain seperti dedaunan, rambut hewan, dan bulu hewan juga menjadi bahan konstruksi sarangnya. Tak hanya itu, bagian ujung atau "pintu" juga dihiasi dengan lumut sehingga terlihat cukup mencolok.

    Meski badannya mungil tapi kehidupan volcano junco tak jauh berbeda dari burung lain yang ukurannya lebih besar. Ia bisa hidup mandiri, membangun sarang, mencari makanan, dan berkembang biak sebagaimana mestinya. Ukuran kecil juga bukan penghalang atau menjadi aspek yang menyulitkan kehidupannya. Sebaliknya, ukuran kecil jadi anugerah tersendiri yang memudahkan kehidupan volcano junco.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More