Nan Madol (commons.wikimedia.org/NOAA Photo Library)
Berdasarkan artikel penelitian dalam Quaternary Research yang diterbitkan Cambridge University Press, Nan Madol adalah pusat administratif dan makam kuno di Pohnpei. Studi tersebut menyebut kompleks ini dibangun di atas laguna seluas 83 hektare. Bangunannya memakai pulau buatan serta arsitektur dari basalt kolumnar dan karang.
Penelitian itu menggunakan penelusuran asal batu basalt dan penanggalan uranium thorium pada karang dari makam kepala suku pertama. Hasilnya menunjukkan awal pembangunan monumental Nan Madol berada pada sekitar 1180 hingga 1200 Masehi. Temuan tersebut membantu menjelaskan mengapa Nan Madol sering dibahas sebagai salah satu situs batu besar paling penting di kawasan Pasifik.
Nan Madol memperlihatkan bagaimana masyarakat kepulauan Pasifik mampu membangun pusat politik, keagamaan, dan sosial yang rumit di tengah lingkungan laguna. Pulau buatan, kanal, batu basalt besar, dan jejak Dinasti Saudeleur membuat situs ini berbeda dari banyak kota kuno lain. Dari reruntuhan yang tersisa, Nan Madol menjadi bukti bahwa peradaban maritim di Mikronesia memiliki kemampuan teknik dan organisasi sosial yang sangat maju.