Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
pyramid of tirana di Albania (commons.wikimedia.org/Diego Delso)
  • Pyramid of Tirana dibangun pada 1986 dan diresmikan 1988 sebagai museum Enver Hoxha, pemimpin komunis Albania, sebelum maknanya berubah setelah rezim berakhir.
  • Bangunan yang dari udara menyerupai sayap elang ini pernah menjadi pusat konferensi, klub malam, hingga sebagian kompleksnya digunakan sebagai pangkalan NATO saat Perang Kosovo 1999.
  • Revitalisasi oleh MVRDV rampung pada 2023, menambahkan tangga dan ruang aktivitas; kini bangunan menjadi rumah TUMO Tirana untuk pendidikan teknologi, desain, dan kreativitas remaja.
  • Pyramid of Tirana dibangun pada 1986 dan diresmikan 1988 sebagai museum Enver Hoxha, pemimpin komunis Albania, sebelum maknanya berubah setelah rezim berakhir.
  • Bangunan berdesain menyerupai sayap elang ini sempat menjadi pusat konferensi, klub malam, hingga pangkalan NATO pada Perang Kosovo 1999.
  • Revitalisasi rampung pada 2023 menambahkan tangga dan ruang aktivitas; kini bangunan menjadi rumah TUMO Tirana untuk pendidikan teknologi, desain, dan kreativitas remaja.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pyramid of Tirana merupakan salah satu bangunan paling ikonik sekaligus kontroversial di Tirana, ibu kota Albania. Bangunan berbentuk piramida ini memiliki sejarah yang erat kaitannya dengan pemerintahan komunis dan sosok Enver Hoxha, mantan pemimpin Albania yang berkuasa selama puluhan tahun. Namun, setelah melewati berbagai perubahan fungsi dan proses renovasi besar-besaran, bangunan tersebut kini berkembang menjadi ruang publik yang dipenuhi kegiatan pendidikan, teknologi, dan kreativitas.

Pyramid of Tirana awalnya dibangun sebagai museum untuk mengenang warisan Enver Hoxha dan diresmikan pada 1988, beberapa tahun setelah kematiannya. Setelah berakhirnya pemerintahan komunis, bangunan ini sempat mengalami masa ketidakpastian karena muncul berbagai usulan mengenai masa depannya, termasuk rencana pembongkaran. Berikut lima fakta menarik Pyramid of Tirana, dari simbol diktator menjadi ruang kreatif.

1. Awalnya dibangun sebagai museum untuk mengenang enver hoxha

pyramid of tirana di Albania (commons.wikimedia.org/Andrew Milligan sumo)

Pyramid of Tirana dibangun pada 1986 dan diresmikan pada 14 Oktober 1988 sebagai museum yang didedikasikan untuk Enver Hoxha. Hoxha merupakan pemimpin komunis Albania yang memerintah negara tersebut sejak akhir Perang Dunia II hingga kematiannya pada 1985. Pembangunan museum ini menjadi bagian dari upaya untuk mengabadikan sosok dan warisan politiknya melalui sebuah bangunan monumental di pusat ibu kota.

Pada masa awal keberadaannya, bangunan ini menjadi salah satu proyek arsitektur paling mencolok di Tirana karena ukuran dan bentuknya yang tidak biasa. Dilansir Bashkia Tiranë, museum tersebut dirancang sebagai tempat untuk mengenang kehidupan serta perjalanan politik Hoxha, sehingga keberadaannya memiliki hubungan kuat dengan sejarah pemerintahan komunis Albania. Setelah rezim komunis berakhir, makna bangunan ini pun berubah karena masyarakat mulai melihatnya sebagai peninggalan dari periode politik yang kontroversial.

2. Bentuknya terinspirasi dari sayap burung elang

pyramid of tirana di Albania (commons.wikimedia.org/Andrew Milligan sumo)

Meskipun dikenal sebagai Pyramid of Tirana karena bentuknya yang menyerupai piramida, desain bangunan ini ternyata memiliki konsep yang berbeda. Dilansir Visit Tirana, jika dilihat dari udara, struktur bangunannya dirancang menyerupai sayap burung elang yang sedang terbentang, sementara dari permukaan tanah bentuknya terlihat seperti piramida dengan sisa-sisa miring. Elang sendiri merupakan simbol nasional Albania yang memiliki makna penting dalam identitas negara tersebut.

Rancangan bangunan ini dibuat oleh sekelompok arsitek Albania yang dipimpin oleh Pranvera Hoxha, putri Enver Hoxha, bersama suaminya Klement Kolaneci. Mereka bekerja sama bersama arsitek lainnya, yaitu Pirro Vaso dan Vladimir Bregu, untuk menghasilkan struktur monumental yang berbeda dari bangunan publik pada umumnya. Perpaduan antara bentuk geometris dan konsep sayap elang membuat Pyramid of Tirana memiliki karakter arsitektur yang mudah dikenali hingga sekarang.

3. Pernah berubah menjadi klub malam hingga pangkalan nato

pyramid of tirana di Albania (commons.wikimedia.org/Andrew Milligan sumo)

Setelah pemerintahan komunis Albania berakhir pada 1991, Pyramid of Tirana tidak lagi digunakan sebagai museum untuk mengenang Enver Hoxha. Bangunan tersebut kemudian mengalami berbagai perubahan fungsi, mulai dari pusat konferensi dan pameran hingga tempat kegiatan kebudayaan dan penyiaran. Perubahan tersebut mencerminkan usaha masyarakat dan pemerintahan untuk mencari kegunaan baru bagi sebuah bangunan yang memiliki sejarah politik cukup rumit.

Penggunaan Pyramid of Tirana bahkan semakin beragam pada periode berikutnya. Dilansir TUMO.org, bangunan ini pernah dimanfaatkan sebagai klub malam dan tempat berbagai kegiatan hiburan, sementara pada masa Perang Kosovo 1999, sebagian kompleksnya juga digunakan sebagai pangkalan NATO. Berbagai fungsi tersebut membuat bangunan ini memiliki perjalanan yang tidak biasa, dari simbol pemerintahan komunis menjadi ruang yang digunakan untuk kepentingan masyarakat dan aktivitas internasional.

4. Direnovasi dengan tangga di sepanjang sisi bangunannya

pyramid of tirana di Albania (commons.wikimedia.org/Joergsam)

Setelah bertahun-tahun mengalami perubahan fungsi dan kondisi bangunan yang semakin terbengkalai, Pyramid of Tirana akhirnya mendapatkan kesempatan untuk diperbarui. Pada 2018, firma arsitektur Belanda MVRDV memperkenalkan rancangan revitalisasi yang bertujuan mempertahankan struktur beton asli sekaligus menjadikannya lebih terbuka bagi masyarakat. Proyek tersebut kemudian dilaksanakan melalui kerja sama dengan Albanian-American Development Foundation dan Pemerintah Kota Tirana.

Salah satu perubahan paling mencolok adalah penambahan tangga pada sisi-sisi miring bangunan sehingga pengunjung dapat berjalan hingga ke bagian atasnya. MVRDV juga menambahkan sejumlah ruang berbentuk kotak berwarna-warni di dalam dan sekitar struktur utama yang digunakan untuk berbagai kegiatan, seperti lokakarya, studio, kafe, ruang kerja, dan acara kebudayaan. Renovasi yang rampung pada 2023 ini membuat Pyramid of Tirana tidak lagi sekadar menjadi bangunan monumental, tetapi juga ruang publik yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat.

5. Kini menjadi pusat pendidikan teknologi bagi anak muda

pyramid of tirana di Albania (commons.wikimedia.org/Colin W)

Salah satu tujuan utama revitalisasi Pyramid of Tirana adalah menyediakan ruang pendidikan dan kreativitas bagi generasi muda Albania. Bangunan ini menjadi rumah bagi TUMO Tirana, bagian dari jaringan pusat pendidikan kreatif yang memberikan kesempatan kepada remaja untuk mempelajari berbagai bidang teknologi dan desain. Program pendidikannya mencakup keterampilan seperti pemrograman komputer, robotika, animasi, produksi film, musik, dan desain grafis.

TUMO Tirana sendiri sebenarnya sudah mulai beroperasi pada Oktober 2020 dengan menempati lokasi sementara di Arena Business Center sebelum akhirnya menempati Pyramid of Tirana setelah proses renovasi selesai. Kehadiran pusat pendidikan tersebut membuat bangunan yang dahulu berkaitan dengan sosok pemimpin komunitas kini memiliki peran baru dalam mendukung perkembangan keterampilan generasi muda. Perubahan ini juga memperlihatkan bagaimana peninggalan sejarah dapat dimanfaatkan kembali untuk menciptakan kesempatan belajar dan mengembangkan kreativitas masyarakat.

Pyramid of Tirana memperlihatkan bagaimana sebuah bangunan dapat mengalami perubahan makna seiring perjalanan sejarah dan perkembangan masyarakat. Dari museum yang berkaitan dengan warisan Enver Hoxha hingga menjadi pusat pendidikan teknologi dan ruang kreatif, bangunan ini telah melewati berbagai fase yang berbeda. Kini, Pyramid of Tirana menjadi salah satu contoh menarik tentang bagaimana peninggalan masa lalu dapat dipertahankan sekaligus diberi kehidupan baru untuk generasi berikutnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article