Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Hewan yang Tetap Aktif Meski Sudah Berusia Sangat Tua

3 min read
4 Hewan yang Tetap Aktif Meski Sudah Berusia Sangat Tua
ilustrasi gajah (pexels.com/Adriaan Greyling)
  • Kura-kura raksasa tetap berjalan, mencari makan, dan berinteraksi pada usia lebih dari satu abad, didukung metabolisme lambat, tubuh besar, serta minim predator alami.
  • Paus kepala busur dapat hidup lebih dari 150 tahun dan tetap bermigrasi jauh di laut dingin; mekanisme perbaikan sel efisien membantu menjaga fungsi tubuhnya.
  • Gajah Afrika dan albatros tetap aktif di usia lanjut: gajah memimpin kawanan berbekal pengalaman, sementara albatros dapat terbang jauh, berkembang biak, dan membesarkan anak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Penuaan merupakan proses alami yang dialami oleh hampir semua makhluk hidup termasuk hewan. Seiring dengan bertambahnya usia, ada banyak hewan yang rentan mengalami penurunan kemampuan fisik, kecepatan dalam bergerak, hingga efektivitas dalam mencari makan dan juga bertahan hidup di sana.

Ada beberapa spesies yang ternyata memiliki kemampuan luar biasa untuk tetap bergerak aktif meski sudah mencapai usia yang sangat tua. Dikarenakan berbagai kombinasi faktor genetik, fisiologi tubuh, hingga adaptasi evolusioner, maka hewan-hewan ini mampu mempertahankan aktivitas sehari-hari yang mengesankan, bahkan bisa bertahan pada tahap akhir kehidupannya.

  1. 1. Kura-kura raksasa

    ilustrasi kura-kura (pexels.com/edwinlopez)
    ilustrasi kura-kura (pexels.com/edwinlopez)

    Kura-kura raksasa dikenal sebagai salah satu hewan dengan usia hidup terpanjang di dunia bahkan ada yang usianya mencapai lebih dari satu abad. Meski memang usianya sudah sangat tua, namun ada banyak kura-kura raksasa yang tetap bisa berjalan, mencari makan, hingga bahkan berinteraksi secara aktif dengan lingkungan sekitarnya.

    Salah satu alasan utama di balik ketahanan fisiknya adalah metabolisme yang relatif lambat, sehingga membuat tubuhnya mengalami keausan biologis yang lebih rendah jika dibandingkan kebanyakan hewan lain. Selain itu, ukuran tubuh yang cukup besar dan minimnya predator alami seolah membantu mereka untuk bisa menjalani kehidupan yang lebih stabil hingga usia lanjut.

  2. 2. Paus kepala busur

    ilustrasi paus (pexels.com/Francesco Ungaro)
    ilustrasi paus (pexels.com/Francesco Ungaro)

    Paus kepala busur merupakan mamalia laut yang dikenal bisa hidup lebih dari 150 tahun dan termasuk salah satu vertebrata dengan usia terpanjang yang pernah tercatat. Meski memang sudah mencapai usia yang sangat lanjut, namun hewan ini dikenal tetap aktif berenang melintasi lautan dingin dan mampu bermigrasi jarak jauh.

    Para ilmuwan berpendapat bahwa spesies ini ternyata memiliki mekanisme perbaikan sel yang sangat efisien, sehingga bisa mengurangi risiko kerusakan biologis yang pada umumnya terjadi seiring dengan bertambahnya usia. Adaptasi ini bisa membantu mereka untuk menjaga fungsi tubuh agar tetap optimal selama beberapa generasi selanjutnya.

  3. 3. Gajah Afrika

    ilustrasi gajah (pexels.com/Ghida Basma)
    ilustrasi gajah (pexels.com/Ghida Basma)

    Gajah Afrika bisa hidup hingga usia 60 sampai 70 tahun, sehingga angka ini tergolong cukup tinggi untuk mamalia darat dengan ukuran tubuh yang relatif besar. Satu hal menarik adalah banyak gajah yang tetap aktif mencari makan, berpindah lokasi, hingga bahkan memimpin kelompok sosial walau sudah memasuki usia lanjut.

    Pada kawanan gajah, individu yang lebih tua kerap kali memiliki peran yang sangat penting karena pengalaman mereka dapat membantu kelompok untuk menemukan sumber air dan juga jalur migrasi yang lebih aman. Pengetahuan yang diperoleh selama puluhan tahun juga seolah menjadi aset berharga bagi kelangsungan hidup dari seluruh kawanan tersebut.

  4. 4. Burung Albatros

    ilustrasi albatros
    ilustrasi albatros (unsplash.com/Nareeta Martin)

    Albatros merupakan burung laut yang terkenal karena memiliki kemampuan terbang dalam jarak yang sangat jauh di atas samudra. Ada beberapa burung albatros yang diketahui mampu hidup lebih dari 60 tahun dan tetap dikenal aktif melakukan perjalanan panjang untuk mencari makan atau bahkan berkembang biak.

    Salah satu contoh terkenal adalah seekor albatros bernama wisdom yang terus bertelur dan juga membesarkan anak, walau usianya sudah mencapai puluhan tahun. Kasus ini seolah menunjukkan bahwa kemampuan reproduksi dan aktivitas fisik pada spesies dari burung albatros ini bisa bertahan jauh lebih lama jika dibandingkan kebanyakan burung lainnya.

    Beberapa hewan di atas seolah menunjukkan bahwa usia lanjut tidak selalu menjadi penghalang untuk tetap bergerak aktif. Berbagai adaptasi biologis yang mereka miliki memungkinkan fungsi tubuh untuk berjalan dengan baik selama puluhan hingga bahkan ratusan tahun. Hewan-hewan ini memberikan gambaran tentang bagaimana evolusi bisa menghasilkan strategi luar biasa untuk menghadapi adanya penuaan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More
4 Hewan yang Tetap Aktif Meski Sudah Berusia Sangat Tua