Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Unik Cecak Rumah Oriental, Bersembunyi di Area Sempit

5 Fakta Unik Cecak Rumah Oriental, Bersembunyi di Area Sempit
cecak rumah oriental (commons.wikimedia.org/Sterling Sheehy)
Intinya Sih
  • Cecak rumah oriental adalah spesies berukuran sedang dengan panjang hingga 14 cm, memiliki warna tubuh bervariasi untuk kamuflase di lingkungan seperti pepohonan dan bebatuan.
  • Hewan ini tersebar luas di Asia Timur, termasuk China, Jepang, Taiwan, Vietnam, dan Myanmar, serta mampu hidup dari pesisir hingga dataran tinggi berkat adaptasinya yang kuat.
  • Cecak rumah oriental aktif di malam hari, dapat mengubah warna tubuh sesuai lingkungan, sering masuk rumah manusia, dan memangsa serangga kecil sebagai sumber makanannya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Coba tengok ke dinding atau langit-langit, pasti kamu akan menemukan cecak yang sedang menempel atau mencari makan. Cecak seakan-akan menginvasi rumah, tapi untungnya reptil tersebut tidak berbahaya. Tak hanya itu, spesies cecak juga ada banyak dan salah satunya adalah cecak rumah oriental (Hemidactylus bowringii).

Ia merupakan spesies cecak berukuran sedang dengan panjang kurang dari 10 centimeter. Penyebarannya mencakup wilayah Asia Timur, serupa dengan namanya, yaitu "oriental." Gerakannya juga lincah dan ia bisa mengubah warna tubuh. Nah, berikut berbagai fakta unik cecak rumah oriental yang wajib kamu tahu.

1. Panjang tubuhnya sekitar 4 centimeter

cecak rumah oriental (inaturalist.org/matthewkwan)
cecak rumah oriental (inaturalist.org/matthewkwan)

Dilansir iNaturalist, cecak rumah oriental merupakan cecak berukuran sedang dengan panjang maksimal 14 centimeter. Seperti spesies lain, ia punya badan ramping, memanjang, kaki pendek, dan kepala yang tidak terlalu besar. Warna tubuhnya cukup beragam, mulai dari cokelat, abu-abu, hingga krem. Corak tutul, garis berwarna hitam, dan cokelat tua juga menyelimuti seluruh tubuhnya. Nah, perpaduan warna dan corak tersebut digunakan cecak rumah oriental untuk berkamuflase di semak-semak, pepohonan, hingga bebatuan.

2. Asia timur jadi wilayah penyebaran alaminya

cecak rumah oriental (inaturalist.org/ 锎钔锕)
cecak rumah oriental (inaturalist.org/ 锎钔锕)

Dilansir The Reptile Database, penyebaran cecak rumah oriental mencakup wilayah Asia Timur. Secara spesifik, ia sangat mudah dijumpai di China, Jepang, Taiwan, Vietnam, dan Myanmar. Sejatinya, cecak rumah oriental merupakan hewan arboreal yang hidup di pepohonan, kebun, taman, dan hutan. Saat ini, populasinya juga masih melimpah. Cecak rumah oriental bisa hidup di area pesisir hingga dataran tinggi dengan elevasi sekitar 1,250 mdpl. Hal tersebut menunjukkan kemampuan adaptasinya yang luar biasa.

3. Sangat lincah dan sering masuk rumah

cecak rumah oriental (commons.wikimedia.org/Sterling Sheehy)
cecak rumah oriental (commons.wikimedia.org/Sterling Sheehy)

Dilansir Animalia, cecak rumah oriental sering masuk ke bangunan buatan manusia dan hidup di area pemukiman. Kadal ini kerap menempel di dinding, bersembunyi di sela-sela rumah, hinggap di belakang pintu, mencari makanan di langit-langit, atau bersembunyi di tempat gelap. Uniknya, cecak rumah oriental sudah beradaptasi untuk hidup berdampingan dengan manusia. Jadi, walau berdekatan dengan manusia ia tak akan takut. Cecak rumah oriental hanya akan kabur jika didekati, diprovokasi, atau merasa terancam.

4. Warnanya berubah tergantung kondisi lingkungan

cecak rumah oriental (inaturalist.org/Paul Dickson)
cecak rumah oriental (inaturalist.org/Paul Dickson)

Laman HKU Science menjelaskan bahwa cecak rumah oriental merupakan hewan nokturnal yang aktif pada malam hari. Uniknya, ia memiliki kemampuan untuk mengubah warna tubuh. Perubahan warna tersebut dipengaruhi oleh kondisi lingkungan. Pertama, ia akan mengubah warna tubuh menjadi gelap saat menempel di kayu yang berwarna gelap. Sebaliknya, warna tubuhnya akan berubah menjadi cerah jika menempel di dinding yang berwarna cerah. Menariknya, perubahan warna tersebut terjadi dengan sangat cepat.

5. Serangga kecil adalah makanan utamanya

cecak rumah oriental (inaturalist.org/培基小學_a)
cecak rumah oriental (inaturalist.org/培基小學_a)

Layaknya spesies lain, cecak rumah oriental merupakan pemakan daging. Dilansir Picture Nature, makanan utamanya adalah semut, kecoak, laba-laba, hingga krustasea. Karena kebiasaan makannya ia berperan sebagai pembasmi hama, khususnya di dalam rumah. Saat berburu, cecak rumah oriental akan mengandalkan tiga hal, yaitu lidahnya yang lengket, kemampaun kamuflasenya yang baik, dan kecepatannya yang tinggi. Ia sangat ganas, bahkan bisa menangkap serangga yang hendak lepas landas.

Itulah berbagai fakta unik cecak rumah oriental yang membuatmu lebih mengenal hewan kecil tersebut. Dari semua fakta uniknya juga dapat terlihat kalau cecak rumah oriental memiliki banyak kemampuan yang luar biasa. Semua kemampuan terebut digunakan cecak rumah oriental untuk bertahan hidup, mencari makanan, dan menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna

Related Articles

See More