Bisa dibilang kalau serangga merupakan hewan kecil yang menguasai bumi. Jenis serangga juga ada banyak dan salah satunya adalah tawon kertas eropa (Polistes dominula). Seperti namanya, serangga berwarna kuning-hitam tersebut hidup di Eropa dan bisa membuat sarang berukuran kecil yang tipis seperti kertas.
5 Fakta Unik Tawon Kertas Eropa, Sengatannya Sebabkan Alergi

- Tawon kertas eropa punya corak hitam unik di abdomennya yang menentukan kasta sosial dan peluang kawin, menjadikannya spesies dengan struktur sosial kompleks.
- Serangga ini tersebar luas dari Eropa hingga Asia Timur dan Australia, serta cenderung memilih wilayah bersuhu dingin sejak 1980-an.
- Sengatannya bisa memicu alergi pada manusia, meski tawon ini tidak agresif dan hanya menyerang saat merasa terancam atau sarangnya diganggu.
Ia punya sengatan yang menyakitkan, untungnya tawon kertas eropa tak berbahaya bagi manusia. Kehidupan tawon kertas eropa juga sangat kompleks karena mencakup pembuatan sarang, mencari makanan, hingga berkelana untuk menemukan rumah baru yang lebih ideal untuk hidup. Yuk, kita ulik berbagai fakta unik tawon kertas eropa di bawah ini.
1. Tiap individu punya perbedaan fisik yang khas

Secara umum, tawon kertas eropa tidak menampakkan banyak perbedaan yang membuat manusia bisa membedakan tiap individu dengan mata telanjang. Meski begitu, tiap individu tetap memiliki ciri fisik khusus yang khas dan tak bisa dijumpai pada individu lain. Artikel di jurnal Proceedings of the Royal Society menjelaskan bahwa corak hitam di abdomen tiap individu punya bentuk, ukuran, pola, dan penempatan yang berbeda. Menariknya, perbedaan tersebut bisa menentukan posisi, kelas, kasta sosial, dan kesempatan untuk kawin bagi individu jantan.
2. Tawon kertas eropa hidup di Eropa hingga Asia Timur

Dilansir GBIF, penyebaran tawon kertas eropa terpusat di bumi bagian utara. Secara spesifik, serangga tersebut menghuni wilayah Kanada, Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Asia Tengah, hingga Afrika Utara. Tak hanya itu, bahkan penyebaran tawon kertas eropa juga sudah meluas ke wilayah lain seperti daerah Asia Timur (China) hingga benua Australia (Australia dan Selandia Baru). Menariknya, mulai dekade 1980an tawon ini lebih suka hidup di wilayah bersuhu dingin. Para ahli berspekulasi bahwa hal tersebut dipengaruhi oleh pemanasan global.
3. Tawon kertas eropa sering terinfeksi parasit

Berbagai penelitian pada 2004 hingga 2026 mengungkap fakta bahwa tawon kertas eropa merupakan hewan yang menjadi inang dari berbagai jenis parasit. Salah satunya adalah Xenos vesparum yang merupakan serangga kecil. Ada juga kutu kecil seperti Sphexicozela connivens dan genus Leptus yang kerap menempel di tubuh tawon ini. Spesies tawon lain seperti Polistes austroccidentalis dan Polistes semenovi juga kerap menyelinap ke koloni tawon kertas eropa dan kemudian mengambil alih koloninya. Keduanya bisa masuk ke koloni dengan metode chemical mimcry.
4. Tawon kertas eropa akan pergi setelah membangun sarang

Tawon kertas eropa adalah spesies tawon kertas yang membangun sarang berukuran kecil yang bentuknya membulat. Sarang tersebut sangat tipis, bahkan bisa dibilang ketipisannya serupa dengan kertas. Saat membangun sarang, hewan ini akan saling bekerja sama. Namun, tak semua individu yang membangun sarang akan tinggal di sarang tersebut selamanya.
Dilansir iNaturalist, sekitar 75 persen dari individu yang membangun sarang akan pergi dalam waktu 12 hari. Mereka akan mencari sarang atau koloni lain yang lebih besar dan memiliki persentase reproduksi yang lebih tinggi. Setelah menemukan sarang atau koloni baru yang cocok, barulah tawon kertas eropa akan menetap. Dengan begitu, kehidupan tawon ini bisa lebih terjamin.
5. Sengatan tawon kertas eropa bisa menyebabkan alergi

Artikel di jurnal The Journal of Allergy and Clinical Immunology: In Practice menerangkan kalau sengatan tawon kertas eropa bisa menyebabkan alergi. Di Eropa sendiri, tawon kertas eropa kerap menyengat manusia karena serangga tersebut kerap bersarang di area pemukiman. Untungnya, sengatan hewan ini tidak berakibat fatal selama ditangani dengan baik.
Tawon kertas eropa juga tidak agresif dan hanya akan menyerang jika merasa terancam atau ketika sarangnya diusik. Tak hanya manusia, tawon ini juga tak segan untuk menyerang hewan lain. Hal tersebut cukup merugikan karena terkadang tawon kertas eropa bisa mengancam kehidupan satwa lokal.
Berbagai fakta unik tawon kertas eropa tersebut memberikan gambaran terkait kehidupan dan bagaimana ia bertahan di alam liar. Ada kalanya tawon kertas eropa akan mempertahankan diri. Namun, di banyak kesempatan ia terlihat kalem dan tak akan mengusik manusia. Kamu juga harus memahami batasan dengan tidak mengganggu atau merusak sarangnya.









![[QUIZ] Jika Reinkarnasi Nyata, Akan Jadi Siapa Kamu di Doraemon pada Kehidupan Sebelumnya?](https://image.idntimes.com/post/20250224/doraemon-d1b21e789592b2d3872afd98437da4d1.jpg)

![[QUIZ] Kami Tahu Sifat Asli Kamu Sebenarnya dari Pohon Langka yang Dipilih](https://image.idntimes.com/post/20240805/simon-berger-6r1nqdgdirg-unsplash-eaad9c32413c5c1c540329254c6d8af3.jpg)








