5 Fakta Western Marsh Harrier, Spesialis Tinggal di Tempat Terbuka

- Western marsh harrier adalah burung pemangsa berukuran sedang dari keluarga Accipitridae dengan bulu coklat keemasan dan penyebaran luas di Eropa, Asia, serta Afrika.
- Burung ini hidup di habitat terbuka seperti rawa, sawah, danau, serta memiliki ciri khas mata kuning cerah dan sayap berbentuk huruf V untuk terbang stabil.
- Spesies ini dikenal sebagai burung migran yang menempuh perjalanan hingga 5.000 km dari Eropa ke Afrika saat musim dingin tiba.
Western marsh harrier (Circus aeruginosus) adalah spesies raptor keluarga elang, yaitu Accipitridae. Ukuran tubuhnya tidak terlalu besar, dengan panjang sekitar 43-56 cm dan lebar sekitar 115-130 cm, serta berat tubuhnya yang relatif hanya sekitar 1 kg saja. Untuk mengenali burung ini dari luarnya atau fisiknya, western marsh harrier memiliki bulu yang umumnya berwarna coklat keemasan dengan kepala dan leher yang memiliki bercak abu-abu atau putih. Penyebarannya hampir ada di seluruh benua, termasuk beberapa negara di Eropa, Asia, dan Afrika.
Nah untuk mengenali lebih jauh tentang burung pemangsa yang satu ini, yuk kita bahas lima fakta yang dimiliki oleh western marsh harrier. Penasaran ada apa saja? Yuk simak berikut ini sampai selesai.
1. Spesialis Habitat yang Basah dan Terbuka

Berbeda dengan sebagian habitat dari kerabat dekatnya yang memang hidup di tempat tertutup seperti hutan hujan tropis, western marsh harrier adalah salah satu burung pemangsa yang hidup di wilayah terbuka. Habitatnya ini meliputi banyak tempat, seperti rawa-rawa, sawah, danau, sungai, pantai, bahkan terkadang di daerah padang rumput yang dekat dengan sumber air. Mereka lebih senang hidup di tempat yang dekat dengan sumber air dibandingkan dengan habitat yang kering dan jauh dari sumber mineral.
Mungkin kamu akan berpikir hidup di lingkungan yang terbuka akan penuh dengan risiko serangan predator yang lebih intens ya? Tetapi, mereka bisa mengakalinya dengan naluri bertahan hidup yang alami. Mereka sering memanfaatkan tempat-tempat yang sedikit tertutup seperti di semak-semak atau di antara bebatuan besar untuk melindungi dirinya dari serangan predator.
2. Warna Kuning Cerah pada Matanya

Western marsh harrier memiliki iris mata yang berwarna kuning cerah, yang ber fungsi sebagai penglihatan yang baik di tengah teriknya matahari atau minimnya pencahayaan seperti pada malam hari. Warna ini juga memungkinkan mereka mengenali satu sama lainnya dengan baik. Di alamnya, jelas ini sangat berguna untuk melihat mangsanya yang hidup di tanah, seperti tikus, burung kecil, dan berbagai reptil atau bahkan yang di perairan air tawar seperti katak, ikan, hingga bebek.
Meski begitu, warna ini tidak selalu dimiliki oleh mereka. Warna kuningnya dapat menjadi lebih cerah tergantung pada usia dan jenis kelamin. Jantan sangat identik dengan warna iris kuning dominan lebih cerah dibandingkan sang betina, ini juga dapat menjadi tanda bahwa mereka sudah siap untuk kawin dan berkembang biak.
3. Sayap yang Berbentuk Huruf V

Saat terbang di udara, western marsh harrier memiliki gaya khas tersendiri yang autentik berkat bentuk sayapnya ini. Bentuk sayap mereka menyerupai seperti huruf V seperti layaknya beberapa jenis pesawat jet. Sayap ini membantu mereka untuk terbang stabil di ketinggian maupun di udara. Karena tubuhnya dan sayapnya yang ramping dan tidak terlalu besar, ini juga memudahkan mereka untuk manuver tajam arah terbang.
Karena bentuk sayapnya ini juga, mereka dapat melalukan terbang dengan cepat dan lambat tanpa hambatan. Terbang lambat biasanya mereka gunakan ketika terbang rendah untuk memantau mangsa yang berada di tanah atau ikan yang ada di perairan, sedangkan terbang tinggi lebih digunakan untuk mengejar dan menangkap mangsa seperti burung-burung kecil.
4. Pendengaran yang Cukup Sensitif

Meski tidak seperti burung-burung pemangsa yang dapat mendengar suara halus dari jarak yang tidak masuk akal, western marsh harrier adalah salah satu yang memiliki pendengaran yang cukup stabil meski tidak begitu jauh. Mereka dapat mendengar suara mangsanya yang berada di jarak sekitar 100 meter. Mereka bisa terbang ke arah sumber suara dan mendeteksi keberadaan mangsanya lebih akurat dengan pendengarannya ini.
Selain itu, mereka tidak hanya gunaka pendengarannya yang baik ini untuk mendengar suara mangsanya saja. Pendengaran mereka bisa digunakan sebagai alat peringatan adanya bahaya, sehingga mereka dapat membuat gerakan lebih dulu sebelum mungkin saja ada predator yang jauh lebih besar sedang mengintai dan bersiap untuk memburunya.
5. Burung Migran

Western marsh harrier adalah burung yang rutin melakukan perjalanan panjang tiap tahunnya. Mereka bisa bermigrasi hingga jarak 5.000 km dari tempat berkembang biak di Eropa ke tempat musim dingin di Afrika. Pada dasarnya, di akhir-awal tahun, di Eropa memiliki cuaca dingin yang terlalu keras, sedangkan di Afrika lebih ramah untuk dijadikan tempat migrasi.
Meski dalam perjalanan migrasi, pasti ada saja predator berbahaya yang selalu mengintai mereka. Untungnya, kebanyakan hewan yang melalukan migrasi ini biasanya dilakukan dalam jumlah kelompok yang besar termasuk western marsh harrier ini, sehingga risiko kematian mereka sangat rendah.
Itu dia lima fakta unik yang dimiliki oleh western marsh harrier. Mulai dari hewan spesialis habitat terbuka dan basah hingga spesies burung migran, semoga ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk banyak orang.


















