Pernah dengar kalau ikan sapu-sapu sering dianggap ‘ikan paling kotor’ di perairan? Label ini memang terdengar kasar, tapi ada alasan ilmiah di baliknya. Ikan seperti ini dikenal sebagai bottom feeder, yaitu pemakan sisa di dasar perairan, yang membuat mereka rentan menyerap berbagai zat berbahaya dari lingkungan—termasuk logam berat seperti merkuri dan timbal. Dalam ekosistem yang sudah tercemar limbah industri atau domestik, ikan-ikan seperti ini bisa menjadi ‘penyimpan racun hidup’ yang berisiko jika dikonsumsi manusia.
Namun, yang jarang disadari adalah bahwa ikan sapu-sapu bukan satu-satunya spesies dengan karakteristik seperti ini. Di berbagai belahan dunia, ada sejumlah ikan lain yang punya kombinasi sifat berbahaya; mampu mengakumulasi racun, tahan terhadap lingkungan ekstrem, dan bahkan menjadi spesies invasif yang merusak keseimbangan ekosistem. Beberapa di antaranya bahkan lebih sering dikonsumsi manusia tanpa disadari risikonya. Berikut ini lima ikan yang ‘mirip sapu-sapu’ dari sisi dampak lingkungan dan potensi bahayanya. Yuk, kenali satu per satu agar tidak terlanjur mengonsumsinya!
