6 Fakta Menarik Hering Nubia, Tetap Bersih Walaupun Memakan Bangkai!

Hering Nubia juga dikenal sebagai lappet-faced vulture. Mereka adalah burung nasar dunia lama yang berada dalam ordo Accipitriformes, di dalamnya juga ada elang, kites, buzzard dan hawk. Mereka ternyata tidak begitu berkerabat dengan burung nasar dunia baru, indera penciumanya bahkan tidak sebagus mereka.
Hering Nubia adalah burung nasar terbesar di Afrika dan mendominasi spesies nasar lainnya saat makan. Mereka cukup kuat untuk mengusir jackal, lho. Oh iya, nama ilmiahnya adalah Torgos tracheliotos. Yuk, kenalan dengan hering yang suka tetap bersih ini!
1. Wilayah penyebaran hering nubia

Hering Nubia menyebar di seluruh Afrika dan Timur Tengah. Mulai dari bagian selatan Sahara hingga Sahel, melalui bagian timur dan tengah Afrika menuju bagian utara Afrika Selatan. Mereka biasanya berada di sabana kering, gurun atau daerah semi kering yang memiliki rerumputan pendek, semak berduri.
Animalia menginformasikan bahwa kamu juga bisa menemuinya di pepohonan yang tersebar serta lereng pegunungan terbuka setinggi 4.500 meter di atas permukaan laut. Hering Nubia sangat menyukai habitat terbuka dengan pepohonan sebab bisa mencari makan lebih mudah.
2. Selain bangkai, hering Nubia juga memakan mamalia hidup yang kecil

Hering Nubia adalah pemakan bangkai, mereka tidak membunuh mangsanya sendiri dan memilih hewan yang telah mati. Walaupun begitu, mereka juga diketahui telah memangsa mamalia kecil seperti kelinci dan terwelu, hewan ternak, sarang flamingo dan bahkan kadal, jelas The Peregrine Fund.
3. Hering Nubia mendominasi semua burung pemangsa di dekat sumber makanan

Hering Nubia ternyata mendominasi semua burung pemangsa lainnya di dekat sumber makanan. Mereka melakukan beberapa pertunjukan seperti serangan melompat-lompat tapi lebih banyak menghabiskan waktu untuk melakukan pertunjukan daripada mencari makan. Setelahnya, mereka kembali lagi ke bangkai tersebut. Tidak hanya itu, hering Nubia juga nampaknya tidak ragu untuk mencuri makanan dari burung pemangsa lainnya yang sedang mencari makan di dekatnya.
4. Sebagian besar hering Nubia tidak bermigrasi

Sebagian besar populasi hering Nubia tidak bermigrasi, kecuali mereka yang berada di bagian barat wilayah jelajahnya. Mereka cenderung terbang ke utara pada musim hujan antara April dan Juli. Populasi hering Nubia yang bermigrasi kemudian kembali pada musim kemarau, antara bulan Agustus dan Maret.
5. Hering Nubia tetap menjaga kebersihannya

Semua spesies hering sepertinya sangat menjaga kebersihan tubuhnya walaupun mereka memakan bangkai. Sama seperti yang dilakukan oleh hering Nubia, mereka memiliki kepala dan leher tak berbulu yang memudahkannya untuk dibersihkan. Mereka hanya perlu mengibaskan bulunya agar menghilangkan bekas makanan yang tinggal. Jika masih belum bersih, hering Nubia akan membersihkan diri lalu berjemur di bawah sinar matahari untuk mengatasi bakteri dan parasit dari bangkai.
6. Hering Nubia setia pada pasangannya

Sama seperti kebanyakan spesies burung nasar, hering Nubia juga monogami dan membentuk ikatan seumur hidup. Musim kawinnya setiap tahun bergantung pada wilayah yang dihuninya. Mereka yang berada di bagian timur Afrika bisa kawin kapanpun sepanjang tahun, tapi mereka yang di bagian selatan kawin dari pertengahan musim semi hingga pertengahan musim panas. Sementara itu, populasi di bagian utara musim kawinnya dari November hingga akhir musim panas.
Melansir A-Z Animals, hering Nubia biasanya membangun sarang berjauh dari burung nasar lainnya. Betina menghasilkan satu telur yang dierami oleh keduanya secara bergantian. Telurnya menetas sekitar 7-8 minggu kemudian.
Menarik bukan? Sekarang kamu tahu bahwa walaupun hering Nubia pemakan bangkai, mereka masih tetap suka kebersihan. Fakta apa yang baru kamu ketahui tentang mereka?



















