Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kenapa Kucing Melakukan Gerakan Memijat ke Manusia atau Benda?
ilustrasi kucing merentangkan tangannya (unsplash.com/Allen Cheng)
  • Video edukatif dokter hewan di TikTok menjelaskan alasan kucing melakukan gerakan memijat atau kneading, dan berhasil viral dengan ratusan ribu likes serta ribuan komentar.
  • Kneading merupakan perilaku alami yang berasal dari masa kecil kucing saat menyusu, berfungsi untuk kenyamanan, menandai wilayah, hingga melepaskan stres.
  • Pemilik disarankan menjaga cakar tetap pendek dan menyediakan selimut khusus agar kebiasaan memijat tidak merusak barang atau melukai kulit tanpa perlu menghukum kucing.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Baru-baru ini, viral sebuah video TikTok yang diunggah oleh @drh. ArRan, salah satu dokter hewan edukator di TikTok. Video ini menjelaskan mengapa kucing suka melakukan gerakan memijat atau menguleni adonan kue. Karena dianggap insightful, video ini mendapatkan 273.100 likes dan 4.283 komentar, di saat artikel ini dibuat.

Ternyata, dalam bahasa Inggris, perilaku ini dikenal dengan istilah kneading. Cari tahu mengapa kucing suka melakukan gerakan memijat pada manusia atau benda, yuk!

1. Merupakan sifat alamiah kucing

ilustrasi kucing memijat selimut (pixabay.com/guvo59)

Kneading merupakan sifat alamiah kucing. Mengutip American Animal Hospital Association (AAHA), kucing sering terlihat memijat atau menguleni permukaan yang lembut, seperti selimut, bantal, tubuh kucing lain, hingga perut kita.

Saat melakukannya, kucing terlihat santai namun fokus, sehingga tampak menggemaskan. Bahkan, banyak kucing yang mendengkur (purring) dan tertidur pulas setelahnya.

2. Kebiasaan dari masa kanak-kanak yang terbawa hingga dewasa

ilustrasi anak kucing menyusu (pixabay.com/TaniaVdB)

Usut punya usut, kneading merupakan perilaku sisa dari masa kanak-kanak. Anak kucing punya kebiasaan memijat perut ibunya selama menyusu. Dan pada sebagian kucing, kebiasaan ini berlanjut hingga dewasa.

Mereka melakukan itu karena terasa nyaman dan mengingatkan dengan induknya. Salah satu teori mengatakan bahwa anak kucing yang dipisahkan dari induknya terlalu dini, akan memiliki kebiasaan memijat ketika dewasa. Tetapi, teori ini masih diperdebatkan.

3. Cara untuk menyiapkan tempat istirahat yang nyaman

ilustrasi kucing tidur (pixabay.com/Mike_68)

Sebelum berbaring, anjing punya kebiasaan berputar-putar terlebih dahulu. Sementara, kucing mungkin melakukan gerakan memijat atau menguleni untuk menciptakan tempat istirahat yang empuk dan nyaman.

Dilansir AAHA, nenek moyang kucing liar akan menekan rumput yang tinggi untuk dijadikan tumpukan yang nyaman untuk istirahat. Secara naluriah, perilaku ini terbawa ke kucing peliharaan kita.

4. Dilakukan untuk menandai teritori

ilustrasi kucing melakukan kneading (pixabay.com/doanme)

Untuk menandai teritori atau wilayah, biasanya kucing jantan dewasa melakukan spraying (menyemprotkan urine). Kucing meninggalkan aroma untuk mengklaim wilayah dan memberikan pesan untuk kucing lain.

Menurut penulis buku tentang perilaku kucing, Pam Johnson-Bennett, kucing memiliki kelenjar aroma pada bantalan cakarnya, pipi, bibir, dahi, panggul, ekor, serta dua kelenjar kecil di setiap sisi rektum. Dengan memijat benda atau tubuh pemiliknya, ia berusaha memberi tahu wilayahnya pada kucing lain!

5. Cara untuk menunjukkan kenyamanan atau melepaskan stres

ilustrasi membelai kucing (pixabay.com/menita)

Rupanya, kneading adalah cara untuk menyampaikan kesenangan dan rasa nyaman. Ketika sedang dielus atau meringkuk di tempat tidur, kucing mungkin memijat benda yang ada di sekitarnya.

Kucing mungkin melakukan hal yang sama ketika berada di pangkuan kita. Selain untuk menunjukkan cinta dan kepuasan, perilaku ini disinyalir merupakan cara untuk melepaskan stresnya.

6. Bagaimana jika kita merasa terganggu dengan perilaku ini?

Walau terlihat lucu dan menggemaskan, nyatanya kneading membuat sebagian orang terganggu. Misalnya, cakarnya yang tajam tidak sengaja menembus kulit atau merobek selimut. What should we do?

  • Jaga cakar kucing tetap pendek, supaya tidak menyakiti kita atau merusak perabotan.
  • Alihkan perhatiannya dengan mainan atau camilan.
  • Ketika kucing hendak memijat, berikan dia 'tempat khusus' berupa selimut tebal agar tidak melakukannya sembarangan.
  • Walau terganggu atau risih, jangan pernah menghukum atau memarahi kucing. Ini hanya akan membuat mereka takut, alih-alih menghentikan kebiasaannya.

Alright, itulah penjelasan mengapa kucing melakukan gerakan memijat atau menguleni adonan kue. Semoga rasa ingin tahumu terjawab, ya!

FAQ seputar kenapa kucing melakukan gerakan memijat?

Benarkah perilaku ini berasal dari masa kecil kucing?

Ya, benar. Secara naluriah, anak kucing memijat perut induknya saat menyusu untuk merangsang produksi air susu (ASI). Perilaku ini terbawa hingga dewasa sebagai bentuk kenyamanan dan rasa aman yang mereka asosiasikan dengan induknya.

Apakah ada hubungannya dengan cara kucing menandai wilayah?

Ya. Kucing memiliki kelenjar aroma (scent glands) di bantalan kaki mereka. Saat memijat, mereka sebenarnya sedang melepaskan aroma khas untuk menandai bahwa benda atau orang tersebut adalah "milik" mereka (territorial marking).

Mengapa kucing sering memijat permukaan sebelum mereka tidur?

Ini merupakan warisan nenek moyang kucing liar. Di alam bebas, kucing liar akan memijat-mijat rumput tinggi atau tumpukan daun untuk membuat permukaan tersebut menjadi lebih empuk, rata, dan nyaman sebelum mereka merebahkan diri untuk beristirahat.

Editorial Team