Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Ras Kucing yang Berasal dari Kucing Biasa, tapi Kini Menjadi Mahal

5 Ras Kucing yang Berasal dari Kucing Biasa, tapi Kini Menjadi Mahal
Maine Coon (commons.wikimedia.org/Ankord)
Intinya Sih
  • Lima ras kucing populer seperti Scottish Fold, Sphynx, Maine Coon, British Shorthair, dan American Shorthair awalnya berasal dari kucing biasa dengan latar belakang sederhana.
  • Setiap ras mengalami perkembangan melalui mutasi genetik alami atau pembiakan selektif hingga memiliki ciri fisik unik dan karakter khas yang membedakannya dari kucing domestik lain.
  • Dari pemburu tikus hingga kucing desa, kelima ras ini kini bertransformasi menjadi kucing premium bernilai tinggi yang digemari pencinta hewan di berbagai negara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Kucing ras sering identik dengan harga yang mahal dan penampilan yang istimewa. Namun, di balik popularitasnya saat ini, beberapa ras kucing ternyata memiliki sejarah yang jauh lebih sederhana dari yang dibayangkan.

Ada yang berasal dari kucing desa, ada pula yang dulunya dikenal sebagai pemburu tikus andal. Seiring waktu, mereka berkembang menjadi ras yang banyak diminati dan memiliki nilai tinggi. Penasaran ras kucing apa saja yang berhasil bertransformasi dari kucing biasa menjadi ras mahal? Yuk, simak pembahasannya berikut ini!

1. Scottish Fold

Scottish Fold
Scottish Fold (pexels.com/HONG SON)

Scottish Fold berasal dari seekor kucing desa bernama Susie yang ditemukan di sebuah peternakan di Perthshire, Skotlandia, pada tahun 1961. Meski tampak seperti kucing biasa, Susie memiliki ciri fisik yang membuatnya berbeda dari kucing lain.

Keunikan tersebut terletak pada telinganya yang melipat ke arah depan akibat mutasi genetik alami. Bentuk telinga tersebut membuat wajahnya terlihat lebih bulat dan menggemaskan. Ciri khas ini kemudian diwariskan kepada beberapa anaknya dan menarik perhatian para pencinta kucing untuk mengembangbiakkannya lebih lanjut.

Seiring waktu, Scottish Fold berkembang menjadi salah satu ras kucing paling populer di berbagai negara. Dari kucing desa dengan penampilan unik, mereka kini menjadi ras bernilai tinggi yang banyak diminati di seluruh dunia.

2. Sphynx

Sphynx
Sphynx (commons.wikimedia.org/Dmitry Makeev)

Sphynx dikenal karena tubuhnya yang hampir tidak memiliki bulu. Ras ini berasal dari mutasi genetik alami yang terjadi pada seekor kucing domestik di Toronto, Kanada, pada tahun 1966. Dari anak kucing tanpa bulu tersebut, ras Sphynx kemudian dikembangkan melalui proses pembiakan yang berlangsung selama bertahun-tahun.

Ciri khas utama Sphynx adalah tubuhnya yang tampak botak, meski sebenarnya masih memiliki lapisan bulu yang sangat halus. Ras ini juga mudah dikenali berkat telinga yang besar, mata yang mencolok, dan kulit yang berkerut.

Berkat penampilannya yang unik dan sifatnya yang ramah, Sphynx semakin diminati. Ditambah kebutuhan perawatan yang lebih intensif dibandingkan kucing pada umumnya, Sphynx kini dikenal sebagai salah satu ras kucing eksklusif dengan nilai jual yang tinggi.

3. Maine Coon

Maine Coon
Maine Coon (unsplash.com/Sergei Wing)

Maine Coon diyakini berasal dari kucing-kucing kapal yang dibawa oleh para pelaut Eropa ke wilayah yang kini menjadi bagian dari Amerika Serikat. Saat itu, kucing-kucing tersebut bertugas memburu tikus di kapal agar persediaan makanan tetap aman. Ketika para pelaut menetap di wilayah Maine, kucing-kucing ini juga mulai hidup di peternakan dan membantu mengendalikan hama.

Hidup di wilayah yang memiliki musim dingin cukup ekstrem membuat Maine Coon beradaptasi dengan baik terhadap cuaca dingin. Mereka berevolusi memiliki tubuh besar, bulu tebal, serta kemampuan berburu yang baik, sehingga mampu bertahan di lingkungan yang keras.

Seiring waktu, Maine Coon semakin dikenal berkat ukuran tubuhnya yang besar dan penampilannya yang menawan. Dari kucing pekerja yang bertugas memburu tikus, ras ini kini berkembang menjadi salah satu ras kucing paling populer dan bernilai tinggi di dunia.

4. British Shorthair

British Shorthair
British Shorthair (pexels.com/Siegfried Poepperl)

Jauh sebelum dikenal sebagai kucing ras premium, British Shorthair merupakan kucing pekerja yang diandalkan untuk memburu tikus. Kucing-kucing ini banyak ditemukan di Inggris dan sering digunakan untuk menjaga persediaan makanan dari gangguan hama, baik di gudang maupun di kapal.

Pada akhir abad ke-19, para pencinta kucing di Inggris mulai mengembangbiakkan kucing-kucing lokal tersebut secara selektif. Tujuannya adalah mempertahankan sifat terbaik mereka sekaligus membentuk penampilan yang khas, seperti tubuh yang kokoh, wajah bulat, dan bulu pendek yang tebal.

Seiring waktu, British Shorthair berkembang menjadi salah satu ras kucing paling populer di dunia. Penampilannya yang menggemaskan, sifatnya yang tenang, serta statusnya sebagai ras murni membuat kucing ini memiliki nilai jual yang tinggi.

5. American Shorthair

American Shorthair
American Shorthair (commons.wikimedia.org/Tomo)

American Shorthair merupakan keturunan kucing pekerja yang dibawa oleh para pelaut dan kolonis Eropa ke Amerika Utara. Salah satu kisah yang paling dikenal menyebutkan bahwa nenek moyang ras ini ikut berlayar bersama kapal Mayflower pada tahun 1620. Saat itu, mereka bertugas menjaga persediaan makanan di kapal dari gangguan tikus.

Kemampuan berburu yang andal membuat kucing ini sangat berguna di kapal maupun gudang penyimpanan. Setelah tiba di Amerika, mereka terus berkembang dan beradaptasi dengan lingkungan baru, sehingga dikenal sebagai kucing yang tangguh dan mudah menyesuaikan diri.

Seiring waktu, American Shorthair berkembang menjadi salah satu ras kucing yang populer di Amerika Serikat. Dari kucing pekerja pemburu tikus, American Shorthair kini menjelma menjadi ras premium yang bernilai tinggi.

Meski berasal dari latar belakang yang sederhana, kelima ras kucing ini berhasil mencuri perhatian dunia berkat keunikan masing-masing. Dari pemburu tikus di kapal hingga kucing desa biasa, mereka kini bertransformasi menjadi ras premium yang bernilai tinggi dan digemari oleh para pencinta kucing di seluruh dunia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Izza Namira
EditorIzza Namira

Related Articles

See More