AP News. Diakses pada Oktober 2026. The Taurid Meteor Showers Peak a Week Apart in November
BBC. Diakses pada Oktober 2026. Skies to clear for Taurid Meteor Shower Peak on Monday
EarthSky. Diakses pada Oktober 2026. Meteor Shower Guide 2026: Up Next … the Taurids
Farmer's Almanac. Diakses pada Oktober 2026. How To See The Taurid Meteor Showers
Star Walk. Diakses pada Oktober 2026. Taurid Meteor Shower 2026: Peak Dates, Viewing Tips, Visibility This Year
Apa Bedanya Hujan Meteor Taurid Utara dan Taurid Selatan?

Taurid Selatan aktif 23 September–12 November dan memuncak sekitar 5 November, sedangkan Taurid Utara berlangsung 13 Oktober–2 Desember dengan puncak 11–12 November.
Keduanya memiliki radian di Taurus, tetapi Taurid Selatan berada di selatan-barat Aldebaran, sementara Taurid Utara di barat lautnya; periode aktivitasnya juga saling tumpang tindih.
Kedua hujan meteor berasal dari cabang berbeda kompleks Taurid: Selatan terkait komet 2P/Encke, Utara dikaitkan dengan asteroid 2004 TG10; keduanya berpotensi menghasilkan bola api terang.
Hujan meteor Taurid menjadi salah satu fenomena langit yang menarik untuk diamati setiap akhir tahun. Berbeda dari hujan meteor lain yang bisa menghasilkan puluhan meteor per jam, Taurid justru dikenal karena kemunculan meteor terang yang terkadang terlihat seperti bola api. Menariknya, fenomena ini sebenarnya terdiri dari dua hujan meteor, yaitu Taurid Utara dan Taurid Selatan.
Keduanya sama-sama terlihat berasal dari arah rasi bintang Taurus dan memiliki karakteristik yang hampir serupa. Namun, hujan meteor Taurid Utara dan Taurid Selatan memiliki perbedaan dalam waktu kemunculan, titik asal meteor, hingga benda langit yang diduga menjadi sumber materialnya. Berikut beberapa perbedaan yang perlu diketahui.
1. Taurid Selatan muncul lebih awal daripada Taurid Utara
Salah satu perbedaan paling mudah dikenali adalah waktu kemunculannya. Hujan meteor Taurid Selatan biasanya berlangsung sekitar 23 September hingga 12 November, dengan puncak aktivitas pada awal November, sekitar tanggal 5.
Sementara itu, Taurid Utara mulai aktif sekitar 13 Oktober hingga 2 Desember. Puncak aktivitasnya biasanya terjadi pada 11–12 November, sekitar satu minggu setelah Taurid Selatan. Karena jadwalnya berdekatan, kedua hujan meteor ini dapat terlihat dalam periode yang sama, terutama pada akhir Oktober hingga pertengahan November.
2. Titik asal meteor berada di bagian berbeda dari rasi Taurus
Taurid Utara dan Taurid Selatan sama-sama memiliki titik radian di rasi bintang Taurus. Titik radian merupakan lokasi di langit tempat meteor tampak berasal ketika diamati dari Bumi.
Titik radian Taurid Selatan berada di bagian selatan Taurus, sedikit ke arah barat dan selatan bintang Aldebaran. Sebaliknya, titik radian Taurid Utara terletak lebih ke utara, tepatnya di sekitar arah barat laut Aldebaran.
Perbedaan posisi ini membantu pengamat menentukan asal meteor yang terlihat. Namun, karena kedua titik radian relatif berdekatan, membedakannya secara langsung tidak selalu mudah, terutama bagi pengamat yang belum terbiasa mengenali rasi bintang.
3. Keduanya berasal dari cabang aliran puing yang berbeda

ilustrasi hujan meteor (unsplash.com/Arlind Photography) Walaupun memiliki nama berbeda, Taurid Utara dan Taurid Selatan sebenarnya merupakan bagian dari satu kelompok besar material antariksa yang dikenal sebagai kompleks Taurid. Kompleks tersebut terdiri dari debu dan pecahan benda langit yang tersebar di sepanjang lintasan orbit tertentu. Sebagian besar materialnya berkaitan dengan komet 2P/Encke, yang meninggalkan partikel ketika mendekati Matahari.
Seiring waktu, pengaruh gravitasi planet, terutama Jupiter, membantu mengubah dan menyebarkan lintasan material tersebut. Akibatnya, terbentuk beberapa cabang aliran puing yang dapat dilintasi Bumi pada waktu berbeda.
Ketika Bumi melewati salah satu cabang, terjadilah hujan meteor Taurid Selatan. Sementara itu, pertemuan dengan cabang lainnya menghasilkan Taurid Utara. Perbedaan geometri orbit kedua cabang inilah yang turut menjelaskan mengapa waktu dan titik radian keduanya tidak sama.
4. Benda langit yang menjadi sumber materialnya juga berbeda
Perbedaan lain berkaitan dengan benda langit yang diduga menjadi sumber material kedua hujan meteor. Taurid Selatan umumnya dikaitkan secara langsung dengan komet 2P/Encke, sebuah komet berperiode pendek yang mengorbit Matahari sekitar 3,3 tahun sekali.
Sementara itu, Taurid Utara sering dikaitkan dengan asteroid 2004 TG10. Asteroid ini diduga memiliki hubungan dengan kompleks Taurid dan mungkin merupakan pecahan dari benda langit yang lebih besar pada masa lalu.
Namun, hubungan tersebut masih menjadi bahan penelitian. Para astronom menduga kompleks Taurid terbentuk melalui proses yang panjang dan melibatkan lebih dari satu pecahan benda langit, bukan sekadar debu yang dilepaskan oleh sebuah komet.
5. Keduanya sama-sama dapat menghasilkan meteor bola api
Kendati memiliki beberapa perbedaan, penampilan meteor Taurid Utara dan Taurid Selatan sebenarnya cukup mirip. Keduanya dikenal menghasilkan meteor yang bergerak relatif lambat dibandingkan banyak hujan meteor lainnya.
Meteor Taurid memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan sekitar 29 kilometer per detik. Sebagai perbandingan, meteor Perseid bergerak dengan kecepatan sekitar 59 kilometer per detik.
Selain itu, kedua hujan meteor Taurid dapat menghasilkan fireball atau bola api, yaitu meteor yang tampak sangat terang ketika memasuki atmosfer. Fenomena ini terjadi ketika material berukuran cukup besar menghasilkan cahaya intens selama melintasi atmosfer.
Itulah sebabnya Taurid tetap menarik untuk diamati meskipun jumlah meteornya tidak terlalu banyak. Bahkan, satu meteor bola api yang sangat terang bisa menjadi pemandangan paling mengesankan sepanjang malam.
6. Bagaimana cara membedakan Taurid Utara dan Taurid Selatan saat mengamati?

ilustrasi meteor (unsplash.com/Tasos Mansour) Cara paling sederhana adalah memperhatikan tanggal kemunculannya. Meteor yang terlihat pada awal November memiliki peluang lebih besar berasal dari Taurid Selatan, sedangkan meteor di sekitar pertengahan November bisa berasal dari Taurid Utara.
Namun, tanggal saja tidak cukup untuk memastikan asalnya karena periode aktivitas kedua hujan meteor saling tumpang tindih. Pengamat juga perlu memperhatikan arah lintasan meteor dan memperkirakan titik asalnya di rasi Taurus.
Untuk menikmati kedua fenomena tersebut, pilih lokasi yang minim polusi cahaya dengan pandangan langit terbuka. Pengamatan tidak harus diarahkan tepat ke Taurus karena meteor dapat melintas di berbagai bagian langit.
Pada akhirnya, perbedaan Taurid Utara dan Taurid Selatan menunjukkan bahwa satu kelompok material antariksa dapat menghasilkan beberapa hujan meteor dengan karakteristik berbeda. Keduanya juga menjadi kesempatan menarik untuk menyaksikan meteor terang yang sesekali menghiasi langit malam.
Referensi






















