gambar orangutan Kalimantan (unsplash.com/Simone Millward)
Selain habitat yang lebih besar, orang utan juga terbagi menjadi banyak spesies. Namun kini, hanya ada tiga spesies yang tersisa. Mereka adalah orang utan Kalimantan (Pongo pygmaeus), orang utan Tapanuli (Pongo tapanuliensis), dan orang utan Sumatra (Pongo abeliii). Sementara orang utan Sumatra mendiami berbagai wilayah di Pulau Sumatra di bagian Utara, orangutan Tapanuli dapat ditemukan di Ekosistem Batang Toruyang yang mencakup wilayah Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan.
Di Kalimantan, orang utan bisa ditemui di Taman Nasional Sebangau, Taman Nasional Tajung Puting, Taman Nasional Kutai, Taman Nasional Berung Kerihun, dan Taman Nasional Gunung Palung. Mereka juga bisa ditemukan di hutan-hutan yang ada di Sabah dan Sarawak, Malaysia. Menariknya meski sama-sama orang utan, orang utan Kalimantan cenderung memiliki bulu berwarna merah gelap atau bahkan orange. Mereka juga jarang memiliki bulu halus di wajah, dan ketika dewasa, orang utan jantan dari Kalimantan memiliki bantalan di pipi.
Orang utan Sumatra cenderung memiliki warna bulu yang lebih terang seperti kuning. Bulu di tubuh mereka cukup lebat, dan bahkan berjanggut. Sedangkan orang utan Tapanuli memiliki ukuran yang lebih kecil dari kerabat mereka, orang utan Sumatra. Namun keduanya memiliki panjang bulu dan warna yang sama. Terakhir, struktur tengkorak dan suara orang utan Tapanuli juga sangat unik yang membuat mereka berbeda dengan spesies lainnya.