Protein ovocledidin-17 mengontrol proses kristalisasi cangkang telur dan tanpanya, cangkang tidak akan bisa terbentuk. Para peneliti hanya berusaha untuk mendinginkan perdebatan antara Stephen Hawking dengan kebanyakan peneliti lainnya. Justru dengan pertanyaan sederhana ini mampu membuat para peneliti menemukan cara menakjubkan yang bisa diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari.
mana duluan ayam atau telur (Dok. Pixabay/Lolame)
Jadi dari pertanyaan sederhananya pun: duluan telur atau ayam?, bahkan bisa membawa dunia ke arah yang lebih baik. Pertanyaan-pertanyaan sederhana kadang menyimpan jawaban rahasia alam yang luar biasa. Jadi jangan pernah meremehkan pertanyaan hidup yang terkesan sepele. Setiap pertanyaan pasti ada jawabannya, tergantung kita saja yang berusaha untuk menjawabnya dengan kesungguhan atau tidak.
Jika dilihat dari struktur bahasa (linguistik), mana kata yang lebih dulu lahir: "Ayam" atau "Telur"? | Secara etimologi bahasa Indonesia (maupun proto-Austronesia), kata untuk merujuk pada hewan/unggas umumnya berkembang bersamaan atau bahkan lebih dulu daripada modifikasinya. Namun secara konsep universal, manusia purba kemungkinan besar memberi nama pada objek bergerak yang mereka buru terlebih dahulu (ayam/burung) sebelum mereka menemukan dan menamai hasil produksinya (telur). |
Apakah ada hewan lain di dunia yang mengalami siklus dilematis serupa seperti ayam dan telur? | Ya, semua hewan ovipar (bertelur) memiliki siklus ini. Namun, dilema "mana yang duluan" paling membingungkan pada serangga sosial seperti semut atau lebah: Mana yang duluan, Ratu Semut atau Koloni Semut? Ratu tidak bisa membangun koloni tanpa pekerja, tetapi pekerja tidak akan ada tanpa telur dari sang Ratu. |
Mengapa teka-teki ayam dan telur ini menjadi sangat terkenal di seluruh dunia dibandingkan analogi hewan lain? | Ayam adalah salah satu hewan ternak pertama yang didomestikasi oleh manusia dalam skala global (sejak ribuan tahun lalu). Hubungan yang sangat dekat antara keseharian manusia, konsumsi telur, dan halaman rumah membuat analogi ini menjadi metafora paling universal untuk menggambarkan situasi lingkaran setan (vicious circle) atau kausalitas melingkar. |
Apa kesimpulan para filsuf kuno seperti Aristoteles mengenai dilema ini? | Jauh sebelum adanya teori evolusi modern, filsuf Yunani Kuno seperti Aristoteles menyimpulkan bahwa ayam ada lebih dulu. Secara filosofis, ia berpendapat bahwa sesuatu yang "aktual" (ayam dewasa yang sudah nyata bentuk dan fungsinya) harus ada terlebih dahulu untuk mewujudkan sesuatu yang masih bersifat "potensial" (telur yang berpotensi menjadi ayam). |