Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Letak Astronomis Benua Asia dan Pengaruhnya Pada Iklim dan Waktu

Letak Astronomis Benua Asia dan Pengaruhnya Pada Iklim dan Waktu
ilustrasi geografi (pexels.com/Tima Miroshnichenko)
  • Letak astronomis Asia berada pada 11° LS–80° LU dan 26° BT–170° BB, mencakup sekitar 44,6 juta km² serta 48 negara yang diakui PBB.
  • Garis lintang membuat Asia memiliki lima iklim utama: tropis, subtropis, sedang, kontinental, dan arktik, dengan karakter suhu serta curah hujan berbeda antarwilayah.
  • Garis bujur memengaruhi pembagian waktu Asia menjadi sebelas zona, dari UTC+2 hingga UTC+12, mengikuti rotasi Bumi dan rentang wilayah benua yang luas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Setiap tempat di dunia ini memiliki “alamat”nya masing-masing. Ada yang ditulis dalam nama jalan, kode pos dan hal-hal yang tampak nyata. Tapi, ada juga yang ditulis dalam bentuk garis lintang imajiner yang biasa dikenal dengan letak astronomis.

Selain negara, letak astronomis juga disematkan pada benua termasuk Benua Asia yang merupakan benua terbesar di dunia. Letak astronomis Benua Asia ini, ternyata berdampak pada banyak hal, seperti iklim dan pembagian waktu. Untuk mengerti lebih dalam, berikut ini hal-hal yang berkaitan dengan letak astronmis Benua Asia.

  1. 1. Pengertian letak astronomis

    ilustrasi globe
    ilustrasi globe (pexels.com/Atlantic Ambience)

    Dalam ilmu geografi, letak astronomis ditandai dengan garis lintang dan garis bujur dalam sistem koordinat. Dikutip dari Britannica, Garis lintang adalah garis imajiner yang membentang dari timur ke barat sejajar dengan khatulistiwa. Sedangkan garis bujur atau meridian membentang dari kutub utara geografis dan kutub selatan geografis.

    Sejalan dengan pengertian tersebut, Geographyrealm menyebutkan bahwa garis bujur dan garis lintang saling bersilangan di bumi. Garis bujur membentang dari utara ke selatan dan menunjukkan titik lokasi di timur atau barat. Sedangkan garis lintang membentang dari timur ke barat sejajar dengan khatulistiwa menunjukkan posisi utara atau selatan suatu wilayah.

    Berbeda dengan letak geografis yang berdasarkan pada posisi nyata. Letak astronomis berdasarkan garis imajiner yang diukur dalam derajat (°). Dapat dipecah menjadi satuan yang lebih kecil menit (′) dan detik (″).

  2. 2. Koordinat letak astronomis Benua Asia

    Ilustrasi kompas dan peta
    Ilustrasi kompas dan peta (pexels.com/Abdessalem BENYAHIA)

    Lantas, dimanakah letak astronomis Benua Asia? Letaknya berada di 11° LS (Lintang Selatan) hingga 80° LU (Lintang Utara). Serta 26° Bujur Timur (BT) hingga 170° Bujur Barat (BB). Dengan letak tersebut, Benua Asia merupakan benua terbesar di dunia dengan 30% dari luas daratan di bumi. 

    Penjelasan lebih detail, pada titik paling selatan yaitu 11°00′36″LS 122°52′37″BT ada di Pulau Pamana, NTT, Indonesia. Sedangkan titik paling utara Asia masih jadi kontroversi tergantung batas Eropa dan Asia. Namun titik paling utara Rusia dan Eurasia ada di Tanjung Fligely, tepatnya di 81°50′35″LU 59°14′22″BT.

    Untuk titik paling barat 39°28′47″LU 26°03′50″BT, ada di Tanjung Baba yang ada di Anatolia, Turki. Sedangkan titik paling timur 65°46′52″LU 169°03′25″BB yang ada di Pulau Diomede Besar, Kepulauan Diomede, Rusia. Untuk titik tertinggi Gunung Everest 27°59′17″LU 86°55′31″BT dan terendah Laut Mati 31°30′LU 35°30′BT. 

  3. 3. Wilayah Benua Asia

    Vietnam
    Vietnam (pexels.com/HONG SON)

    Titik koordinat tersebut mencangkup sekitar 44,6 juta km² yang kemudian dibagi lagi menjadi 48 negara yang diakui oleh PBB. Negara-negara tersebut dibagi lagi menjadi enam bagian tergantung letak geografis dari negara tersebut. bahwa Berikut ini pembagian negara-negara tersebut:

    • Asia utara: Rusia.
    • Asia barat dan Timur Tengah: Armenia, Azerbaijan, Bahrain, Siprus, Georgia, Iran, Irak, Israel, Yordania, Kuwait, Lebanon, Oman, Qatar, Arab Saudi, Palestina, Suriah, Turki, Uni Emirat Arab, Yaman.
    • Asia Tengah: Kyrgyzstan, Kazakhstan, Tajikistan, Turkmenistan, Uzbekistan
    • Asia Timur: China, Hongkong, Macau, Jepang, Korea Utara, Korea Selatan, Mongolia, Taiwan.
    • Asia Selatan: Afghanistan, Bangladesh, Bhutan, India, Maladewa, Nepal, Pakistan, Sri Lanka.
    • Asia Tenggara: Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Timor-Leste, Vietnam.

  4. 4. Pengaruh garis lintang pada Iklim Benua Asia

    Pohon
    Pohon (pexels.com/Min An)

    Dari garis lintang, kita bisa mengetahui jenis iklim di suatu negara lewat berapa banyak sinar matahari yang diterima. Semakin dekat garis khatulistiwa, semakin banyak paparan sinar matahari. Alhasil suhunya semakin hangat dengan curah hujan yang tinggi yang kemudian kondisi tersebut dikenal iklim tropis.

    Selain iklim tropis ada beberapa iklim lain di Benua Asia karena bentang alamnya yang luas. Dikutip dari Complete Era, iklim Benua Asia dibagi menjadi lima tipe iklim utama, sebagai berikut:

    • Iklim tropis dengan ciri suhu dan curah hujan tinggi. Terjadi di Asia bagian selatan dan tenggara.
    • Iklim subtropis dengan ciri musim panas dan dingin ringan. Terjadi di Asia bagian selatan dan timur.
    • Iklim sedang dengan ciri memiliki empat musim berbeda. Terjadi di Asia bagian tengah dan utara.
    • Iklim kontinental dengan ciri suhu ekstrim dan variasi musim yang besar. Terjadi di Asia bagian utara dan timur laut.
    • Iklim arktik dengan ciri musim dingin yang panjang dan sangat dingin serta musim panas yang pendek dan sejuk. Terjadi di Asia bagian utara.

  5. 5. Pengaruh garis bujur pada pembagian waktu Benua Asia

    Zona waktu
    Zona waktu (pexels.com/Nothing Ahead)

    Selain garis lintang, garis bujur juga berpengaruh pada Benua Asia. Pengaruhnya berupa pembagian waktu di setiap negara. Dikutip dari Map Scaping, zona waktu berkaitan langsung dengan rotasi bumi. Rotasi bumi 360 derajat selama 24 jam artinya 15 derajat setiap jamnya. Untuk mempermudah pembagian zona waktu, garis bujur digunakan untuk menandai jam sehari-hari. 

    Kini, bumi dibagi menjadi 24 segmen zona waktu. Sedangkan di Benua Asia yang terdiri dari 48 negara, dibagi sebelas zona waktu. Mulai dari UTC +2 hingga UTC +12, artinya terdapat rentang waktu lebih cepat 2-12 jam dari standar waktu global atau Universal Time Coordinated (UTC). Berikut ini pembagian waktu di Benua Asia berdasarkan standar waktu global:

    • Asia utara: UTC +5 hingga UTC +12
    • Asia tengah: UTC +5 hingga UTC +6
    • Asia barat: UTC +2 hingga UTC +4
    • Asia selatan: UTC +4 hingga UTC +6
    • Asia timur: UTC +7 hingga UTC +9
    • Asia tenggara: UTC +5,5 hingga UTC +9

    Itu adalah letak astronomis Benua Asia yang berpengaruh terhadap berbagai hal. Mulai dari iklim di daerah tersebut hingga pembagian waktu. Iklim dan waktu berpengaruh pada keragaman budaya dan sumber daya alam yang ada di Benua Asia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More