Dunia aviasi militer telah memasuki babak barunya setelah sejumlah negara diketahui membangun dan mengembangkan jet tempur generasi ke-6. Salah satu negara yang diketahui tengah membangun jet tempur tersebut adalah militer Amerika Serikat (AS) yang memang dikenal memiliki salah satu kekuatan udara terbesar dan terkuat di dunia. Fakta membuktikan bahwa militer AS telah menciptakan sejumlah pesawat tempur unik yang merupakan engineering marvel dalam dunia aviasi militer seperti jet tempur siluman F-117 Nighthawk yang telah dipensiunkan dan pesawat pengebom siluman tak kasat radar berbentuk unik B-2 Spirit yang masih operasional saat ini. Hingga sekarang, teknologi B-2 Spirit masih belum bisa ditiru oleh rival AS maupun sekutu dekatnya.
Menurut laman Military Machine, militer AS telah memberikan kontrak kepada pabrikan Boeing untuk membangun jet tempur generasi ke-6 yang diberi nama F-47. Prefiks di depan namanya menggunakan "F" atau Fighter yang berarti ditujukan untuk superioritas (dominasi) udara. Spesifikasi F-47 masih sangat dirahasiakan meski pada bulan Maret 2025 silam, AU AS merilis gambar ilustrasi artistik (artist rendering) F-47. Namun, hingga hari ini belum ada foto pesawat aslinya yang dipublikasikan. Penggunaan langsung penamaan F-47 dan bukan dengan kode X atau Y (untuk pesawat eksperimen), telah memicu kontroversi publik bahwa prototipe jet baru tersebut telah melalui sejumlah fase uji coba meskipun penerbangan perdana prototipenya baru direncanakan dilakukan pada tahun 2028. Ingin tahu apa saja yang diketahui tentang jet tempur futuristik ini? Simak 4 fakta menariknya berikut ini, yuk!
